PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
07/2019 Juli, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-2, RENUNGAN

Gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh

25:1 “Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.

25:2 Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.

25:3 Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,

25:4 sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.

25:5 Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur.

25:6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

25:7 Gadis-gadis itupun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka.

25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam.

25:9 Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ.

25:10 Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup.

25:11 Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu!

25:12 Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu.

25:13 Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.”

Matius 25:1-13

Penjelasan :

Menjadi bijaksana atau bodoh, itu pilihan. Waktu begitu berharga, dan tidak dapat terulang kembali. Biarlah kita hargai setiap detik yang berlalu. Senantiasa berjaga-jaga dan mempersiapkan yang terbaik bagiNya. Tidak menunda-nunda.

Pertanyaan :

  1. Apakah perbedaan antara gadis-gadis yang bodoh dan yang bijaksana?
  2. Adakah kesempatan bagi gadis-gadis yang bodoh untuk memperbaiki kesalahannya sejak awal?
  3. Apa yang kemudian dilakukan oleh gadis-gadis yang bodoh? Apa akibatnya?
  4. Selama ini apakah kamu menggunakan waktu yang ada?
0

07/2019 Juli, 2019 KEGA Baby, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-2, RENUNGAN
Siapa membalas kebaikan dengan kejahatan, kejahatan tidak akan menghindar dari rumahnya.
Amsal 17:13

Penjelasan :

Apa yang kita lakukan ada balasannya lho.. Nah hal tersebut kita sebut Tabur Tuai. Ketika kita berbuat dosapun pasti ada akibatnya.

Ayoo kita banyak-banyak menabur kebaikan seperti yang Tuhan ajarkan kepada kita.

Aktivitas :

Siapkan serpihan kertas dan Plastik mika
Gosok-gosok plastik mika, lalu tempelkan ke serpihan2 kertas atau rambut.

Gerak & Lagu :

Anak Allah, Yesus namaNya
Menyembuhkan menyucikan

Doa :

Tuhan ampunilah aku jika aku masih suka… (sebutkan kebiasaan buruk anak yang ingin Tuhan ubahkan)… Aku mau berubah menjadi anak-anakMu yang taat.

0

07/2019 Juli, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-2, RENUNGAN, TOGA

“Blessed [spiritually prosperous, happy, to be admired] are the poor in spirit [those devoid of spiritual arrogance, those who regard themselves as insignificant], for theirs is the kingdom of heaven [both now and forever]

Matthew 5:3 (AMP)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya hari ini kita dapat mengenali isi hati Tuhan bagi kita!

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Ucapan bahagia

5:1 Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.

5:2 Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:

5:3 “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

5:4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.

5:5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.

5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.

5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

5:10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.

5:12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”

Matius 5:1-12

REFLECTION

  1. Apakah isi ajaran Yesus? (Ayat 1-12)
  2. Menurutmu, bagaimanakah seharusnya kita hidup di hadapan Allah?

DEVOTION

Yesus mengajarkan kepada kita untuk kita mengejar hal-hal yang sangat rohani dalam hidup ini yaitu; supaya kita miskin di hadapan Allah agar kita berharap hanya pada Allah, memilih untuk berdukacita supaya kita menerima penghiburan yang sejati yaitu dari Tuhan, memiliki hati yang lemah lembut untuk diajar oleh Tuhan, memiliki hati yang lapar dan haus akan kebenaran sehingga kita tidak dipuaskan oleh hal-hal duniawi yang sementara dan palsu, memiliki kemurahan hati dan bukan ketamakan sehingga beroleh kemurahan Allah yang melimpah, memiliki kesucian hati di hadapan Tuhan sehingga kita dapat melihat dan memandang Allah, membawa damai kepada orang sekitar sehingga kita semakin nyata sebagai anak-anak Allah, memiliki kerelaan untuk dicela, dianiaya bahkan difitnah segala yang jahat demi kebenaran dan bukan malah menyangkal kebenaran untuk tidak dianiaya serta memiliki hati yang bersukacita dan bergembira karena mengikuti ajaran Yesus. Inilah yang Yesus ingin untuk kita kejar dalam hidup ini, yaitu hal-hal yang sangat rohani karena lewat melakukan hal inilah kita disebut sebagai orang percaya.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu suara Roh Tuhan yang berbicara kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Hal apakah yang sedang kamu kejar saat ini? Mengapa?

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan hari ini kepada teman kompakmu untuk kamu dapat mempraktekan Firman hari ini!

0

07/2019 Juli, 2019 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-2, RENUNGAN

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Ibrani 11:1

Ayat ini memang sudah sering kita baca dan renungkan. Tapi kali ini kita mau merenungkan bagaimana iman diterapkan dalam penebusan yang sudah diselesaikan oleh Tuhan Yesus.

Dikatakan bahwa iman adalah dasar dari yang kita harapkan. Sesungguhnya yang manusia harapkan adalah keselamatan untuk memperoleh hidup yang kekal. Jadi yang manusia sungguh-sungguh harapkan bukanlah hal-hal duniawi. Tetapi kehidupan kekal.

Dan bukti dari apa yang tidak kita lihat. Kristus yang berada di antara kita adalah Kristus yang tidak kita lihat. Kristus yang tidak terlihat oleh mata tetapi oleh iman menjadi nyata ada bersama kita bahkan telah tinggal di dalam kita.

Jadi ketika kita memiliki iman bahwa segala sesuatu sudah selesai, maka kita semakin menyadari bahwa oleh iman kita dapat mengalami hidup kekal, yaitu mengenal Allah kita. Oleh iman, kita memiliki dasar untuk mengharapkan kekekalan dan mengenal Allah kita yang tidak kelihatan.

Ketika kita mengalami tantangan hidup, mari kita memiliki iman bahwa segala sesuatu kita bisa hadapi dengan percaya akan kebaikan Allah dan percaya bahwa kita akan semakin mengenal Allah kita. Dan Allah kita menguasai segala sesuatu yang sedang kita hadapi dalam hidup ini.

Pertanyaan :

(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
    1. Apakah iman itu?
    2. Dalam kaitan dengan penebusan Kristus, apakah yang seharusnya kita harapkan?
    3. Dalam kaitan dengan penebusan Kristus, apa saja yang seharusnya kita lihat oleh iman?
    1. Bagaimana selama ini saudara memahami tentang iman?
    2. Tuliskan, apakah yang saudara harapkan! Dan tuliskan apa yang Tuhan harapkan bagi saudara!
    3. Hal-hal apa yang selama ini tidak terlihat, tetapi sesungguhnya ada dalam hidup saudara?
    1. Apakah ada hal yang Tuhan singkapkan kepada saudara hari ini?
    2. Bagaimana saudara akan merespons apa yang Tuhan singkapkan ini?
    3. Apakah yang saudara akan lakukan bagi keluarga dan komunitas terhadap dasar hidup kita ini? Lakukanlah!

Topik Doa:

Berdoa bagi orang-orang yang dipercayakan untuk membuat meditasi dan devotion dari setiap kelompok usia. Agar apa yang dituangkan merupakan isi hati Tuhan.
0

Skip to toolbar