POSTS
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
06/2019 Juni, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-2, RENUNGAN

1:13 Di dalam Dia kamu juga–karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu–di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

1:14 Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.

Efesus 1: 13-14

Penjelasan :

Kita telah dimeteraikan oleh Roh Kudus, tanda sah dan jaminan yang pasti bahwa kita adalah kepunyaan Allah. Hidup kita sepenuhnya adalah bukti kasih karuniaNya bagi kita. Kita diselamatkanNya secara cuma-cuma; penebusanNya yang mulia menjadikan kita sepenuhnya milik Allah. Biarlah hidup kita senantiasa membawa kemuliaan bagi namaNya, sebab kasih karuniaNya selalu tersedia bagi kita.

Pertanyaan :

  1. Siapakah tanda materai dalam hidup kita?
  2. Di dalam siapakah sesungguhnya kita hidup?
  3. Siapakah jaminan hidup kita?
  4. Dan untuk apakah kita diberi jaminan?
0

06/2019 Juni, 2019 KEGA Baby, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-2, RENUNGAN
Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu.
Kolose 1:3

Penjelasan :

Siapakah yang suka berdoa bagi keluarga/teman/guru setiap hari? Jika belum, mari kita mulai membiasakan diri untuk berdoa bagi mereka yang ada di sekeliling kita.

Aktivitas :

Menyambungkan titik titik

Gerak & Lagu :

Bapa kudatang padaMu

Doa :

Tuhan, aku berdoa bagi orangtuaku, adik/kakak, sahabatsahabatku. Berkati mereka ya Tuhan.. Aku bersyukur memiliki mereka dalam hidupku.

0

06/2019 Juni, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-2, RENUNGAN, TOGA
Let us throw off everything that hinders and the sin that so easily entangles. And let us run with perseverance the race marked out for us
(Hebrew 12 : 1 NIV)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah dalam bahasa roh supaya hati kita dengan Roh Tuhan dapat terkoneksi dengan kuat dalam doa sehingga kita mengerti dan turut melakukan segala kehendak dan isi hati-Nya.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Yusuf menghiburkan hati saudara-saudaranya

50:15 Ketika saudara-saudara Yusuf melihat, bahwa ayah mereka telah mati, berkatalah mereka: “Boleh jadi Yusuf akan mendendam kita dan membalaskan sepenuhnya kepada kita segala kejahatan yang telah kita lakukan kepadanya.”

50:16 Sebab itu mereka menyuruh menyampaikan pesan ini kepada Yusuf: “Sebelum ayahmu mati, ia telah berpesan:

50:17 Beginilah harus kamu katakan kepada Yusuf: Ampunilah kiranya kesalahan saudara-saudaramu dan dosa mereka, sebab mereka telah berbuat jahat kepadamu. Maka sekarang, ampunilah kiranya kesalahan yang dibuat hamba-hamba Allah ayahmu.” Lalu menangislah Yusuf, ketika orang berkata demikian kepadanya.

50:18 Juga saudara-saudaranya datang sendiri dan sujud di depannya serta berkata: “Kami datang untuk menjadi budakmu.”

50:19 Tetapi Yusuf berkata kepada mereka: “Janganlah takut, sebab aku inikah pengganti Allah?

50:20 Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.

50:21 Jadi janganlah takut, aku akan menanggung makanmu dan makan anak-anakmu juga.” Demikianlah ia menghiburkan mereka dan menenangkan hati mereka dengan perkataannya.

Kejadian 50:15-21

Nasihat supaya bertekun dalam iman

12:1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.

12:2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.

Ibrani 12:1-2

REFLECTION

  1. Apa yang menjadi ketakutan saudara-saudara Yusuf? (Ayat 15)
  2. Bagaimana respon Yusuf? (Ayat 19-21)
  3. Apa yang perlu kita tanggalkan dan kita tekuni? (Ibrani 12:1-2)

DEVOTION

Ketika kita berjalan mengikut Yesus, kita perlu terus menerus menanggalkan setiap dosa dan beban yang merintangi perjalanan kita dalam mengikut Yesus, sehingga kita dapat terus melangkah maju dengan mata yang tertuju kepada Kristus yang membawa iman kita kepada kesempurnaan. Masuk ke dalam cerita akhir perjalanan Yusuf, kita dapat melihat bahwa Yusuf terus menanggalkan setiap dosa dan beban yang merintangi perjalanannya. Dosa dan beban bukanlah Firman Tuhan, sehingga kita harus “membuangnya dan menanggalkannya” supaya kita dapat mengarahkan diri kita terus menerus kepada Yesus dan Firman-Nya. Ada begitu banyak hal-hal yang menyakitkan terjadi di dalam hidup Yusuf, ia bisa mengambil setiap kesedihan atau rasa kecewa yang ada sebagai beban dalam kehidupannya dan berbuah menjadi dosa, tetapi Yusuf memilih untuk menanggalkan setiap pikiran dan perasaannya yang bukan daripada Firman dan terus berjalan untuk taat kepada Firman sehingga kita dapat melihat respon Yusuf yang bahkan membuat saudara-saudaranya juga mengalami bahwa Yusuf berbeda daripada mereka semua. Sekalipun begitu banyak hal menyakitkan yang terjadi, tetapi Yusuf semakin kuat dalam roh untuk terus melihat bahwa ada kebaikan dan hari depan yang penuh dengan harapan ketika ia mempercayai Tuhan, Allahnya. Tuhan terlebih mampu mengubah setiap kesesakan kita menjadi kebaikan. This is literally what will happen, when time comes.. God turns our crying into dancing! Bagian kita adalah terus berjalan dengan menanggalkan setiap beban dan dosa yang ada, serta terus menguatkan manusia roh kita lewat Firman yang kita baca dan hidupi, sehingga kita akan melihat bahwa Tuhan mampu menyatakan kebesaran-Nya terhadap orang-orang disekitar kita melalui diri kita!

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Dosa dan beban apa yang masih merintangi perjalananmu? Ceritakanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Bersama dengan teman komselmu, saling terbukalah dosa dan beban apa saja yang sulit untuk dirimu tanggalkan!

0

06/2019 Juni, 2019 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-2, RENUNGAN

Hari perhentian yang disediakan Allah

4:1 Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku.

4:2 Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti kepada mereka, tetapi firman pemberitaan itu tidak berguna bagi mereka, karena tidak bertumbuh bersama-sama oleh iman dengan mereka yang mendengarnya.

4:3 Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan: “Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku,” sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak dunia dijadikan.

4:4 Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas: “Dan Allah berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya.”

4:5 Dan dalam nas itu kita baca: “Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku.”

4:6 Jadi sudah jelas, bahwa ada sejumlah orang akan masuk ke tempat perhentian itu, sedangkan mereka yang kepadanya lebih dahulu diberitakan kabar kesukaan itu, tidak masuk karena ketidaktaatan mereka.

4:7 Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu “hari ini”, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!”

IBRANI 4:1- 7

Sepanjang minggu ini kita telah merenungkan tentang iman, kasih karunia Allah dan kekekalan. Semua ini harus terus bertumbuh dalam perjalanan kita sebagai orang benar beriman -orang-orang yang senantiasa membangun manusia roh (membangun manusia yang hidupnya dipimpin oleh Roh Kudus – taat kepada Firman Tuhan dan bukan kepada keinginan daging dan ego).

Hari ini kita terus mau membaca sambil merefleksikan diri dan mendengar suara-Nya berbicara kepada kita. Tetap lakukan pembacaan berulang kali dengan perlahan sambil terus meminta pimpinan Roh Allah. Hayati dan renungkan kata demi kata. Dan terimalah Firman Tuhan dengan sukacita.

Pertanyaan :

(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
    1. Peringatan apakah yang dikatakan Roh Kudus ketika saudara membaca bacaan Firman Tuhan hari ini?
    2. Firman Tuhan apakah yang berbicara secara jelas kepada saudara ketika membacanya?
    3. Adakah pencerahan yang Roh Kudus singkapkan ketika saudara membaca?
    1. Berdiam dirilah sejenak, renungkan kembali semua poin no. 1 sambil berdialog dengan Roh Kudus.
    2. Mintalah Roh Kudus menyingkapkan kepada saudara jika ada hal-hal yang mendukakan Roh Kudus yang saudara lakukan. Jangan keraskan hatimu!
    3. Ambillah waktu berdoa, memohon dan bersyukur atas apa yang Roh Kudus nyatakan.
    1. Lakukan dengan segenap hatimu apa yang dinyatakan oleh Roh Kudus. Janganlah menunda!!!
    2. Berdoalah, mintalah Roh Kudus pimpin apa yang saudara harus lakukan bagi keluarga dan kompak saudara. Lakukanlah!!!
    3. Ceritakanlah pengalaman saudara bersama Roh Kudus hari ini kepada sekeliling saudara. Nyatakan bahwa saudara memiliki Allah yang sangat peduli kepada saudara hingga Ia mau saudara tetap hidup di dalam Dia.

Topik Doa:

Berdoalah bagi negara tetangga kita dengan pimpinan Roh Kudus
0

Skip to toolbar