POSTS
9
February 2020
ZAKHARIA
9
February 2020
SURGA DI BUMI (7)
8
February 2020
Setia dalam Iman
8
February 2020
SURGA DI BUMI (6)
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
02/2020 Februari, 2020 KEGA Anak, KEGA, Minggu ke-1, RENUNGAN

Setia dalam perkara yang kecil Nasihat

16:10 “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

16:11 Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?

16:12 Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?

LUKAS 16:10-12

Penjelasan :

Kita telah memgetahui bahwa kita harus hidup setia. Setia dalam perkara kecil merupakan hal yang samgat penting dalam hidup ini. Terkadang kita tidak menganggap penting hal-hal atau perkara perkara kecil. Justru Alkitab memgajarkan kita agar kita setia dalam perkara kecil. Setia dapat juga dipercayai. Kita sebagai manusia Allah harus melatih diri kita agar menjadi manusia Allah yang dapat dipercayai oleh Allah dan manusia.

Pertanyaan :

  1. Apa yang akan terjadi jika kita setia dalam perkara kecil? Dan bagaimana jika kita tidak setia?
  2. Apakah yang akan terjadi jika dalam hal duniawi kita tidak setia?
  3. Menurut mu, apakah kamu bisa hidup melatih diri untuk setia?
  4. Apakah kamu selama ini menemukan diri kamu telah setia dalam perkara kecil, baik di dalam hal-hal di dunia ini maupun hal yang kekal?
0

02/2020 Februari, 2020 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-1, RENUNGAN

Hubungan antara anggota-anggota rumah tangga

3:18 Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan.

3:19 Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia.

3:20 Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.

3:21 Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.

Kolose 3:18-21

Di dalam hubungan keluarga kita memiliki peran yang berbeda-beda. Ada yang sebagai suami, ada yang sebagai istri. Ada yang sebagai anak; ada yang sebagai orang tua, ada yang keduanya. Masing-masing peran mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Di dalam tugas dan tanggung jawab masing-masing inilah kita harus melakukan dengan segenap hati seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Inilah jalan untuk mendatangkan sorga di bumi: melakukan tugas dan tanggung jawab sesuai peran kita.

Tetapi yang sering kali terjadi adalah kita menuntut orang atau pihak lain melakukan perannya. Tapi ingat, bukan itu yang dikatakan oleh Firman Tuhan. Yang kita perlu lakukan adalah fokus kepada tanggung jawab kita. Kalau kita melihat apakah orang lain melakukan perannya, tanpa sadar kita akan menuntut dan menghakimi. Hasilnya bukan sorga yang kita rasakan, tetapi sebaliknya kita mendatangkan neraka.

Bagaimana kalau kita melakukan tanggung jawab kita dan orang lain tidak melakukan perannya? Sekali lagi, kita harus ingat kita melakukannya seperti untuk Tuhan. Bagaimana? Dengan segenap hati bukan dengan sikap menuntut.

Siap taat kepada Firman-Nya? Mulailah dari “saya.”

Pertanyaan :

(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
    1. Peran apa saja yang disebutkan dalam bacaan ini? Apakah tanggung jawab peran masing-masing?
    2. Apakah peran ini saling mendukung atau saling bertabrakan satu sama lain?
    3. Dengan perbedaan ini, apakah berarti ada yang lebih rendah atau tinggi martabatnya?
    1. Apakah peran-peran saudara dalam keluarga saudara?
    2. Apakah saudara sudah taat melakukan tugas dan tanggung jawab saudara sesuai peran itu?
    3. Apa sebenarnya kesulitan yang saudara hadapi?
    1. Ambillah komitmen saudara untuk bertanggung jawab dalam peran saudara dan nyatakan komitmen saudara kepada Tuhan!
    2. Ceritakan kepada saudara ataupun teman komunitas sepakat saudara, keberhasilan dan kegagalan saudara untuk sepenuhnya melakukan tanggung jawab peran saudara dalam keluarga!
    3. Mari lakukan saling mendoakan dan mendorong! Pastikan teman komunitas sepakat saudara terbangun dan semakin teguh dalam melakukan perannya!

Topik Doa:

Berdoa bagi negara-negara yang Tuhan ingatkan untuk saudara berdoa. Lepaskanlah berkat bagi negara,pemerintahan dan rakyatnya.
0