POSTS
9
February 2020
ZAKHARIA
9
February 2020
SURGA DI BUMI (7)
8
February 2020
Setia dalam Iman
8
February 2020
SURGA DI BUMI (6)
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
02/2020 Februari, 2020 KEGA Anak, KEGA, Minggu ke-1, RENUNGAN

Sementara itu, sampai aku datang bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci, dalam membangun dan dalam mengajar.

1 Timotius 4:13

Penjelasan :

Paulus mengajarkan kepada Timotius untuk bertekun dalam membaca kitab-kitab suci, dalam membangun dan dalam mengajar. Mengapa bertekun menjadi bagian yang Paulus katakan kepada Timotius? Ketika kita bertekun membaca kitab- kitab suci maka iman kita akan bertumbuh.

Pertanyaan :

  1. Dalam hal apa kita perlu bersungguh-sungguh?
  2. Menurut kamu mengapa hal ini penting?
  3. Bagaimana selama ini kamu bersungguh sungguh dalam melakukan tiga hal ini?
  4. Adakah yang menjadi penghalang bagi mu dalam melakukan tiga hal ini?
0

02/2020 Februari, 2020 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-1, RENUNGAN

6:5 Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus,

6:6 jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan hati orang, tetapi sebagai hamba-hamba Kristus yang dengan segenap hati melakukan kehendak Allah,

6:7 dan yang dengan rela menjalankan pelayanannya seperti orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia.

6:8 Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan.

6:9 Dan kamu tuan-tuan, perbuatlah demikian juga terhadap mereka dan jauhkanlah ancaman. Ingatlah, bahwa Tuhan mereka dan Tuhan kamu ada di sorga dan Ia tidak memandang muka.

Efesus 6:5-9

Sebagai hamba, hari ini kita diingatkan agar taat dengan takut dan gentar dan tulus hati. Melakukan bukan hanya ketika diawasi, tetapi justru dengan segenap hati, walaupun tidak ada orang yang melihat kita melakukan sesuatu kita bekerja seperti sedang melayani Tuhan.

Dan sebagai pemimpin, kita diingatkan untuk berbuat baik dan menjauhkan ancaman. Berbuat baik kepada orang-orang yang kita pimpin, dengan kata lain adalah melayani mereka. Dan peringatan yang diberikan adalah kita sebenarnya sama di hadapan Tuhan: Tuhan tidak memandang muka, posisi, jabatan, kekayaan atau apa pun… kita semua pelayan walaupun kita berstatus pemimpin.

Mari kita mendatangkan sorga di bumi dengan melakukan semua ini. Mulai dari “saya”, jadi pelayan yang taat dan pemimpin yang melayani.

Pertanyaan :

(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
    1. Kualitas apa yang diingatkan kepada kita sebagai hamba?
    2. Dan apa yang diingatkan kepada kita sebagai pemimpin?
    3. Apa yang membedakan tuan dan hamba di hadapan-Nya?
    1. Kalau saudara bandingkan dengan Firman Tuhan, bagaimana kualitas saudara dalam melayani sebagai hamba?
    2. Bagaimana juga dengan sikap saudara selama ini sebagai pemimpin? Siapkah saudara mempertanggungjawabkan sikap saudara di hadapan Tuhan?
    3. Apakah selama ini saudara merasa lebih dari orang-orang yang saudara pimpin? Apakah saudara sudah meluangkan waktu untuk memikirkan kesejahteraan mereka?
    1. Perubahan apa yang saudara mau lakukan sepanjang hari ini bahkan sampai seminggu ke depan untuk menjadi hamba maupun pemimpin yang semakin baik?
    2. Mari akui kekurangan maupun kelebihan saudara dalam sikap dan perilaku saudara sehari-hari dalam menjadi hamba maupun pemimpin? Akui kepada teman komunitas sepakat saudara!
    3. Doakan juga teman komunitas sepakat saudara agar dia dapat melakukan komitmen nya dan mengalami terobosan!

Topik Doa:

Berkatilah pekerja-pekerja yang bekerja di pemerintahan bangsa kita.
0