POSTS
9
February 2020
ZAKHARIA
9
February 2020
SURGA DI BUMI (7)
8
February 2020
Setia dalam Iman
8
February 2020
SURGA DI BUMI (6)
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
12/2019 Desember, 2019 KEGA Anak, KEGA, Minggu ke-4, RENUNGAN

14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.

14:11 Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

14:12 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;

14:13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.

14:14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

Yohanes 14: 10-14

Penjelasan :

Ketika percaya, kuasaNya dinyatakan melalui kita. Kita diberi kuasa untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Yesus lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar. Kuncinya terletak pada kepercayaan kita. Percaya sepenuhnya pada Allah. Percaya dan berserah penuh padaNya. Percaya bahwa kuasaNya nyata tercurahkan dalam hidup kita. Percaya bahwa kuasaNya nyata mengalir melalui hidup kita. Biarlah ketika kita percaya ada tembok-tembok kemustahilan yang diruntuhkan, dan dengan begitu kuasaNya yang tidak terbatas bekerja.

Pertanyaan :

  1. Apa yang Yesus minta untuk kita percaya?
  2. Apa yang terjadi kalau orang sungguh-sungguh percaya?
  3. Apa yang dapat dilakukan oleh orang yang sungguh-sungguh percaya?
  4. Selama ini bagaimana kualitas kepercayaanmu kepada Yesus?
0

12/2019 Desember, 2019 KEGA Baby, 2019 Toga, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-4, RENUNGAN
Lalu berkatalah Elia, orang Tisbe, dari Tisbe-Gilead, kepada Ahab: “Demi Tuhan yang hidup, Allah Israel, yang kulayani, sesungguhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun- tahun ini, kecuali kalau kukatakan.”
1 Raja 17:1

Penjelasan :

Elia adalah nabi Tuhan. Elia melakukan apa yang diperintahkan Tuhan kepadanya dengan berani.

Aktivitas :

Membuat awan dgn rintik hujan

Gerak & Lagu :

Allah ku dasyat

Doa :

Aku percaya Engkaulah Tuhan Allah yang dahsyat dan hidup selama-lamanya. Engkau Allah yang penuh kuasa dari dulu sekarang dan selama-lamanya.

0

12/2019 Desember, 2019 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-4, RENUNGAN

11:23 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.

11:24 Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.

11:25 Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”

Markus 11:23-25

“Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.” Markus 11:25

Dalam Markus 11:25, satu ayat setelah ayat hafalan kita, ternyata ada satu hal yang dapat mempengaruhi kuasa doa dan iman kita. Yaitu hati yang tidak mengampuni.

Ketika kita tidak mengampuni, hati kita tidak mungkin murni. Ketika kita tidak mengampuni, hati kita tidak mungkin mengasihi. Kalau hati kita tidak mengampuni, Kristus tidak mungkin bisa menguasai hati kita. Jadi kita tidak mungkin memiliki iman Kristus.

Hati yang tidak mengampuni justru membunuh iman Kristus.

Ayat Markus 11:25 justru mengatakan ketika kita mengampuni, Bapa mengampuni kesalahan kita. Kita jelas masih banyak melakukan kesalahan dan sangat membutuhkan pengampunan. Jadi ketika kita mempraktikkan pengampunan, kasih Bapa justru mengisi hati kita sehingga kita bisa bertumbuh dalam iman Kristus dan mempraktikkan kasih.

Pertanyaan :

(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
    1. Apa yang harus dilakukan ketika seorang mau berdoa!
    2. Mengapa demikian?
    3. Apa yang terjadi kalau kita melakukannya?
    1. Saat ini adakah hati saudara terluka oleh orang tertentu dan saudara belum melepaskan pengampunan?
    2. Periksalah hati saudara, supaya ada pengampunan yang tulus dan total kepada setiap orang yang pernah menyakiti saudara!
    3. Datanglah kepada Bapa dan terimalah kasih-Nya! Ketika hati saudara dipenuhi pengampunan, hati saudara akan bebas dan dipenuhi oleh kasih-Nya! Berdoalah dan berkatilah orang-orang yang pernah menyakiti saudara!
    1. Terus perkatakan Firman Kristus atas masalah saudara! Bersyukurlah atas masalah yang sedang berubah, yang sedang dijawab oleh Tuhan! Bersyukurlah atas setiap proses dalam hidup saudara!
    2. Kalau saudara memiliki kesempatan menemui orang yang baru saja saudara ampuni, temuilah dia dan berkatilah dia dengan senyuman dan sapaan yang terbaik!
    3. Bagikan apa yang saudara dapatkan dari Tuhan kepada keluarga dan kompak! Lakukan saling mendoakan!

Topik Doa:

Berdoalah dengan iman Kristus, bagi para pemimpin di mana pun saudara berada. Agar pada tahun mendatang, mereka melakukan dan memimpin saudara sesuai dengan kehendak Tuhan.
0