POSTS
9
February 2020
ZAKHARIA
9
February 2020
SURGA DI BUMI (7)
8
February 2020
Setia dalam Iman
8
February 2020
SURGA DI BUMI (6)
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
11/2019 November, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-5, RENUNGAN, TOGA

PRAY & WORSHIP

Mengucap syukurlah untuk kehidupan yang masih Tuhan berikan kepada kita hari ini, sembahlah Dia dengan segenap hati melalui pujian kepada Tuhan dan berdoalah supaya kita menerima isi hati-Nya hari ini!

REFLECTION

Saling membantulah kamu

6:1 Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan.

6:2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.

6:3 Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri.

6:4 Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.

6:5 Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri.

6:6 Dan baiklah dia, yang menerima pengajaran dalam Firman, membagi segala sesuatu yang ada padanya dengan orang yang memberikan pengajaran itu.

6:7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

6:8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.

6:9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.

6:10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Galatia 6:1-10


  1. Berdasarkan pengajaran yang telah kita baca sebelumnya, kita bukanlah orang asing ataupun pendatang, lalu siapakah kita? Mengapa demikian?
  2. Bagaimana cara untuk kita dapat memenuhi hukum Kristus? (Ayat 2)
  3. Mengapa setiap orang perlu menguji pekerjaannya sendiri? (Ayat 4)
  4. Apa yang perlu kita berikan kepada saudara kita? (Ayat 6)

DEVOTION

Selain Tuhan menyatakan kasih dan kebenaran-Nya secara pribadi kepada kita. Dia juga menyatakan kasih dan kebenaran-Nya melalui orang-orang yang ada di sekitar kita. Kita perlu untuk tinggal di dalam tubuh Kristus dan berjalan bersa- ma, karena kita tidak akan mampu untuk berjalan dan menanggung segala sesuatu sendirian. Tuhan tempatkan orang-orang yang menjadi support system untuk berjalan bersama kita di dalam keseharian kita, untuk meneguhkan, mengingatkan dan menyatakan kasih serta kebenaran Bapa sehari-harinya untuk kita. “Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu” (Galatia 6:2), Firman Tuhan mengatakan dengan sangat jelas untuk kita saling menolong satu dengan yang lainnya, tapi kita tidak akan mampu untuk saling menolong jika sebelumn- ya kita tidak berjalan bersama-sama. Berjalan bersama akan membawa kita kepada kedalaman, tapi untuk mencapai titik ini pun membutuhkan banyak waktu kebersamaan untuk membangun hubungan, kepercayaan dan saling mengenal kedalaman hati satu dengan yang lainnya. Jika kita berjalan bersama, maka di hati kita pasti akan muncul rasa peduli dan belas kasihan, sehingga kita menjadi rela untuk saling membantu dan menguatkan satu dengan yang lainnya supaya kasih dan kebenaran Allah dinyatakan di dalam kehidupan bersama yang kita jalani. Perjalanan bersama akan membuat perjalanan kita menjadi ringan karena kita dapat saling berbagi beban satu dengan lainnya dan saling membantu untuk mengarahkan fokus kita kembali kepada keserupaan dengan Kristus.

CHALLENGE

Apakah kamu termasuk dalam ciri orang yang memiliki spirit individualistis? Mengapa? Saling terbukalah dengan teman kompak ataupun teman komselmu dan mintalah untuk mereka berdoa dan menguatkanmu kembali!

SHARE

Ceritakan kepada teman kompakmu rhema yang telah kamu dapatkan hari ini untuk dilakukan!

0

11/2019 November, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-5, RENUNGAN, TOGA

PRAY & WORSHIP

Renungkanlah setiap kebaikan dan kesetiaan Tuhan dalam hari-harimu. Datan- glah kepada Tuhan dengan limpahan ucapan syukur dan berdoalah supaya Roh Kudus memimpinmu dalam merenungkan Firman Tuhan hari ini!

REFLECTION

dan rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan Kristus.

Efesus 5:21


Rendahkanlah dirimu

4:6 Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: “Jangan melampaui yang ada tertulis”, supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.

4:7 Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?

4:8 Kamu telah kenyang, kamu telah menjadi kaya, tanpa kami kamu telah menjadi raja. Ah, alangkah baiknya kalau benar demikian, bahwa kamu telah menjadi raja, sehingga kamipun turut menjadi raja dengan kamu.

4:9 Sebab, menurut pendapatku, Allah memberikan kepada kami, para rasul, tempat yang paling rendah, sama seperti orang-orang yang telah dijatuhi hukuman mati, sebab kami telah menjadi tontonan bagi dunia, bagi malaikat-malaikat dan bagi manusia.

4:10 Kami bodoh oleh karena Kristus, tetapi kamu arif dalam Kristus. Kami lemah, tetapi kamu kuat. Kamu mulia, tetapi kami hina.

4:11 Sampai pada saat ini kami lapar, haus, telanjang, dipukul dan hidup mengembara,

4:12 kami melakukan pekerjaan tangan yang berat. Kalau kami dimaki, kami memberkati; kalau kami dianiaya, kami sabar;

4:13 kalau kami difitnah, kami tetap menjawab dengan ramah; kami telah menjadi sama dengan sampah dunia, sama dengan kotoran dari segala sesuatu, sampai pada saat ini.

4:14 Hal ini kutuliskan bukan untuk memalukan kamu, tetapi untuk menegor kamu sebagai anak-anakku yang kukasihi.

4:15 Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu.

4:16 Sebab itu aku menasihatkan kamu: turutilah teladanku!

4:17 Justru itulah sebabnya aku mengirimkan kepadamu Timotius, yang adalah anakku yang kekasih dan yang setia dalam Tuhan. Ia akan memperingatkan kamu akan hidup yang kuturuti dalam Kristus Yesus, seperti yang kuajarkan di mana-mana dalam setiap jemaat.

4:18 Tetapi ada beberapa orang yang menjadi sombong, karena mereka menyangka, bahwa aku tidak akan datang lagi kepadamu.

4:19 Tetapi aku akan segera datang kepadamu, kalau Tuhan menghendakinya. Maka aku akan tahu, bukan tentang perkataan orang-orang yang sombong itu, tetapi tentang kekuatan mereka.

4:20 Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa.

4:21 Apakah yang kamu kehendaki? Haruskah aku datang kepadamu dengan cambuk atau dengan kasih dan dengan hati yang lemah lembut?

1 Korintus 4:6-21


  1. Berdasarkan pengajaran yang telah kita baca sebelumnya, mengapa kita tidak dapat hidup hanya seorang diri saja?
  2. Hal apakah yang kebanyakan orang miliki? Hal apakah yang tidak dimiliki oleh banyak orang? (Ayat 15a)
  3. Apakah peran Paulus pada jemaat di Korintus? (Ayat 15b) 4.Apakah nasihat Paulus kepada kita? (Ayat 16)

DEVOTION

Sejak dari dahulu permasalahan terbesar dalam dunia ini adalah ketiadaan seorang bapa, bahkan di dalam gereja sekalipun banyak orang-orang percaya hidup sebagai yatim piatu rohani. Mereka datang ke gereja hanya untuk mendengarkan kotbah tetapi tidak memiliki bapa rohani yang memperhatikan, mengayomi, menolong, menemani, mengarahkan, menegur dan mendukung mereka untuk menjadi lebih baik. Ketiadaan seorang bapa rohani dalam perjalanan rohani kita akan membuat kita tidak bertumbuh. Gereja di-design Tuhan menjadi sebuah keluarga yang seharusnya apabila kita masuk di dalam- nya, kita akan memiliki orang tua rohani dan saudara-saudara rohani sebagai support system dalam hidup kita. Tanpa keberadaan orang tua rohani dan saudara-saudara rohani, kita pasti menjadi orang Kristen yang abnormal.

CHALLENGE

Siapakah bapa rohani dalam kehidupanmu? Adakah hal yang menjadi penghalang untuk dirimu memiliki seorang bapa rohani? Ceritakanlah kepada teman komsel ataupun teman kompakmu!

SHARE

Ceritakan kepada teman kompakmu rhema yang telah kamu dapatkan hari ini untuk dilakukan!

0

11/2019 November, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-5, RENUNGAN, TOGA

PRAY & WORSHIP

Datanglah kepada Tuhan dengan penuh ucapan syukur dan biarkanlah Roh Kudus menuntunmu dalam merenungkan Firman Tuhan hari ini!

REFLECTION

Saling membantulah kamu

6:1 Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan.

6:2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.

6:3 Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri.

6:4 Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.

6:5 Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri.

6:6 Dan baiklah dia, yang menerima pengajaran dalam Firman, membagi segala sesuatu yang ada padanya dengan orang yang memberikan pengajaran itu.

6:7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

6:8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.

6:9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.

6:10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Galatia 6:1-10


  1. Berdasarkan pengajaran yang telah kita baca sebelumnya, mengapa tidak sedikit orang yang mengalami rasa sendirian di dalam kehidupannya?
  2. Hal apakah yang diperlukan apabila ada orang yang sedang melakukan pelanggaran? (Ayat 1)
  3. Hal apakah yang diperintahkan Tuhan sewaktu kita menanggung beban hidup? (Ayat 2)
  4. Hal apakah yang sedang kita lakukan ketika kita merasa bahwa diri kita berarti (merasa bisa sendiri)? (Ayat 3)

DEVOTION

Individualisme adalah suatu sikap yang mementingkan diri sendiri di atas kepentingan orang lain. Orang yang individualis merasa dirinya bisa melaku- kan segala sesuatu seorang diri dan tidak memerlukan orang lain bahkan orang yang individualis bisa meng-eliminasi orang lain karena merasa bisa melakukan segala sesuatu seorang diri dan berhasil. Allah rindu untuk setiap kita terlepas dari sikap individualistis karena sikap ini berlawanan dengan pola awal Tuhan menciptakan kita sebagai manusia. Allah menciptakan kita dengan pola awal untuk memiliki penolong dan saling menolong, artinya kita tidak mungkin dapat hidup seorang diri. Seluruh perjalanan pengenalan kita akan Allah-pun pasti tidak akan pernah sendiri. Tanpa orang lain kita pasti akan sampai di titik “tidak sanggup” dan menyerah. Allah mau kita bebas dari spirit individualis yang akan menghalangi kita bertumbuh. Sikap individualis adalah dosa di mata Tuhan, karena sikap ini adalah sikap mementingkan diri sendiri.

CHALLENGE

Apakah kamu termasuk dalam ciri orang yang memiliki spirit individualistis? Mengapa? Saling terbukalah dengan teman kompak ataupun teman komselmu dan mintalah untuk mereka berdoa dan menguatkanmu kembali!

SHARE

Ceritakan kepada teman kompakmu rhema yang telah kamu dapatkan hari ini untuk dilakukan!

0

11/2019 November, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-5, RENUNGAN, TOGA

PRAY & WORSHIP

Datanglah kepada Tuhan bukan dengan pikiran atau perasaanmu saat ini tetapi datanglah kepada Tuhan dengan imanmu dalam penyembahan yang berfokus untuk menyembah dan menyenangkan hati-Nya sehingga dirimu mengalami kasih Tuhan yang penuh lewat pernyataan kebenaran-Nya!

REFLECTION

dan rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan Kristus.

Efesus 5:21


1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

2:18 TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

2:19 Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu.

2:20 Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.

2:21 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.

2:22 Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.

2:23 Lalu berkatalah manusia itu: “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.”

2:24 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.

2:25 Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.

Kejadian 1:26-28, 2:18-25


  1. Berdasarkan pengajaran yang telah kita baca sebelumnya, mengapa berjalan di dalam terang tidak akan dapat dipisahkan dengan bersama dengan komunitas?
  2. Hal apa yang perlu kita lakukan sebagai anak-anak terang? (Ayat 21)
  3. Dengan kata apakah Allah menyebut diri-Nya? (Kejadian 1:27) Mengapa?
  4. Siapakah Kita itu menurutmu?
  5. Menurut Allah, mengapa tidak baik jika seseorang sendiri saja? (Kejadian 2:18)

DEVOTION

Dari semula kita tidak dirancangkan Allah untuk hidup sendiri karena menurut Allah, tidak baik apabila kita sebagai manusia hidup sendiri, kita memerlukan orang lain sebagai penolong dalam kita menjalani kehidupan kita sehari-hari. Allah-pun tidak sendirian, Ia hidup berkomunitas sehingga Allah disebut sebagai Pribadi Tritunggal. Allah tidak menyebut diri-Nya dengan kata “saya” (tunggal) tetapi dengan kata “kita” (jamak). Allah melakukan pekerjaan-Nya tidak seorang diri tetapi bersama-sama sebagai “kita”. Kita tidak akan dapat hidup di luar komunitas yang benar karena perjalanan mengikut Yesus tidak dapat dilakukan seorang diri saja, kita membutuhkan saudara-saudara untuk berjalan bersama-sama dengan kita mengiring Firman.

CHALLENGE

Apakah kamu masih hidup di dalam loneliness? Mengapa? Hal apakah yang akan kamu lakukan untuk menang dari kesendirianmu? Ceritakanlah kepada teman kompakmu dan minta mereka berdoa untukmu!

SHARE

Ceritakan kepada teman kompakmu rhema yang telah kamu dapatkan hari ini untuk dilakukan!

0

11/2019 November, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-5, RENUNGAN, TOGA

PRAY & WORSHIP

Renungkanlah setiap kebaikan dan kesetiaan Tuhan dalam hari-harimu. Datan- glah kepada Tuhan dengan limpahan ucapan syukur dan berdoalah supaya Roh Kudus memimpinmu dalam merenungkan Firman Tuhan hari ini!

REFLECTION

5:19 dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.

5:20 Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita

Efesus 5:19-20


Nyanyian puji-pujian Daud

16:7 Kemudian pada hari itu juga, maka Daud untuk pertama kali menyuruh Asaf dan saudara-saudara sepuaknya menyanyikan syukur bagi TUHAN:

16:8 Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa!

16:9 Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!

16:10 Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN!

16:11 Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!

16:12 Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya,

16:13 hai anak cucu Israel, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya!

16:14 Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya.

16:15 Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, akan firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan,

16:16 yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak,

16:17 diadakan-Nya bagi Yakub menjadi ketetapan, bagi Israel menjadi perjanjian kekal,

16:18 firman-Nya: “Kepadamu akan Kuberi tanah Kanaan sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu.”

16:19 Ketika jumlah mereka tidak seberapa, sedikit saja, dan mereka orang-orang asing di sana,

16:20 dan mengembara dari bangsa yang satu ke bangsa yang lain, dan dari kerajaan yang satu ke suku bangsa yang lain,

16:21 Ia tidak membiarkan siapapun memeras mereka; dihukum-Nya raja-raja oleh karena mereka:

16:22 “Jangan mengusik orang-orang yang Kuurapi, dan jangan berbuat jahat terhadap nabi-nabi-Ku!”

16:23 Bernyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.

16:24 Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib di antara segala suku bangsa.

16:25 Sebab besar TUHAN dan terpuji sangat, dan lebih dahsyat Ia dari pada segala allah.

16:26 Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.

16:27 Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya, kekuatan dan sukacita ada di tempat-Nya.

16:28 Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan!

16:29 Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah menghadap Dia! Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan.

16:30 Gemetarlah di hadapan-Nya hai segenap bumi; sungguh tegak dunia, tidak bergoyang.

16:31 Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, biarlah orang berkata di antara bangsa-bangsa: “TUHAN itu Raja!”

16:32 Biarlah gemuruh laut serta isinya, biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya,

16:33 maka pohon-pohon di hutan bersorak-sorai di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi.

16:34 Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

16:35 Dan katakanlah: “Selamatkanlah kami, ya TUHAN Allah, Penyelamat kami, dan kumpulkanlah dan lepaskanlah kami dari antara bangsa-bangsa, supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus, dan bermegah dalam puji-pujian kepada-Mu.”

16:36 Terpujilah TUHAN, Allah Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya. Maka seluruh umat mengatakan: “Amin! Pujilah TUHAN!”

1 Tawarikh 16:7-36


  1. Berdasarkan pengajaran yang telah kita baca sebelumnya, bagaimana kita hanya dapat mengeluarkan perkataan syukur dan berkat?
  2. Bagi siapakah kita menyanyikan pujian? (Ayat 23)
  3. Apa yang harus kita ceritakan di antara bangsa-bangsa? (Ayat 24)

DEVOTION

1 Tawarikh 16 diberikan judul “Nyanyian Puji-pujian Daud”. Ketika kita belajar membangun gaya hidup memuji dan menyembah Tuhan, sebagai ganti gaya hidup kita yang lama, yang penuh dengan perkataan sia-sia dan tidak memba- ngun, kita perlu mengerti isi dari pujian syukur kita kepada Tuhan. Daud mengawali pujian penyembahannya dengan ia meyanyi bagi Tuhan. Sikap hati yang benar akan menjadi dasar dan fondasi yang kokoh, sehingga pada saat kita bernyanyi dan mengangkat pujian kepada Tuhan, tidak menjadi perkataan yang kosong, melainkan dapat mendatangkan damai sejahtera bagi orang-orang yang mendengarnya.

CHALLENGE

Temukanlah hal-hal yang menjadi penghalangmu untuk dapat menaikan syukur dan memuji Tuhan setiap harinya! Akuilah kepada teman kompak ataupun teman komselmu, serta mintalah mereka berdoa untukmu!

SHARE

Ceritakan kepada teman kompakmu rhema yang telah kamu dapatkan hari ini untuk dilakukan!

0

11/2019 November, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-5, RENUNGAN, TOGA

PRAY & WORSHIP

Datanglah kepada Tuhan bukan dengan pikiran atau perasaanmu saat ini tetapi datanglah kepada Tuhan dengan imanmu dalam penyembahan yang berfokus untuk menyembah dan menyenangkan hati-Nya sehingga dirimu mengalami kasih Tuhan yang penuh lewat pernyataan kebenaran-Nya!

REFLECTION

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

1 Tesalonika 5:18


Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.

Ibrani 13:15


  1. Berdasarkan pengajaran yang telah kita baca sebelumnya, apa tujuan tanah hati kita diciptakan?
  2. Hal apa yang Allah kehendaki untuk kita lakukan? (1 Tesalonika 5:18)
  3. Apa yang menjadi korban syukur kepada Allah? (Ibrani 13:15)

DEVOTION

Ucapan syukur kepada Allah merupakan buah yang nyata untuk menandakan kalau orang tersebut dipimpin oleh Roh. Bukan lagi perkataan kotor, kosong dan sembrono, melainkan perkataan syukur dan puji-pujian kepada Allah. Amsal mengatakan bahwa perkataan yang menyenangkan, manis bagi hati. Artinya, perkataan kita memiliki kuasa untuk mendatangkah kehidupan, mem- bangkitkan semangat khususnya kepada sekitar kita yang lemah. Oleh sebab itu, gunakanlah perkataan yang kita miliki untuk menaikan ucapan syukur dan menyatakan kuasa-Nya!

CHALLENGE

Sebarkanlah perkataan yang membangun dan meneguhkan kepada teman-teman komselmu melalui berbagai media sosial!

SHARE

Ceritakan kepada teman kompakmu rhema yang telah kamu dapatkan hari ini untuk dilakukan!

0

11/2019 November, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-5, RENUNGAN, TOGA

PRAY & WORSHIP

Mengucap syukurlah untuk kehidupan yang masih Tuhan berikan kepada kita hari ini, sembahlah Dia dengan segenap hati melalui pujian kepada Tuhan dan berdoalah supaya kita menerima isi hati-Nya hari ini!

REFLECTION

5:19 dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.

5:20 Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita

Efesus 5:19-20


Pohon dan buahnya

6:43 “Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik.

6:44 Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.

6:45 Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.”

Lukas 6:43-45


  1. Berdasarkan pengajaran yang telah kita baca sebelumnya, bagaimana kita dapat mengendalikan perkataan kita?
  2. Apa yang Tuhan kehendaki untuk kita lakukan dengan perkataan kita? (Efesus 5:19-20)
  3. Berasal darimanakah barang yang baik, yang dikeluarkan oleh orang yang baik? (Lukas 6:45)

DEVOTION

Kunci untuk kita dapat mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hati kita adalah dengan terus-menerus menggantikan setiap barang yang jahat yang ada di dalam perbendaharaan hati kita dengan Firman Tuhan. Firman Tuhan adalah barang yang baik, yang harus kita simpan di dalam hati kita. Namun, jika hati kita dipenuhi oleh barang yang jahat, maka tidak akan ada ruang untuk kita dapat menyimpan Firman Tuhan di dalam hati kita. Oleh sebab itu, untuk kita dapat mengucapkan perkataan syukur dan berkat, kita perlu senantiasa membersihkan perbendaharaan hati kita supaya menjadi baik dan penuh dengan limpahan syukur.

CHALLENGE

Akuilah dan ceritakanlah kepada teman komsel ataupun teman kompakmu, barang yang jahat yang terdapat dalam perbendaharaan hatimu dan temukan- lah Firman Tuhan untuk mengisi ruang hati tersebut!

SHARE

Ceritakan kepada teman kompakmu rhema yang telah kamu dapatkan hari ini untuk dilakukan!

0

11/2019 November, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA

PRAY & WORSHIP

Tuhan rindu untuk bertemu dengan kita hari ini sebagaimana apa adanya kita, datanglah kepada Tuhan dengan menceritakan dengan jujur keadaan hatimu saat ini dan berdoalah supaya kamu dapat mendengar isi hati-Nya dengan jelas hari ini!

REFLECTION

Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,

Efesus 5:18


1:21 Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

5:16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Yakobus 1:21, 5:16


8:30 Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya.

8:31 Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku

8:32 dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”

8:33 Jawab mereka: “Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?”

8:34 Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.

8:35 Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah.

8:36 Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka.”

Yohanes 8:30-36


  1. Berdasarkan pengajaran yang telah kita baca sebelumnya, bagaimana kita dapat terus hidup sebagai murid yang sejati?
  2. Apa yang perlu kita buang dari diri kita? (Ayat 21)
  3. Hal apa yang perlu kita praktekkan supaya kita sembuh? (Ayat 16) 4.Menurutmu, bagaimanakah caranya supaya hidupmu diubahkan oleh Firman?

DEVOTION

Hidup kita hanya dapat berubah sejauh kita meresponi dan melakukan Firman Tuhan dalam keseharian kita. Tetapi ternyata di dalam hati kita banyak “barang asing” (hal-hal yang bukan Firman), sehingga kita perlu membuang setiap kotoran dan kejahatan yang ada di dalam hati kita terlebih dahulu. Cara kita membuangnya adalah dengan mengakuinya kepada saudara atau bapa rohani kita, serta meminta mereka untuk mendoakan supaya benih Firman bertum- buh di dalam hati kita. Inilah yang dimaksud sebagai gaya hidup berjalan di dalam terang.

CHALLENGE

Praktekanlah langkah praktis ini supaya kamu dapat berjalan di dalam terang:

  • Ceritakan dosa-dosa yang tersembunyi kepada teman kompakmu
  • Berdoa bersepakat dengan teman kompakmu
  • Bersaksilah di dalam group chat komselmu, perubahan apa yang terjadi di dalam hidupmu setelah menghidupi Firman Tuhan ini

SHARE

Ceritakan kepada teman kompakmu rhema yang telah kamu dapatkan hari ini untuk dilakukan!

0

11/2019 November, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA

PRAY & WORSHIP

Tuhan rindu untuk kita dapat terus bertumbuh dan berbuah, datanglah kepada Tuhan dengan ucapan syukur serta penyembahan!

REFLECTION

Perumpamaan tentang seorang penabur

13:1 Pada hari itu keluarlah Yesus dari rumah itu dan duduk di tepi danau.

13:2 Maka datanglah orang banyak berbondong-bondong lalu mengerumuni Dia, sehingga Ia naik ke perahu dan duduk di situ, sedangkan orang banyak semuanya berdiri di pantai.

13:3 Dan Ia mengucapkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Kata-Nya: “Adalah seorang penabur keluar untuk menabur.

13:4 Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.

13:5 Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.

13:6 Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar.

13:7 Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati.

13:8 Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.

13:9 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!”

13:10 Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: “Mengapa Engkau berkata-kata kepada mereka dalam perumpamaan?”

13:11 Jawab Yesus: “Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak.

13:12 Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.

13:13 Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti.

13:14 Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap.

13:15 Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.

13:16 Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.

13:17 Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.

13:18 Karena itu, dengarlah arti perumpamaan penabur itu.

13:19 Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.

13:20 Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira.

13:21 Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segera murtad.

13:22 Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.

13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.”

Matius 13:1-23


Jawab Yesus: “Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya.

Matius 15:13


  1. Berdasarkan pengajaran yang telah kita baca sebelumnya, apa yang dimak- sud dengan menjadi seorang murid?
  2. Di tanah seperti apa sajakah benih dapat tertabur? Apakah maksud dari tanah-tanah tersebut? (Ayat 18-23)
  3. Hal apakah yang akan terjadi dengan setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa? (Matius 15:13)

DEVOTION

Benih dapat tertabur di berbagai macam tanah hati, tergantung bagaimana cara kita berespon untuk menyambut benih tersebut. Tetapi ada dua jenis benih yang dapat tertabur di dalam tanah hati kita, yaitu benih Firman Tuhan dan benih dunia. Benih Firman Tuhan adalah perkataan dan janji-janji yang Bapa berikan untuk hidup kita, sedangkan benih dunia adalah setiap ketaku- tan, kekuatiran, kesombongan, cinta akan uang, dan lain-lain yang bersifat kedagingan. Bapa katakan bahwa Ia akan mencabut setiap tanaman yang bukan berasal dari benih Firman Tuhan bahkan sampai ke akar-akarnya, supaya tanah hati kita hanya dipenuhi oleh Kebenaran saja! Mari sambut benuh Firman Tuhan dengan penuh sukacita!

CHALLENGE

Temukanlah benih apa saja yang telah tertabur di dalam hatimu! Akuilah setiap benih-benih yang bukan berasal dari Firman itu kepada teman komselmu ataupun teman kompakmu dan mintalah mereka meneguhkanmu kembali dengan Kebenaran Firman Tuhan!

SHARE

Ceritakan kepada teman kompakmu rhema yang telah kamu dapatkan hari ini untuk dilakukan!

0

PREVIOUS POSTSPage 1 of 39NO NEW POSTS