POSTS
17
November 2019
Hidup Di Dalam Kristus
17
November 2019
Amsal 21:23
17
November 2019
DIBALIK KUASA SALIB
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
11/2019 November, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-4, RENUNGAN

Iman bertumbuh dalam penganiayaan dan dalam pembacaan Kitab Suci

8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

8:3 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,

8:4 supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.

8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.

8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.

8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

8:10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.

8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Roma 8: 1-11

Penjelasan :

Fokus dan kejar apa yang kekal, karena kita berurusan dengan Allah yang kekal. Fokus kita bukan pada apa yang fana, melainkan pada apa yang kekal. Fokus bukan pada kedagingan, melainkan fokus pada Roh. Ketika kita hidup di dalam Kristus, hidup kita bukanlah tentang diri kita lagi. Hidup kita adalah tentang PribadiNya yang tinggal di dalam diri kita. Takluk pada Roh senantiasa.

Pertanyaan :

  1. Seperti apakah kehidupan orang yang hidup menurut daging?
  2. Sebaliknya, seperti apakah kehidupan orang yang hidup menurut Roh?
  3. Apakah kunci supaya kita bisa hidup menurut Roh?
  4. Selama ini apakah kamu sudah hidup menurut Roh?
    Sudahkah kamu mengikuti pimpinanNya?
0

11/2019 November, 2019 KEGA Baby, 2019 Toga, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-4, RENUNGAN
Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran.
Amsal 4:23

Penjelasan :

Lidah adalah bagian dari tubuh kita yang kecil namun banyak sekali kegunaannya bukan? Salah satunya untuk bicara. Tuhan katakan kita perlu menjaga perkataan kita. Karena melalui perkataan kita dapat memuji Tuhan atau sebaliknya.

Aktivitas :

Isilah jawaban di gambar ini

Gerak & Lagu :

Dua mata saya

Doa :

Tuhan, aku ingin memakai lidahku ini untuk memuji dan memuliakan namaMu.

0

11/2019 November, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-3, RENUNGAN

Iman bertumbuh dalam penganiayaan dan dalam pembacaan Kitab Suci

3:10 Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku.

3:11 Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku dari padanya.

3:12 Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,

3:13 sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan.

3:14 Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.

3:15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

2 Timotius 3: 10-17

Penjelasan :

Dalam hidupnya, Timotius mengikuti teladan Paulus. Tentunya ini bukanlah hal yang mudah. Bahkan Timotius harus ikut mengalami aniaya bersama Paulus. Tapi imannya tidak goyah. Walaupun Timotius masih muda, ia sudah dipakai Tuhan untuk menjadi berkat dan teladan bagi banyak orang. Tapi apa yang membuat Timotius memiliki iman yang kuat? Sejak kecil, Timotius sudah mengenal Firman Tuhan. Firman Tuhan inilah yang menolong Timotius untuk bertumbuh dalam iman. Dan Firman Tuhan inilah yang membuat hidup Timotius berbuah dan menjadi berkat bagi banyak orang. Maukah kamu dipakai Tuhan seperti Timotius?

Pertanyaan :

  1. Bagaimana kehidupan iman Timotius menurut bacaan ini?
  2. Hal apa yang menolong Timotius sehingga ia bisa bertumbuh dalam iman sedemikian rupa?
  3. Selama ini ketika kamu membaca Firman dan merenungkan Firman, apakah Firman itu sungguh sudah mengubah hidupmu?
  4. Perubahan apa yang selama ini sudah terjadi?
0

11/2019 November, 2019 KEGA Baby, 2019 Toga, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-3, RENUNGAN
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Amsal 4:23

Penjelasan :

Apa yang dimaksud dengan kehidupan? Artinya adalah hidup kita dapat menjadi teladan, berkat dan terlebih lagi orang-orang dapat melihat Kristus dalam kita.

Aktivitas :

Mencari perbedaan

Gerak & Lagu :

Bagaikan bejana

Doa :

Tuhan, biarlah orang-orang diberkati dan dapat melihat serta merasakan Kristus di dalam hidupku. Pakailah hidupku ini untuk membawa banyak orang mengenal Engkau.

0

11/2019 November, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-3, RENUNGAN

Percakapan dengan perempuan Samaria

4:1 Ketika Tuhan Yesus mengetahui, bahwa orang-orang Farisi telah mendengar, bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes

4:2 –meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, —

4:3 Iapun meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea.

4:4 Ia harus melintasi daerah Samaria.

4:5 Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf.

4:6 Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.

4:7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: “Berilah Aku minum.”

4:8 Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.

4:9 Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: “Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?” (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.)

4:10 Jawab Yesus kepadanya: “Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup.”

4:11 Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?

4:12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?”

4:13 Jawab Yesus kepadanya: “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,

4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”

4:15 Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air.”

4:16 Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini.”

4:17 Kata perempuan itu: “Aku tidak mempunyai suami.” Kata Yesus kepadanya: “Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,

4:18 sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar.”

4:19 Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi.

4:20 Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah.”

4:21 Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.

4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.

4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

4:25 Jawab perempuan itu kepada-Nya: “Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami.”

4:26 Kata Yesus kepadanya: “Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau.”

4:27 Pada waktu itu datanglah murid-murid-Nya dan mereka heran, bahwa Ia sedang bercakap-cakap dengan seorang perempuan. Tetapi tidak seorangpun yang berkata: “Apa yang Engkau kehendaki? Atau: Apa yang Engkau percakapkan dengan dia?”

4:28 Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ:

4:29 “Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?”

4:30 Maka merekapun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus.

4:31 Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: “Rabi, makanlah.”

4:32 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: “Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal.”

4:33 Maka murid-murid itu berkata seorang kepada yang lain: “Adakah orang yang telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?”

4:34 Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

4:35 Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.

4:36 Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita.

4:37 Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai.

4:38 Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain berusaha dan kamu datang memetik hasil usaha mereka.”

4:39 Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: “Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat.”

4:40 Ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya, supaya Ia tinggal pada mereka; dan Iapun tinggal di situ dua hari lamanya.

4:41 Dan lebih banyak lagi orang yang menjadi percaya karena perkataan-Nya,

4:42 dan mereka berkata kepada perempuan itu: “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia.”

Yohanes 4: 1-42

Penjelasan :

Orang yang menerima air hidup tidak akan haus lagi, sebaliknya akan ada mata air yang menancar dari dalam dirinya. Air hidup ini berbicara tentang perjumpaan dengan Tuhan. Saat kita mengalami perjumpaan dengan Tuhan, kita tidak akan “haus” lagi, kita tidak akan mencari kesenangan dari hal lain. Inilah yang dialami si perempuan Samaria. Saat perempuan Samaria ini berjumpa dengan Yesus, “kehausan” nya dipuaskan. Dan bukan hanya itu, ada “mata air” yang menancar dari dalam perempuan Samaria ini. Bahkan ia menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarnya. Inilah yang setiap kita seharusnya alami, ketika kita berjumpa dengan Yesus hidup kita seharusnya berbuah dan menjadi berkat. Sudahkah kamu menjadi berkat?

Pertanyaan :

  1. Bagaimana sebenernya kondisi dan kehidupan si perempuan Samaria?
  2. Apa yang dia alami ketika bertemu Yesus?
  3. Apa yang terjadi setelah dia bertemu dengan Yesus?
  4. Apakah sekarang kamu pernah mengalami “kehausan” akan sesuatu atau terus mengalami ketidakpuasan dalam hidup ini?
0

11/2019 November, 2019 KEGA Baby, 2019 Toga, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-3, RENUNGAN
Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”
Markus 7:23

Penjelasan :

Hati seperti apa yang penuh dengan dosa? Hati yang didalamnya tidak ada Tuhan Yesus. Sebab hanya Yesus saja yang dapat membersihkan hati kita dari dosa.

Aktivitas :

Maze

Gerak & Lagu :

Mari Masuk

Doa :

Tuhan, masuklah dalam hidupku. Jadilah Tuhan dan juru selamatku. Aku ingin hidupku kudus dan berkenan kepadaMu.

0

11/2019 November, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-3, RENUNGAN

Pokok anggur yang benar

15:1 “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.

15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

15:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

15:5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

15:6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

15:8 Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”

15:9 “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.

15:10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.

15:11 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.

15:12 Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.

15:13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

15:14 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.

15:15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

15:16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

15:17 Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.”

Yohanes 15: 1-17

Penjelasan :

Saat kita tinggal di dalam Pokok Anggur, yaitu Yesus, kita akan berbuah. Saat kita tinggal di dalam kasih Yesus, kita juga akan mengasihi. Kasih Yesus adalah kasih yang tanpa syarat. Sehingga ketika kita menerima kasih tanpa syarat itu, kita akan bisa mengasihi orang lain dengan kasih tanpa syarat juga. Dunia ini mengajarkan kasih yang bersyarat dan menuntut. Tapi Tuhan memberikan kasih yang tanpa syarat. Hanya orang-orang yang mengalami kasih tanpa syarat ini yang bisa mengasihi orang lain tanpa syarat juga. Jadi, untuk mengasihi orang lain, kita harus tinggal di dalam kasih Yesus, mengalami kasihNya terus menerus.

Pertanyaan :

  1. Apa saja perintah Yesus untuk dilakukan oleh murid- muridNya?
  2. Apa saja yang Yesus katakan ketika Ia menyebut kita sebagai sahabatNya?
  3. Apakah selama ini kamu sudah “tinggal” di dalam kasihNya yang tidak bersyarat?
0

11/2019 November, 2019 KEGA Baby, 2019 Toga, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-3, RENUNGAN
Sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan.
Markus 7:21

Penjelasan :

Apa yang kita pikirkan dan perbuat muncul semuanya muncul dari hati. Hati yang ada di dalam pikiran kita yang terdalam. Oleh karenanya kita perlu menjaga hati kita dari semua yang jahat. Hati-hati dengan apa yang kita lihat/nonton/baca karena semuanya akan tersimpan dalam pikiran atau hati kita.

Aktivitas :

Mewarnai

Gerak & Lagu :

Hati2 gunakan kakimu

Doa :

Sucikan dan kuduskanlah hatiku ya Tuhan dari segala yang jahat dan yang tidak berkenan kepadaMu.

0

11/2019 November, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-3, RENUNGAN

Pokok anggur yang benar

15:1 “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.

15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

15:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

15:5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

15:6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

15:8 Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”

Yohanes 15: 1-8

Penjelasan :

Yesus adalah pokok anggur, dan kita adalah ranting-rantingnya. Ranting melekat pada pokoknya. Hanya dengan demikian, ranting dapat bertumbuh. Demikianlah seharusnya hubungan kita dengan Allah. Melekat. Di luarNya, kita akan mati. Di dalamNya, kita dapat tumbuh. Ia sumber yang benar bagi kita.

Pertanyaan :

  1. Dalam perumpamaan ini, digambarkan sebagai apakah Yesus?
  2. Digambarkan sebagai apakah murid-muridNya?
  3. Digambarkan sebagai apakah Bapa?
  4. Apakah peran masing-masing dan bagaimana hubungannya satu sama lain?
0

11/2019 November, 2019 KEGA Baby, 2019 Toga, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-3, RENUNGAN
karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?” Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal. Kata-Nya lagi: “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.
Markus 7:19 – 20

Penjelasan :

Tuhan selalu melihat hati kita… Ayo kita hidup dengan takut akan Tuhan dan membenci dosa.

Aktivitas :

Menghubungkan gambar dengan kata

Gerak & Lagu :

Do itulah dosamu

Doa :

Sucikan dan murnikan hatiku ya Tuhan agar aku dapat memandang dan selalu dekat denganMu…

0

PREVIOUS POSTSPage 1 of 150NO NEW POSTS
Skip to toolbar