POSTS
9
February 2020
ZAKHARIA
9
February 2020
SURGA DI BUMI (7)
8
February 2020
Setia dalam Iman
8
February 2020
SURGA DI BUMI (6)
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
11/2017 November, 2017 - Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-1, RENUNGAN
Amsal 18:21
 

“Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.”

Amsal 18:21

  Amsal yang kita baca hari ini mengajarkan bahwa perkataan dapat menentukan baik buruknya kehidupan kita. Bila kita mengatakan perkataan kehidupan yang positif, kita akan menikmati buah perkataan yang positif. Sebaliknya, bila kita suka mengatakan perkataan negatif yang membawa kematian, kita juga akan menanggung akibat perkataan negatif tersebut.   Kebenaran yang diajarkan dalam Amsal ini sering kali juga dipakai secara umum, termasuk oleh orang-orang yang belum mengenal Tuhan. Memang Amsal ini mengajarkan prinsip kehidupan yang juga berlaku secara umum, baik orang percaya Tuhan (manusia baru dalam Kristus) maupun orang yang tidak percaya Tuhan.   Lalu apa yang membedakan kita dengan orang tidak percaya? Yang membedakan manusia baru dengan orang tidak percaya adalah motivasi kita. Kita mau mengatakan perkataan yang benar, yang positif, bukan sekedar karena kita ingin mencari manfaatnya atau pun berkatnya. Karena kita dipanggil bukan untuk mencari berkat. Kita dipanggil untuk menjadi terang dan garam, yang memancarkan kasih.   Kita mau mengatakan perkataan-perkataan yang benar, karena identitas kita adalah manusia baru di dalam Kristus. Karena kita mau mengekspresikan Kristus yang benar, yang penuh kasih dan rahmat kepada semua orang. Melalui perkataan kita, kita mau mencerminkan Kristus kepada setiap orang yang kita temui.
Pertanyaan :
(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
  1. Dari renungan hari ini, apa dampak perkataan dalam kehidupan kita?
  2. Selama ini apakah saudara sudah belajar mengucapkan perkataan yang baik dan benar dalam hidup saudara sehari-hari? Coba selidiki diri saudara, apakah motivasi saudara dalam mengatakan perkataan yang baik, benar, dan positif? Apakah kasih yang menjadi pendorong dalam kehidupan saudara? Jika bukan, mari kita memperbaiki motivasi hati kita. Diskusikan dengan keluarga dan teman Kompak/Komsel saudara!
  3. Ambil komitmen untuk selalu berkata benar dan baik karena saudara mau mengasihi, menjadi garam dan terang di tengah lingkungan saudara! Minta keluarga dan teman Kompak / Komsel mengevaluasi dan menegur saudara kalau-kalau saudara mengatakan kata-kata negatif yang tidak menjadi berkat!
Topik Doa:
Berdoa agar anak-anak Tuhan di Indonesia selalu mengeluarkan perkataan yang menjadi berkat bagi lingkungannya!
1

11/2017 November, 2017, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-1, RENUNGAN

Yohanes 21:7-17

  Ayat 7 Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: “Itu Tuhan.” Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.   Ketika Yohanes berkata kepada Petrus itu Tuhan, Petrus bergegas dengan cepat untuk mendapatkan Yesus. Bahkan Petrus melakuakn hal yang luar biasa, ia terjun ke laut supaya lebih cepat menemui Yesus. Wow ini adalah hal yang luar biasa! Kita dapat membayangkan bagaimana menemui orang yang kita kagumi? Benar… Kita pasti bergerak dengan cepat dan penuh antusias untuk bertemu. Jangan memiliki keraguan untuk datang ke hadapan Tuhan dan berjumpa atau berdekatan dengan Dia. Kita memang tidak sempurna dan masih jatuh dalam dosa, tetapi jangan sampai hal itu menghalangi kita untuk datang kepada Tuhan. Justru saat kita datang kepada-Nya, dekat dengan-Nya, dan mengenal pribadi-Nya, kita akan mengalami perubahan dalam hidup kita. Mari belajar untuk senantiasa menjumpai Yesus dan mengenal secara dekat pribadi-Nya. Semakin kita dekat dengan-Nya dan semakin kita mengenal-Nya, semakin serupalah diri kita dengan diriNya; karena hati serta pikiran kita pun akan menjadi serupa dengan hati dan pikiran-Nya.
Pertanyaan :
Tuliskan penghalang-penghalang yang menghalangi kamu saat mau datang kepada Tuhan?
0

11/2017 November, 2017 KEGA Baby, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-1, RENUNGAN

Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.”

Matius 19:16-17

Penjelasan:
Siapa yang ingin hidup bahagia? Pasti semua kita mau ya hidup bahagia dan sukacita. Namun apa nih yang dapat membuat kita bahagia? Ya, hidup sesuai perintah-perintah Tuhan.
Aktivitas:
Membuat singa dari origami, perhatikan gambar
lagu :
Disini senang
Doa :
Tuhan, aku mau hidup berbahagia dan sukacita. Aku mau taat dan melakukan apa kata FirmanMu.
0

10/2017 Oktober, 2017, Daily Devotion, Minggu ke-5, RENUNGAN, TOGA
Mazmur 121
  Pada zaman raja Daud menuliskan mazmur ini, gunung-gunung adalah lambang akan tempat perlindungan. Daud sendiri dalam masa pengejaran raja Saul, bersembunyi dari satu gunung ke gunung berikutnya. Sehingga ia berkata: Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Ya, Raja Daud sedang dalam keadaan gentar dan membutuhkan pertolongan.   Kita pun sering demikian, kita mencari pertolongan ke orang-orang tertentu yang kita pikir bisa membantu kita, atau mengandalkan barang tertentu untuk membantu kita melupakan kegelisahan hati kita. Mungkin kita bermain game, menonton drama korea, dan lain sebagainya. Tetapi Daud memberi jawaban mengenai obat yang tepat bagi hati yang gentar.   “Pertolonganku ialah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel. Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu, di sebelah tangan kananmu.” (Mazmur 121:3-5).   Hari ini, dalam keadaan baik maupun gentar, katakanlah kepada jiwamu bahwa Tuhan pencipta langit dan bumi mengasihimu sedemikian rupa dan tidak pernah terlelap ketika memperhatikan kehidupanmu. Pertolongan selalu ada setiap waktu!

Pertolonganku ialah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel. Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu, di sebelah tangan kananmu.

Mazmur 121:3-5

Reflection :
  1. Kebenaran apa yang kamu terima melalui perenungan hari ini?
  2. Apa komitmenmu yang ingin kamu lakukan setelah menerima kebenaran hari ini?
  3. Ceritakan kepada teman komunitas sepakatmu!
0