POSTS
19
November 2019
Mazmur 17:3
19
November 2019
HIDUP YANG KUDUS (1)
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
06/2019 Juni, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-3, RENUNGAN

Yesus mengutus tujuh puluh murid

10:1 Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.

10:2 Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.

Lukas 10:17-22

Kembalinya ketujuh puluh murid

10:17 Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: “Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu.”

10:18 Lalu kata Yesus kepada mereka: “Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.

10:19 Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.

10:20 Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.”

Ucapan syukur dan bahagia

10:21 Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.

10:22 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu.”

Lukas 10:1-2, 17-22

Penjelasan :

Kita mungkin orang kecil, namun kuasa Allah yang ada di dalam diri kita besar. KuasaNya besar di dalam kita. Bukan untuk disombongkan, melainkan untuk menyatakan Kerajaan Allah; membawa kemuliaan bagi namaNya.

Pertanyaan :

  1. Apakah yang Yesus lakukan kepada tujuh puluh murid yang baru saja ditunjuk?
  2. Apakah hasilnya dan bagaimanakah reaksi Yesus?
  3. Dari perkataan dan reaksi Yesus bagaimana mungkin hal tersebut bisa terjadi?
  4. Selama ini seberapa percaya dan yakin kamu akan kuasa Tuhan dalam kehidupanmu?
0

06/2019 Juni, 2019 KEGA Baby, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-3, RENUNGAN
Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
1 Tesalonika 5:16-18

Penjelasan :

Apa yang diinginkan Tuhan dalam kita? Ya, Tuhan ingin agar kita bersukacita, berdoa dan mengucapsyukur dalam segala hal. Tuhan ingin kita melakukannya dalam keadaan yang baik maupun tidak baik.

Aktivitas :

Membuat masker

Gerak & Lagu :

Adalah sukacita dihati ku

Doa :

Tuhan, ampunilah aku jika aku belum ….. (sebutkan 1 dari 3 kebiasaan anak yang belum sesuai dengan perintah Tuhan di atas). Aku mau berubah menjadi lebih baik lagi.

0

06/2019 Juni, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-3, RENUNGAN, TOGA

God wants us to be a good example to others who are observing us

(Joni E.)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya Roh Kudus memimpin kita dalam perenungan hari ini, sehingga kita menjadi menjadi manusia roh yang bersungguh hati terhadap Tuhan.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Samuel terpanggil

3:1 Samuel yang muda itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan Eli. Pada masa itu firman TUHAN jarang; penglihatan-penglihatanpun tidak sering.

3:2 Pada suatu hari Eli, yang matanya mulai kabur dan tidak dapat melihat dengan baik, sedang berbaring di tempat tidurnya.

3:3 Lampu rumah Allah belum lagi padam. Samuel telah tidur di dalam bait suci TUHAN, tempat tabut Allah.

3:4 Lalu TUHAN memanggil: “Samuel! Samuel!”, dan ia menjawab: “Ya, bapa.”

3:5 Lalu berlarilah ia kepada Eli, serta katanya: “Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?” Tetapi Eli berkata: “Aku tidak memanggil; tidurlah kembali.” Lalu pergilah ia tidur.

3:6 Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi. Samuelpun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta berkata: “Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?” Tetapi Eli berkata: “Aku tidak memanggil, anakku; tidurlah kembali.”

3:7 Samuel belum mengenal TUHAN; firman TUHAN belum pernah dinyatakan kepadanya.

3:8 Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi, untuk ketiga kalinya. Iapun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta katanya: “Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?” Lalu mengertilah Eli, bahwa Tuhanlah yang memanggil anak itu.

3:9 Sebab itu berkatalah Eli kepada Samuel: “Pergilah tidur dan apabila Ia memanggil engkau, katakanlah: Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar.” Maka pergilah Samuel dan tidurlah ia di tempat tidurnya.

3:10 Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: “Samuel! Samuel!” Dan Samuel menjawab: “Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar.”

3:11 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Ketahuilah, Aku akan melakukan sesuatu di Israel, sehingga setiap orang yang mendengarnya, akan bising kedua telinganya.

3:12 Pada waktu itu Aku akan menepati kepada Eli segala yang telah Kufirmankan tentang keluarganya, dari mula sampai akhir.

3:13 Sebab telah Kuberitahukan kepadanya, bahwa Aku akan menghukum keluarganya untuk selamanya karena dosa yang telah diketahuinya, yakni bahwa anak-anaknya telah menghujat Allah, tetapi ia tidak memarahi mereka!

3:14 Sebab itu Aku telah bersumpah kepada keluarga Eli, bahwa dosa keluarga Eli takkan dihapuskan dengan korban sembelihan atau dengan korban sajian untuk selamanya.”

3:15 Samuel tidur sampai pagi; kemudian dibukanya pintu rumah TUHAN. Samuel segan memberitahukan penglihatan itu kepada Eli.

3:16 Tetapi Eli memanggil Samuel, katanya: “Samuel, anakku.” Jawab Samuel: “Ya, bapa.”

3:17 Kata Eli: “Apakah yang disampaikan-Nya kepadamu? Janganlah kausembunyikan kepadaku. Kiranya beginilah Allah menghukum engkau, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika engkau menyembunyikan sepatah katapun kepadaku dari apa yang disampaikan-Nya kepadamu itu.”

3:18 Lalu Samuel memberitahukan semuanya itu kepadanya dengan tidak menyembunyikan sesuatupun. Kemudian Eli berkata: “Dia TUHAN, biarlah diperbuat-Nya apa yang dipandang-Nya baik.”

3:19 Dan Samuel makin besar dan TUHAN menyertai dia dan tidak ada satupun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur.

3:20 Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi TUHAN.

3:21 Dan TUHAN selanjutnya menampakkan diri di Silo, sebab Ia menyatakan diri di Silo kepada Samuel dengan perantaraan firman-Nya.

1 Samuel 3:1-21

16:9Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. Dalam hal ini engkau telah berlaku bodoh, oleh sebab itu mulai sekarang ini engkau akan mengalami peperangan.”

2 Tawarikh 16:9a

REFLECTION

  1. Apa yang terjadi kepada Samuel? (Ayat 4-14)
  2. Apa yang Tuhan lakukan terhadap orang yang bersungguh hati terhadap-Nya? (2 Tawarikh 16:9a)

DEVOTION

Nabi Samuel menjadi nama yang tidak asing lagi untuk kita dengar. Nabi yang menemani proses kehidupan Saul bahkan yang menubuatkan Daud menjadi raja atas Israel sebagai pengganti Saul. Melihat awal perjalanan Samuel, kita akan menemukan Samuel sudah menjadi teladan iman sejak masa kecilnya. Samuel adalah seorang anak yang dinanti-nantikan oleh seorang perempuan bernama Hana, ibunya. Samuel menjadi anak perjanjian antara Tuhan dengan Hana, sehingga Samuel diserahkan untuk melayani rumah Tuhan sepenuh waktu sejak ia masih sangat muda. Samuel melayani di rumah Tuhan dengan sangat baik bahkan dengan ketulusan hati. Hingga di suatu malam, ketika semua orang tertidur, Samuel terbangun karena ia mendengar ada yang memanggilnya. Ya, Tuhan memanggil untuk berbicara kepada Samuel mengenai apa yang ingin dikerjakan oleh Tuhan. Tuhan melihat ketulusan dan kesungguhan hati Samuel ketika ia melayani sepenuh waktu di dalam rumah Tuhan, sehingga Tuhan rindu untuk Samuel mengerti kedalaman hati-Nya dan membuat Samuel menjadi bagian dalam setiap rencana-Nya. Jika kita mengikuti kisah Daud yang begitu mengagumkan, kisah ini tidak luput dari adanya figur seorang Nabi Samuel yang meneguhkan Daud sebagai raja dan memimpin langkah-langkah yang diambil oleh Daud. Kesungguhan Samuel membangun manusia roh yang taat kepada Tuhan yang membuat ia dipilih sebagai nabi dan menjadi juru bicara Tuhan yang terkemuka pada zaman nabi-nabi. Biarlah kita belajar dari teladan yang Samuel sudah lakukan sejak masa kecilnya; melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh dan dengan ketulusan hati serta terus taat kepada setiap perkataan Tuhan yang ia dapatkan hingga Tuhan membawa kehidupannya terbang begitu tinggi. Milikilah kesungguhan hati kepada Tuhan untuk terus membangun manusia roh setiap saatnya ketika kita mengikut Yesus, karena Tuhan melihat dan mencari orang yang bersungguh hati terhadap Dia!

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan dari perenungan hari ini kepada teman komselmu!

0

06/2019 Juni, 2019 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-3, RENUNGAN

Khotbah Petrus

2:14 Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: “Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.

2:15 Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan,

2:16 tetapi itulah yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi Yoel:

2:17 Akan terjadi pada hari-hari terakhir–demikianlah firman Allah–bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.

2:18 Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat.

2:19 Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap.

2:20 Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu.

2:21 Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.

2:22 Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu.

2:23 Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka.

2:24 Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.

2:25 Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.

2:26 Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram,

2:27 sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.

2:28 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.

2:29 Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikubur, dan kuburannya masih ada pada kita sampai hari ini.

2:30 Tetapi ia adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas takhtanya.

2:31 Karena itu ia telah melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan.

2:32 Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi.

2:33 Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar di sini.

2:34 Sebab bukan Daud yang naik ke sorga, malahan Daud sendiri berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku:

2:35 Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu.

2:36 Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus.”

2:37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: “Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?”

2:38 Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

2:39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.”

2:40 Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: “Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini.”

Cara hidup jemaat yang pertama

2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.

Kisah Para Rasul 2:14-41

Petrus yang sama, yang sebelumnya ketakutan ketika ditanya seorang perempuan; sekarang dengan berani menjelaskan kebenaran Firman Tuhan dan mengajak orang bertobat dan menerima Yesus. Bagaimana Petrus mengalami perubahan?

Dicatat dalam Alkitab ada berbagai peristiwa terjadi. Yesus menunjukkan diri berulang-ulang, memberikan pengampunan dan penerimaan pada Petrus. Yesus membuka pikiran para murid dengan kebenaran Firman Tuhan. Yesus juga memulihkan hati Petrus dan memberinya tugas menggembalakan domba-domba-Nya. Dan setelah Yesus naik ke sorga, Petrus bersama para murid berdoa berhari-hari. Sampai kemudian kuasa Roh Kudus turun menguasai mereka.

Petrus mengalami perubahan besar ketika dia mengalami perjumpaan yang berulang-ulang dengan Yesus, Sang Firman, dan Roh Kudus. Bagaimana dengan saudara?

Pertanyaan :

(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
    1. Apa yang dilakukan Petrus di hadapan banyak orang?
    2. Ketika saudara membaca perkataan Petrus, perbedaan apa yang saudara lihat bila dibandingkan dengan dia pada waktu menyangkal Yesus?
    1. Perubahan seperti apa yang terjadi ketika saudara mengalami perjumpaan dengan Kristus?
    2. Apakah perubahan itu menetap atau hanya sementara saja? Apakah keadaan saudara hari-hari ini lebih baik daripada ketika awal saudara mengalami perjumpaan dengan Kristus?
    3. Datanglah kepada Bapa, mintalah koreksi dari Bapa, apa yang perlu dibahkan lebih lagi dalam diri saudara! Mintalah kasih karunia, kekuatan untuk saudara berubah!
    1. Hari-hari ini, berdoalah untuk suatu perubahan besar ke arah yang lebih baik terjadi dalam diri saudara!
    2. Bagikan kerinduan saudara kepada keluarga dan kompak saudara! Lakukan saling mendengarkan dan saling mengingatkan sampai benar-benar terjadi perubahan dalam hidup saudara, keluarga dan kompak saudara!

Topik Doa:

Berdoa dan bersyukurlah bagi visi yang Tuhan berikan kepada gereja dimana kita tertanam dan bertumbuh.
0

Skip to toolbar