POSTS
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
07/2019 Juli, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-3, RENUNGAN

Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.

Ibrani 5: 14

Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Matius 4: 4

Penjelasan :

Tubuh kita memerlukan makanan supaya memiliki kekuatan yang cukup. Tanpa makanan, tubuh kita akan menjadi lemah. Begitu juga Roh kita. Roh kita memerlukan “makanan” supaya menjadi kuat. Dan makanan yang Roh kita perlukan adalah Firman Tuhan. Firman Tuhan yang kita terima perlu kita “cerna” dengan baik. Kita bisa “mencerna” Firman dengan merenungkan, mempelajari, dan menanamkan Firman di dalam hati dan pikiran kita. Ketika kita terus “makan Firman Tuhan”, kita akan semakin kuat dan bertumbuh, sehingga kita akan bisa membedakan apa yang benar dan apa yang salah. Kita akan bisa semakin mengerti apa yang menjadi kehendak Allah.

Pertanyaan :

  1. Makanan seperti apakah yang dimakan oleh orang yang sudah bertumbuh di dalam Kristus? (dewasa rohani)
  2. Apakah manfaatnya jika kita makan makanan keras itu?
  3. Bagaimana selama ini makanan roh kamu?
0

07/2019 Juli, 2019 KEGA Baby, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-3, RENUNGAN
Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
Efesus 5:11

Penjelasan :

Apa yang dikatakan firman Tuhan hari ini? Firman berkata agar kita menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang jahat dan sia-sia. Karena semuanya itu tidak sesuai dengan kehendak Allah.

Aktivitas :

Bermain tebak bentuk bayangan bersama mama papa

Gerak & Lagu :

Kumau hidup turut kehendak Tuhan

Doa :

Jagailah hatiku dan ingatlah aku senantiasa ya Tuhan agar hidupku seturut dengan perkataan FirmanMu.

0

07/2019 Juli, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-3, RENUNGAN, TOGA

“Continue to ask, and God will give to you. Continue to search, and you will find. Contin- ue to knock, and the door will open for you

Matthew 7:7 (ERV)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya kita terus menerus membangun manusia Roh sehingga kita dapat mempercayai Tuhan sepenuhnya untuk setiap hal yang kita doakan.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Hal pengabulan doa

7:7 “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

7:8 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

7:9 Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,

7:10 atau memberi ular, jika ia meminta ikan?

7:11 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

Matius 7:7-11

REFLECTION

  1. Apa yang Tuhan minta kita lakukan? (Ayat 7) Mengapa? (Ayat 8)
  2. Hal apa yang Bapa akan lakukan untuk kita? (Ayat 9-11)

DEVOTION

Bapa mengajarkan kita untuk meminta, mencari dan mengetok pintu kepada Dia. Menandakan bahwa Bapa mau kita dekat dengan Dia karna hanya seorang anaklah yang berani meminta kepada bapanya. Ketika kita berdoa, kita perlu memiliki keintiman yang lahir dari pengenalan kita akan Tuhan, karena dari sinilah maka akan lahir iman. Iman yang membuat kita dapat mem- percayai bahwa Tuhan selalu menyediakan apa yang terbaik untuk kehidupan kita. Bapa tidak jahat terhadap kita, ia tidak memberikan kita batu ketika kita meminta roti, ia tidak beri kita ular ketika kita meminta ikan. Dia berikan apa yang kita butuhkan dan apa yang baik untuk kita sehingga kita boleh untuk memiliki rasa aman dalam hidup kita karena kita telah mengenal bahwa Dia adalah Bapa yang sangat baik untuk kita. Ini bukan soal apakah yang kita doakan terkabul atau tidak, tetapi soal kita memintanya dengan iman kepada Bapa kita dan kita memutuskan bahwa sekalipun doa kita tidak atau belum terjadi, kita tetap percaya bahwa Bapa telah menyediakan yang lebih baik untuk kita karena segala sesuatu bekerja bersama-sama untuk mendatangkan kebaikan kepada kita yang mengasihi Dia. Biarlah kita memberikan diri kita sepenuhnya dipimpin oleh Roh Allah, sehingga kita berani untuk meminta kepada-Nya bahkan mempercayai segala perbuatan tangan Tuhan untuk kehidupan kita, tidak peduli apapun yang sedang terjadi.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu suara Roh Tuhan yang berbicara kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apakah ada iman yang kamu temukan dalam hatimu ketika kamu berdoa? Mengapa? Praktekanlah bagaimana kamu belajar mengungkapkan isi hati dan meminta kepada Bapa lewat doa!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah kepada pemuridmu apakah dirimu masih terus membangun manusia roh sehingga terdapat iman dan keintiman ketika dirimu berdoa!

0

07/2019 Juli, 2019 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-3, RENUNGAN

Pendengar atau pelaku firman

1:21 Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

1:23 Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin.

1:24 Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya.

1:25 Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.

1:26 Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.

Yakobus 1:21-26

Dalam bacaan hari ini Yakobus menekankan hal-hal yang dibutuhkan untuk menjadi pelaku Firman. Firman Tuhan harus sampai tertanam dalam hidup kita. Artinya kita perlu menerima Firman Tuhan dengan hati yang lemah lembut, hati yang mau dibentuk, mau diubahkan; tidak berpegang kepada prinsip-prinsip yang salah. Ketika kita membaca Firman, kita harus membuang prinsip-prinsip pribadi kita dan menggantinya dengan kebenaran Firman Tuhan.

Lalu sekali lagi disebutkan kita perlu meneliti dan bertekun. Meneliti, berarti kita mempelajari, merenungkan, membicarakan dengan Kompak dan keluarga. Bertekun artinya kita mulai mempraktikkan kebenaran. Kalaupun gagal kita terus berusaha dengan sambil terus berusaha praktik sesuai kebenaran Firman! Kita pasti dimerdekakan oleh kebenaran-Nya!

Pertanyaan :

(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
    1. Apa yang Yakobus ajarkan dalam menjadi pelaku Firman?
    2. Hal-hal seperti apa yang perlu ada kalau kita mau jadi pelaku Firman?
    1. Apakah selama ini saudara sudah sungguh-sungguh meneliti dan mempelajari kebenaran Firman-Nya?
    2. Ketika saudara gagal menjadi pelaku Firman Tuhan, apakah saudara berhenti? Apa yang seharusnya dilakukan oleh orang yang tekun?
    1. Kebenaran Firman Tuhan apa yang sedang saudara tekuni untuk lakukan dalam sebulan terakhir ini? Hal-hal apa yang sedang saudara belajar untuk lakukan?
    2. Bagikan hal-hal yang sedang saudara tekuni untuk lakukan! Dengarkan dan diskusikan bersama Kompak dan keluarga saudara bagaimana saudara mau saling mengingatkan dan mendorong untuk jadi pelaku yang tekun!

Topik Doa:

Doakan bagi setiap pemimpin di setiap departemen dan divisi pelayanan yang ada. Abbalove Industri memiliki 8 departemen dengan puluhan divisi pelayanan.
0

Skip to toolbar