POSTS
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
07/2019 Juli, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-3, RENUNGAN

Tak ada lagi perhambaan

4:1 Yang dimaksud ialah: selama seorang ahli waris belum akil balig, sedikitpun ia tidak berbeda dengan seorang hamba, sungguhpun ia adalah tuan dari segala sesuatu;

4:2 tetapi ia berada di bawah perwalian dan pengawasan sampai pada saat yang telah ditentukan oleh bapanya.

4:3 Demikian pula kita: selama kita belum akil balig, kita takluk juga kepada roh-roh dunia.

4:4 Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat.

4:5 Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak.

4:6 Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: “ya Abba, ya Bapa!”

4:7 Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.

Galatia 4:1-7

Penjelasan :

Melalui Firman hari ini kita belajar bahwa ketika kita menerima Tuhan, status kita bukan hanya hamba, melainkan anak-Nya. Sebagai anak-Nya, kita diberi warisan kuasa yaitu untuk menguasai dunia. Hari ini kita harus sadar bahwa bila kuasa untuk menguasai dunia aja ada dalam hidup kita, apalagi kuasa untuk menguasai hal-hal lainnya, termasuk menguasai diri dari dosa, ayo kita terus menerus sadar bahwa kita adalah Anak Allah dan kita mau terus menerus sadar untuk bertumbuh dalam pengenalan akan Bapa kita.

Pertanyaan :

  1. Apakah yang harus kita lakukan agar kita menjadi tuan?
  2. Siapakah kita sesungguhnya di pandangan Allah?
  3. Bagaimana keadaan kamu selama ini di dalam Kristus?
0

07/2019 Juli, 2019 KEGA Baby, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-3, RENUNGAN
Lakukanlah kebaikan, ya TUHAN, kepada orang-orang baik dan kepada orang-orang yang tulus hati; tetapi orang-orang yang menyimpang ke jalan yang berbelit-belit, kiranya TUHAN mengenyahkan mereka bersama-sama orang-orang yang melakukan kejahatan. Damai sejahtera atas Israel!
Mazmur 125:4-5

Penjelasan :

Apa yang kita lakukan dan tabur selama hidup kita senantiasa dilihat oleh Tuhan dan dari Tuhanlah kita menerima upahnya.

Aktivitas :

Membuat tulisan nama anak dari biji bijian

Gerak & Lagu :

Burung pipit yg kecil dikasihi Tuhan

Doa :

Terima kasih Tuhan karena Engkaulah Tuhan yang tidak pernah tertidur dan selalu membalas apapun yang dikerjakan oleh orang-orang yang mengasihiMu.

0

07/2019 Juli, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-3, RENUNGAN, TOGA

“Don’t give something that is holy to dogs. They will only turn and hurt you. And don’t throw your pearls to pigs. They will only step on them

Matthew 7:6 (ERV)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya Roh Kudus memimpin kita dalam perenungan hari ini, sehingga kita menjadi menjadi manusia roh yang hanya mengejar hal yang kudus dan berharga.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

“Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu.”

Matius 7:6

Manusia jatuh ke dalam dosa

3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”

3:2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,

3:3 tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.”

3:4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati,

3:5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.”

3:6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.

3:7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

3:8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.

3:9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?”

3:10 Ia menjawab: “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.”

3:11 Firman-Nya: “Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?”

3:12 Manusia itu menjawab: “Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.”

3:13 Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: “Apakah yang telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.”

3:14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.

3:15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

3:16 Firman-Nya kepada perempuan itu: “Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.”

3:17 Lalu firman-Nya kepada manusia itu: “Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:

3:18 semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;

3:19 dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.”

3:20 Manusia itu memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup.

3:21 Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.

3:22 Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”

3:23 Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil.

3:24 Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

Kejadian 3:1-24

REFLECTION

  1. Hal apa yang Yesus ajarkan kepada kita? (Matius 7:6)
  2. Percakapan apa yang terjadi antara ular dan Hawa? (Kejadian 3:1-4)
  3. Apa yang terjadi setelah Hawa dan Adam memakan buah tersebut? (Kejadian 3:6-7)
  4. Bagaimana respon Tuhan Allah? (Kejadian 3:8-11, 21)

DEVOTION

Dalam perjalanan kekristenan, kita perlu memerhatikan hal yang kudus dan berharga, yaitu Kristus sendiri. Bahkan di kitab Ratapan, dikatakan “Tuhan adalah bagianku”, kata jiwaku. Kristus sudah menjadi bagian dalam hidup kita karena Roh-Nya tinggal di dalam kita, sehingga Kristus menjadi bagian paling berharga yang bisa kita miliki. Ia lebih dari semua harta yang dunia ini bisa tawarkan, lebih dari apapun juga yang bisa kita miliki, karena pengorbanan-Nya di atas kayu Salib membuktikan betapa besar kasih Tuhan terhadap kita. Yesus mengajarkan kita untuk kita tidak memberikan barang yang kudus kepada anjing ataupun melemparkan mutiara kepada babi, mengajarkan kita untuk tidak menukarkan apa yang kudus dan berharga (Kristus sendiri) dengan hal yang dunia tawarkan, tetapi untuk melakukan hal ini kita membutuhkan pengendalian diri yang baik. Ketika kita terus membangun manusia roh kita, dengan sendirinya pasti kita akan bertumbuh dalam pengendalian diri juga. Relate dengan kisah kejatuhan manusia, yang membuat Hawa jatuh ke dalam dosa adalah karena ia tidak dapat mengendalikan dirinya, ia bisa memilih untuk tidak menjawab ular, tetapi ia memutuskan untuk menjawab dan berespon kepada tipu muslihat ular sehingga berbuah menjadi dosa karena ketidaktaatannya kepada perintah Tuhan Allah. Hawa sudah memiliki apa yang berharga dan yang kudus (keserupaan dengan Kristus), tetapi ia memilih untuk membuang dan menukarkan hal itu kepada ular, sehingga menghasilkan dosa. Sadarilah bahwa kita telah memiliki pribadi yang paling berharga di dalam hidup ini yaitu Kristus, satu-satunya Pribadi yang kudus dan berharga, yang tidak akan dapat ditukarkan oleh apapun juga!

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu suara Roh Tuhan yang berbicara kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apa yang menjadi hal yang kudus dan berharga di dalam kehidupanmu? Apakah Kristus menjadi satu-satunya bagian terbaik yang bisa kamu miliki?

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan dari perenungan hari ini kepada teman komselmu!

0

07/2019 Juli, 2019 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-3, RENUNGAN

Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.”

Matius 13:23

Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan.”

Lukas 8:15

Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang yang mendengar dan menyambut firman itu lalu berbuah, ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, dan ada yang seratus kali lipat.”

Markus 4:20

Dalam perumpamaan ini, benih yang jatuh di tanah yang baiklah yang menghasilkan buah berkali-kali lipat.

Hal-hal yang ditekankan adalah pertama ia mengerti. Ketika ia mengerti, pengertiannya berubah, cara pikirnya, pandangannya berubah. Disebutkan pula di Markus, ia menyambut: ada sikap yang aktif, sikap menerima sampai ke dalam hati. Lalu dalam kitab Lukas, dijelaskan bahwa ia menyimpan / memegang Firman itu. Dan ada unsur ketekunan. Hasilnya kemudian, ada buah-buah yang dihasilkan.

Bagaimana dengan saudara? Apakah saudara memiliki semua itu?

Pertanyaan :

(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
    1. Apakah yang dihasilkan dari benih yang jatuh di tanah yang baik itu?
    2. Apa saja penjelasan dan penekanan yang berbeda dalam tiap Injil?
    1. Selama ini apakah saudara sudah melakukan hal-hal yang bisa menghasilkan buah?
    2. Apakah yang masih kurang saudara lakukan? Mengapa?
    3. Tanpa Firman kita tidak bisa menghasilkan buah kebenaran! Datanglah kepada Bapa, akuilah secara jujur kondisi saudara agar Firman-Nya bisa mengubah saudara!
    1. Apakah yang saudara mau tingkatkan agar Firman Tuhan sungguh tertanam dalam hidup saudara!
    2. Diskusikan segera dengan Kompak dan keluarga saudara, agar saudara bisa saling menolong dan berpacu menjadi pelaku-pelaku Firman-Nya!

Topik Doa:

Doakan bagi pekerjaan misi yang Tuhan telah percayakan untuk dikelola oleh gereja Tuhan.
0

Skip to toolbar