POSTS
19
November 2019
Mazmur 17:3
19
November 2019
HIDUP YANG KUDUS (1)
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
06/2019 Juni, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-4, RENUNGAN

28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Matius 28:18-20

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Kisah Para Rasul 1:8

Penjelasan :

Segala kuasa telah diberikan kepada Yesus. Dan kuasa itu juga telah diberikan kepada kita, murid-muridNya. Kuasa itu diberikan kepada kita bukan tanpa alasan, tapi dengan suatu tujuan. Yaitu supaya kita menjadi saksi Kristus. Menjadi saksi Kristus bisa dimulai dengan hal-hal kecil, kita bisa mulai dengan menjadi teladan bagi orang-orang di sekitar kita.

Pertanyaan :

  1. Keputusannya ada di tangan kita, apakah kita mau taat kepada perintahNya?
  2. Apa yang telah diberikan kepada kita?
  3. Untuk apa kita diberi kuasa?
  4. Sudahkah kamu hidup sebagai saksi Kristus?
0

06/2019 Juni, 2019 KEGA Baby, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-4, RENUNGAN
Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”
Markus 12:42-43

Penjelasan :

Firman Tuhan hari ini mengajarkan kita agar kita tetap rendah hati, tidak menyombongkan diri ketika kita melakukan kebaikan bagi orang lain. Karena mata Tuhan melihat semua perbuatan yang kita lakukan.

Gerak & Lagu :

Mata Tuhan melihat apa yg Kita perbuat

Doa :

Ampuni aku ya Tuhan jika Engkau mendapati hati ini sombong. Aku ingin belajar untuk memiliki sikap hati yang benar dihadapanMu.

0

06/2019 Juni, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA

You face giants by facing God first. Focus on giants, you stumble. Focus on God, your giants stumble

(Max Lucado)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya kita terus membangun diri yang kuat Roh, sehingga kita kuat untuk menghadapi “raksasa-raksasa” yang ada di dalam hidup kita.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Perkelahian Daud dengan Goliat

17:40 Lalu Daud mengambil tongkatnya di tangannya, dipilihnya dari dasar sungai lima batu yang licin dan ditaruhnya dalam kantung gembala yang dibawanya, yakni tempat batu-batu, sedang umbannya dipegangnya di tangannya. Demikianlah ia mendekati orang Filistin itu.

17:41 Orang Filistin itu kian dekat menghampiri Daud dan di depannya orang yang membawa perisainya.

17:42 Ketika orang Filistin itu menujukan pandangnya ke arah Daud serta melihat dia, dihinanya Daud itu karena ia masih muda, kemerah-merahan dan elok parasnya.

17:43 Orang Filistin itu berkata kepada Daud: “Anjingkah aku, maka engkau mendatangi aku dengan tongkat?” Lalu demi para allahnya orang Filistin itu mengutuki Daud.

17:44 Pula orang Filistin itu berkata kepada Daud: “Hadapilah aku, maka aku akan memberikan dagingmu kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang di padang.”

17:45 Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu.

17:46 Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah,

17:47 dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami.”

17:48 Ketika orang Filistin itu bergerak maju untuk menemui Daud, maka segeralah Daud berlari ke barisan musuh untuk menemui orang Filistin itu;

17:49 lalu Daud memasukkan tangannya dalam kantungnya, diambilnyalah sebuah batu dari dalamnya, diumbannya, maka kenalah dahi orang Filistin itu, sehingga batu itu terbenam ke dalam dahinya, dan terjerumuslah ia dengan mukanya ke tanah.

17:50 Demikianlah Daud mengalahkan orang Filistin itu dengan umban dan batu; ia mengalahkan orang Filistin itu dan membunuhnya, tanpa pedang di tangan.

17:51 Daud berlari mendapatkan orang Filistin itu, lalu berdiri di sebelahnya; diambilnyalah pedangnya, dihunusnya dari sarungnya, lalu menghabisi dia. Dipancungnyalah kepalanya dengan pedang itu. Ketika orang-orang Filistin melihat, bahwa pahlawan mereka telah mati, maka larilah mereka.

17:52 Maka bangkitlah orang-orang Israel dan Yehuda, mereka bersorak-sorak lalu mengejar orang-orang Filistin sampai dekat Gat dan sampai pintu gerbang Ekron. Dan orang-orang yang terbunuh dari orang Filistin bergelimpangan di jalan ke Saaraim, sampai Gat dan sampai Ekron.

17:53 Kemudian pulanglah orang Israel dari pemburuan hebat atas orang Filistin, lalu menjarah perkemahan mereka.

17:54 Dan Daud mengambil kepala orang Filistin yang dipancungnya itu dan membawanya ke Yerusalem, tetapi senjata-senjata orang itu ditaruhnya dalam kemahnya.

17:55 Ketika Saul melihat Daud pergi menemui orang Filistin itu, berkatalah ia kepada Abner, panglima tentaranya: “Anak siapakah orang muda itu, Abner?” Jawab Abner: “Demi tuanku hidup, ya raja, sesungguhnya aku tidak tahu.”

17:56 Kemudian raja berkata: “Tanyakanlah, anak siapakah orang muda itu.”

17:57 Ketika Daud kembali sesudah mengalahkan orang Filistin itu, maka Abner memanggilnya dan membawanya menghadap Saul, sedang kepala orang Filistin itu masih ada di tangannya.

17:58 Kata Saul kepadanya: “Anak siapakah engkau, ya orang muda?” Jawab Daud: “Anak hamba tuanku, Isai, orang Betlehem itu.”

1 Samuel 17:40-58

REFLECTION

  1. Perkataan apa yang dikeluarkan oleh Goliat? (Ayat 42-44)
  2. Janji Tuhan apa yang Daud terima dan ia yakini? (Ayat 45-47)

DEVOTION

Ketika kita memberi hidup dipimpin oleh Roh, kita pasti akan berani untuk keluar dan menghadapi Goliat yang berada di depan kita. Sama seperti Daud, tidak ada rasa takut di dalam hatinya, ia maju menghadapi Goliat dengan begitu confident karena ia menyadari bahwa Tuhan menyertai bangsa Israel. Ketika ia melawan Goliat, bukan kuat gagah Daud yang sedang bekerja, tetapi Roh Allah yang ada di dalam Daud yang maju berperang. Sangat penting untuk kita terus membangun keintiman dan pengenalan kita dengan Tuhan, sehingga kita dapat terus menyadari bahwa ada Roh Allah yang besar yang berdiam di dalam kita. Roh yang sama yang berdiam di dalam Daud, juga telah berdiam di dalam kita. Oleh sebab itu, kita butuh untuk terus biarkan Roh yang mengambil alih sepenuhnya seluruh kehidupan kita. Kita tidak boleh membiarkan diri kita dipimpin oleh jiwa kita yang rusak karena dosa dan hanya boleh dipimpin sepenuhnya oleh Roh Allah yang ada di dalam kita, dengan demikian kita bukan hanya menjadi teladan iman untuk orang-orang di sekitar kita, tetapi kita juga dapat menaklukan Goliat yang ada di hidup kita. Goliat adalah setiap hal yang membuat kita menjadi tawar hati dan berhenti mempercayai Tuhan. Goliat apa yang ada di depan kita? Rasa takut terhadap masa depan? Rasa kecewa yang membuat pahit hati? Rasa amarah dengan orang-orang disekitar? Pikiran tidak kudus? Tuhan terlebih sanggup untuk mengalahkan seluruh Goliat kita, bagian kita adalah terus menerus memberikan diri untuk mengikuti pimpinan Roh-Nya yang berdiam di dalam kita. Persiapkanlah dirimu untuk keluar dan menghadapi Goliat, jangan takut dan jangan tawar hati karena ada Tuhan yang menyertai setiap langkah perjalananmu!

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Goliat apa yang menghalangi langkah perjalananmu? Ceritakanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Bersama dengan teman komselmu, saling ceritalah apa yang kamu mau lakukan untuk mengalahkan Goliat tersebut!

0

06/2019 Juni, 2019 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-4, RENUNGAN

Di taman Getsemani

14:32 Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Kata Yesus kepada murid-murid-Nya: “Duduklah di sini, sementara Aku berdoa.”

14:33 Dan Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes serta-Nya. Ia sangat takut dan gentar,

14:34 lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah.”

14:35 Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya.

14:36 Kata-Nya: “Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki.”

14:37 Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: “Simon, sedang tidurkah engkau? Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam?

14:38 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

14:39 Lalu Ia pergi lagi dan mengucapkan doa yang itu juga.

14:40 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat dan mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya.

14:41 Kemudian Ia kembali untuk ketiga kalinya dan berkata kepada mereka: “Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Cukuplah. Saatnya sudah tiba, lihat, Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.

14:42 Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat.”

MARKUS 14:32-42

6:8 Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.

6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,

6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya

6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;

6:13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

6:14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.

6:15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

MATIUS 6:8-15

Banyak anak Tuhan mengatakan dan menyadari bahwa berdoa adalah nafas kehidupan orang Kristen dan doa adalah dialog orang dengan Allah.

Bahkan Tuhan Yesus mengajarkan kepada murid-murid-Nya untuk berdoa. Dan Tuhan sendiri terus meneladani murid-murid-Nya bahwa Ia senantiasa memiliki waktu berdoa kepada Bapa-Nya sekalipun secara fisik Ia lelah. Berdoa menjadi hal yang penting yang tidak pernah Tuhan abaikan.

Selain itu, ketika Tuhan mengalami tekanan berat di taman Getsemani, Ia menyuruh murid-murid-Nya berdoa, namun sayangnya murid-murid-Nya tertidur dan tidak mampu untuk berdoa.

Dalam peristiwa itu, Tuhan Yesus mempertanyakan apakah mereka tidak sanggup berjaga-jaga satu jam di dalam doa? Tujuan Tuhan meminta mereka berdoa bukan agar Tuhan dikuatkan melalui doa mereka, tetapi agar murid-murid-Nya tidak jatuh ke dalam pencobaan.

Melalui hal-hal ini seharusnya kita menyadari bahwa berdoa itu sangat bermanfaat bagi pribadi kita sebagai anak-anak Tuhan. Agar kita tidak jatuh ke dalam pencobaan, agar kita dapat menerima kasih karunia Tuhan untuk hidup dipimpin oleh Roh Allah.

Doa yang Yesus ajarkan dalam Matius 6:8-15 adalah isi doa yang dapat kita panjatkan selama satu jam dalam sehari.

Bacalah kembali ayat-ayat bacaan kita hari ini. Temukan isi hati Tuhan dan mulailah praktikkan doa ini bukan sebagai hafalan, tetapi lakukanlah dengan hati yang sungguh mau berdoa dengan penuh kerinduan.

Pertanyaan :

(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
    1. Apakah isi doa Yesus kepada Bapa? Markus 14:36.
    2. Berapa kali Tuhan menghampiri murid-murid-Nya dan mengatakan agar mereka berdoa? Dan apakah yang Tuhan katakan kepada mereka pada akhirnya? Markus 14:41-42
    3. Hal apa saja yang Tuhan Yesus ajarkan dalam doa kepada kita sebagai murid-murid-Nya? Matius 6:5-15
    1. Dalam hadirat Tuhan, bandingkan isi doa Tuhan Yesus dengan isi doa saudara.
    2. Sebagian saudara pasti pernah mengalami hal ini: ketika saudara sedang asyik dengan aktivitas saudara, lalu saudara mendengar suara Tuhan meminta saudara berdoa, apakah respons saudara pada waktu-waktu itu?
    3. Bagaimana selama ini saudara memandang Doa Bapa Kami? Dan seberapa sering saudara berdoa dalam doa ini?
    1. Hal apakah yang Tuhan katakan secara pribadi kepada saudara? Ambillah waktu untuk berdialog dengan Tuhan, katakan : Tuhan, apakah yang Tuhan mau aku lakukan pada hari ini? (Lakukan dengan menjurnal – menulis). Taatilah yang Tuhan katakan.
    2. Apakah yang Tuhan taruh dalam hati saudara, untuk saudara lakukan dan bangun bersama anggota keluarga, Kompak dan Komsel saudara. Saudara dapat berdialog juga dalam hal ini kepada Tuhan dengan mengatakan : Tuhan, apakah yang Tuhan rindukan aku lakukan bagi mereka? (dengar suara-Nya dan bertanya secara spesifik (satu persatu) bagi mereka dan lakukanlah)
    3. Naikkanlah ucapan syukur dengan penuh rasa kagum dan hormat kepada Tuhan.

Topik Doa:

Berdoa dan bersyukurlah bagi kota dan bangsa dimana kita dilahirkan dan dibesarkan.
0

06/2019 Juni, 2019 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-4, RENUNGAN

Kita telah merenungkan bagaimana para rasul Kristus mengalami proses dalam mengiring Kristus. Banyak hal yang mereka alami yang membawa mereka kepada pengenalan yang semakin erat akan Pribadi dan kehendak-Nya, walau ada di antara mereka mengkhianati bahkan menjual-Nya.

Namun hari ini kita, sebagai murid-murid Kristus yang telah memilih untuk percaya kepada-Nya tentunya kita rindu untuk terus setia kepada Juru Selamat kita, walau harus mengalami proses dalam mengiring Kristus. Karena kita menyadari bahwa proses demi proses yang kita alami itu akan membawa kita kepada pengenalan demi pengenalan yang akan menuntun kita memperoleh janji-janji di dalam kehidupan kekal kita.

Dalam satu minggu ke depan, kita akan merenungkan dan merefleksikan bagaimana hidup manusia rohani kita dalam menyukai kehidupan rohani seperti dalam berdoa, menyembah, membaca Firman Tuhan, memberi dan hal-hal rohani lainnya. Karena apa yang kita sukai itulah yang akan kita prioritaskan untuk kita lakukan di dalam kehidupan kita melebihi hal yang lain.

Mari bersama-sama anggota keluarga, Komunitas Sepakat dan Komunitas Sel saudara kita bertumbuh dalam membangun kesukaan akan kehidupan rohani. Dan alamilah pertumbuhan dalam pengenalan serta pengalaman demi pengalaman mengiring Kristus dalam waktu-waktu hidup ini.

Selamat mengalami pertumbuhan dalam kesukaan akan hal-hal rohani.

Topik Doa:

Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.
1 Timotius 4:8
0

Skip to toolbar