POSTS
9
February 2020
ZAKHARIA
9
February 2020
SURGA DI BUMI (7)
8
February 2020
Setia dalam Iman
8
February 2020
SURGA DI BUMI (6)
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
12/2019 Desember, 2019 KEGA Anak, KEGA, Minggu ke-5, RENUNGAN

Pengujian dan pencobaan

1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

1:13 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.

1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.

1:15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

1:16 Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat!

Yakobus 1: 12-16

Penjelasan :

Ketika kita tahan uji dalam pencobaan, kita akan menerima mahkota kehidupan. Tapi sebenarnya dari manakah pencobaan ini datang? Kita tidak pernah dicobai Tuhan. Juga bukan iblis yang mencobai kita. Tapi kita dicobai oleh keinginan kita sendiri. Keinginan bukanlah dosa, itu bukanlah sesuatu yang salah. Tetapi ketika keinginan itu dibuahi, atau dituruti, itu akan melahirkan dosa. Dan upah dari dosa adalah maut. Jadi, kita perlu melatih diri kita untuk taat kepada Firman Tuhan, bukannya mengikuti keinginan daging. Ketika kita terus melatih diri kita untuk taat kepada Firman Tuhan, kita akan tahan uji dalam pencobaan.

Pertanyaan :

  1. Apa yang diperintahkan jika kita sedang ada dalam pencobaan?
  2. Siapakah yang sesungguhnya mencobai manusia?
  3. Bagaimana caranya agar kita tidak diseret dan dipikat keinginan diri sendiri?
  4. Apa yang akan diterima jika manusia dapat tahan uji ketika pencobaan datang?
  5. Bagaiamana selama ini kamu berespons saat kamu mengalami pencobaan, seperti tiba-tiba ingin suatu makanan atau barang atau yang lainnya?
0

12/2019 Desember, 2019 KEGA Baby, 2019 Toga, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-5, RENUNGAN
Kemudian datanglah firman TUHAN kepadanya: “Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan. Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana.”
1 Raja 17:2-4

Penjelasan :

Tuhan memelihara hidup Elia melalui burung-burung gagak. Luar biasa ya Allah kita. Dia Allah yang tidak pernah meninggalkan umat pilihannya.

Aktivitas :

Mewarnai burung gagak

Gerak & Lagu :

Burung pipit yang kecil

Doa :

Aku percaya kepadaMu ya Tuhan. Engkau dapat memelihara hidup Elia, Engga juga dapat memelihara hidupku sampai aku kembali ke surga.

0

12/2019 Desember, 2019 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-5, RENUNGAN

Tetaplah kerjakan keselamatanmu

2:12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,

2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

FILIPI 2:12-13

Sebab Allah bekerja di dalam Saudara dan menolong Saudara agar berkeinginan untuk mentaati Dia serta melaksanakan kehendak-Nya – Filipi 2:13 (FAYH)

Seorang anak dikatakan taat oleh orang tuanya yaitu ketika orang tuanya memberi perintah dan anak itu melakukannya; bukan hanya mendengar dan menjawab saja

Dalam bacaan Firman hari ini, Paulus memuji jemaat karena senantiasa (selalu) taat. Tetapi Paulus tetap minta mereka untuk lebih lagi yaitu untuk tetap mengerjakan keselamatan yang telah kita terima dengan takut dan gentar. Paulus tidak ingin jemaat taat hanya kepada Paulus ketika Paulus hadir, tetapi justru ketika Paulus tidak hadir, tetapi Allah hadir dan mengetahui setiap perilaku mereka. Demikian pula kita, sepanjang tahun ini didengungkan terus menerus untuk kita membangun manusia roh yaitu membangun manusia yang hidupnya dipimpin oleh roh, tidak mengikuti keinginan daging dan yang hidupnya taat kepada Firman Tuhan yaitu Allah sendiri.

Kita dapat senantiasa taat, senantiasa membangun manusia roh kita, tentunya bukan dengan kekuatan kita sendiri, tetapi karena Allah yang ada di dalam kita yang menolong kita untuk memiliki keinginan taat dan melakukan kehendak-Nya. Dengan kita membangun hidup yang demikian maka kita akan hidup mengalami berkat Tuhan, yaitu kehadiran Allah yang selalu nyata dan dapat kita rasakan senantiasa.

Mari kita terus melatih diri menjadi manusia Allah yang menjadi pelaku Firman yang taat.

Pertanyaan :

(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
    1. Apakah gaya hidup jemaat yang senantiasa mereka lakukan?
    2. Bagian apa yang harus kita tetap lakukan? Mengapa?
    3. Sesungguhnya siapakah yang menolong kita agar bisa melakukan semuanya ini?
    1. Apakah saudara telah senantiasa taat?
      Dalam hal apa saudara telah menjaditaat? Dan hal apa yang belum? Tuliskan!
    2. Di tahun ini, sudahkah saudara senantiasa hidup membangun manusia roh (membangun manusia yang hidupnya dipimpin oleh Roh Allah, taat melakukan Firman Tuhan)? Mengapa?
    3. Cobalah ambil waktu mengevaluasi hidup saudara di tahun 2019 ini. Khususnya bagaimana saudara membangun diri saudara sebagai manusia Allah? Tuliskan!
    1. Adakah saudara memiliki keputusan untuk hidup taat terhadap Firman Tuhan? Apakah itu hanya sebuah kerinduan ataukah keputusan untuk taat?
    2. Bagaimana komitmen saudara di tahun 2020 dalam membangun manusia roh? Tuliskan!
    3. Datanglah kepada Tuhan, bawalah dalam doa.
    4. Ambillah waktu untuk berdoa dan menceritakan apa yang saudara telah evaluasi dan buat keputusan kepada keluarga dan kompak saudara.

Topik Doa:

Naikkanlah ucapan syukur atas pimpinan dan penyertaan Tuhan yang saudara alami dalam keluarga, aktivitas, sekolah/pekerjaan dan pelayanan. Serahkan semuanya kepada Tuhan.
0

12/2019 Desember, 2019 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-5, RENUNGAN

Sepanjang tahun 2019 ini kita terus diingatkan untuk hidup membangun manusia roh kita yang sama dengan hidup menjadi pelaku Firman Tuhan yang taat.

Ketaatan terhadap setiap Firman Tuhan adalah sebuah ʻharga matiʼ bagi kita orang-orang yang hidupnya telah menjadi percaya kepada Kristus. Dan tidak cukup hanya taat di dalam hati saja, tetapi kita patut taat hingga dalam perbuatan kita. Dimana setiap perbuatan, perkataan dan apa yang ada di dalam hati dan pikiran kita haruslah berjalan selaras.

Sepanjang minggu ini kita tidak hanya rindu untuk belajar taat tetapi juga belajar menjadi pelaku Firman Tuhan yang taat melalui kesaksian para tokoh yang tertulis di dalam alkitab, bagaimana mereka memiliki kehidupan yang mentaati Tuhan. Dan kita pun akan melihat berkat-berkat Ilahi ketika hidup dalam ketaatan.

Mari kita di penghujung tahun 2019 ini dan masuk di tahun 2020, kita menjadi pribadi-pribadi yang hidup menjadi pelaku Firman Tuhan yang taat.

Immanuel – Allah beserta kita

Topik Doa:

Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.
Yohanes 3:36
0