POSTS
9
February 2020
ZAKHARIA
9
February 2020
SURGA DI BUMI (7)
8
February 2020
Setia dalam Iman
8
February 2020
SURGA DI BUMI (6)
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
02/2020 Februari, 2020 KEGA Anak, KEGA, Minggu ke-1, RENUNGAN

24:14 Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada TUHAN.

24:15 Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!”

24:16 Lalu bangsa itu menjawab: “Jauhlah dari pada kami meninggalkan TUHAN untuk beribadah kepada allah lain!

24:17 Sebab TUHAN, Allah kita, Dialah yang telah menuntun kita dan nenek moyang kita dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan, dan yang telah melakukan tanda-tanda mujizat yang besar ini di depan mata kita sendiri, dan yang telah melindungi kita sepanjang jalan yang kita tempuh, dan di antara semua bangsa yang kita lalui,

24:18 TUHAN menghalau semua bangsa dan orang Amori, penduduk negeri ini, dari depan kita. Kamipun akan beribadah kepada TUHAN, sebab Dialah Allah kita.”

24:19 Tetapi Yosua berkata kepada bangsa itu: “Tidaklah kamu sanggup beribadah kepada TUHAN, sebab Dialah Allah yang kudus, Dialah Allah yang cemburu. Ia tidak akan mengampuni kesalahan dan dosamu.

24:20 Apabila kamu meninggalkan TUHAN dan beribadah kepada allah asing, maka Ia akan berbalik dari padamu dan melakukan yang tidak baik kepada kamu serta membinasakan kamu, setelah Ia melakukan yang baik kepada kamu dahulu.”

24:21 Tetapi bangsa itu berkata kepada Yosua: “Tidak, hanya kepada TUHAN saja kami akan beribadah.”

24:22 Kemudian berkatalah Yosua kepada bangsa itu: “Kamulah saksi terhadap kamu sendiri, bahwa kamu telah memilih TUHAN untuk beribadah kepada-Nya.” Jawab mereka: “Kamilah saksi!”

24:23 Ia berkata: “Maka sekarang, jauhkanlah allah asing yang ada di tengah-tengah kamu dan condongkanlah hatimu kepada TUHAN, Allah Israel.”

24:24 Lalu jawab bangsa itu kepada Yosua: “Kepada TUHAN, Allah kita, kami akan beribadah, dan firman-Nya akan kami dengarkan.”

YOSUA 24: 14-24

Penjelasan :

Yosua adalah pemimpin yang dipilih Allah untuk merebut dan membagi-bagikan tanah yang dijanjikan Tuhan kepada bangsa Israel pada waktu itu. Pada akhir perjalanan bangsa Israel ini, Yosua memerintahkan agar bangsa Israel setia untuk menyembah Allah dan menantang mereka apakah mereka akan selamanya setia kepada Allah.

Pertanyaan :

  1. Apakah yang diperintahkan Yosua kepada bangsa Israel?
  2. Bagaimana respons bangsa Israel kepada perintah Yosua ini?
  3. Menurut kamu mengapa setia menyembah Allah itu penting?
  4. Bagaimana selama ini kamu setia dalam menyembah Allah?
  5. Apakah kamu masih memiliki berhala dalam hidupmu? Mengapa?
  6. Kapankah kamu akan setia dengan sungguh hati menyembah Allah?
0

02/2020 Februari, 2020 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-1, RENUNGAN

Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Kolose 3:23

Kolose 3:23 (TB) Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Untuk menyelesaikan misi Bapa, untuk menyatakan sorga di bumi, satu-satunya jalan adalah dengan taat pada Firman-Nya. Hari ini ada satu perintah mendasar yang kita mau pelajari dan renungkan bersama: yaitu melakukan apa pun dengan segenap hati seperti untuk Tuhan dan untuk manusia.

Kita mungkin sudah sering mendengar dan merenungkan kebenaran ini, tapi apakah kita sudah mentaatinya. Dan apakah kita sudah terus-menerus mentaatinya? Mentaati kebenaran ini sering kali tidak mudah. Tantangannya adalah daging kita. Tantangannya juga adalah ketika melihat orang atau institusi yang kita hadapi sehari-hari.

Yang kita hadapi sehari-hari adalah orang ataupun institusi yang jauh dari sempurna. Tetapi perintah Tuhan adalah untuk kita melakukan yang terbaik seperti untuk Tuhan. Perintah, tetaplah perintah. Kita tidak bias berpura-pura atau mengabaikan seakan itu adalah perintah. Pilihan ada d tangan kita. Maukah kita mulai dari “saya”? Saya mau taat dengan segenap hati saya!

Pertanyaan :

(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
    1. Menurut Firman ini, bagaimana seharusnya kita melakukan hal sehari-hari?
    2. Dalam hal apakah kita harus praktikkan hal ini?
    1. Selama ini dalam hal apa saudara sudah mentaati perintah ini?
    2. Dalam hal apa saudara merasa saudara belum melakukan dengan segenap hati?
    3. Seberapa sering saudara berhasil taat dan seberapa sering saudara gagal melakukan dengan segenap hati?
    1. Apa yang mau saudara lakukan untuk meningkatkan ketaatan saudara sepanjang minggu ini?
    2. Terbukalah dengan keluarga dan teman komunitas sepakat saudara! Ceritakan pergumulan saudara dalam ketaatan saudara kepada Firman-Nya!
    3. Lakukan saling membangun dan mendoakan bersama keluarga dan teman komunitas sepakat saudara!

Topik Doa:

Mari kita mendukung dalam doa bagi program pemerintahan kita agar di beri hikmat dalam mengerjakannya.
0