POSTS
17
November 2019
Hidup Di Dalam Kristus
17
November 2019
Amsal 21:23
17
November 2019
DIBALIK KUASA SALIB
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
11/2019 November, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-4, RENUNGAN

Iman bertumbuh dalam penganiayaan dan dalam pembacaan Kitab Suci

8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

8:3 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,

8:4 supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.

8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.

8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.

8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

8:10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.

8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Roma 8: 1-11

Penjelasan :

Fokus dan kejar apa yang kekal, karena kita berurusan dengan Allah yang kekal. Fokus kita bukan pada apa yang fana, melainkan pada apa yang kekal. Fokus bukan pada kedagingan, melainkan fokus pada Roh. Ketika kita hidup di dalam Kristus, hidup kita bukanlah tentang diri kita lagi. Hidup kita adalah tentang PribadiNya yang tinggal di dalam diri kita. Takluk pada Roh senantiasa.

Pertanyaan :

  1. Seperti apakah kehidupan orang yang hidup menurut daging?
  2. Sebaliknya, seperti apakah kehidupan orang yang hidup menurut Roh?
  3. Apakah kunci supaya kita bisa hidup menurut Roh?
  4. Selama ini apakah kamu sudah hidup menurut Roh?
    Sudahkah kamu mengikuti pimpinanNya?
0

11/2019 November, 2019 KEGA Baby, 2019 Toga, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-4, RENUNGAN
Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran.
Amsal 4:23

Penjelasan :

Lidah adalah bagian dari tubuh kita yang kecil namun banyak sekali kegunaannya bukan? Salah satunya untuk bicara. Tuhan katakan kita perlu menjaga perkataan kita. Karena melalui perkataan kita dapat memuji Tuhan atau sebaliknya.

Aktivitas :

Isilah jawaban di gambar ini

Gerak & Lagu :

Dua mata saya

Doa :

Tuhan, aku ingin memakai lidahku ini untuk memuji dan memuliakan namaMu.

0

11/2019 November, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA

PRAY & WORSHIP

Datanglah kepada Bapa dengan kerinduan untuk mengenal Dia dan isi hati-Nya lebih dalam lagi. Sembahlah Dia dengan segenap hatimu dan fokus- kanlah dirimu sepenuhnya kepada suara-Nya tanpa teralihkan oleh hal-hal lain.

REFLECTION

Hal pengajaran yang sesat

7:15 “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.

7:16 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?

7:17 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.

7:18 Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.

7:19 Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.

7:20 Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.

7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Matius 7:15-23


  1. Apa yang perlu kita waspadai? (Ayat 15-16)
  2. Apa yang akan dihasilkan oleh masing-masing pohon yang baik dan pohon yang tidak baik? (Ayat 17-20)
  3. Darimanakah kita akan dapat mengenal dan membedakan pohon yang baik dan pohon yang tidak baik? (Ayat 20)

DEVOTION

Menjadi sebuah hal yang sesat atau melenceng dari kebenaran apabila kita melakukan banyak hal-hal rohani tanpa menjadi semakin dekat dan intim dengan Bapa. Tuhan sangat tertarik dengan isi hati kita, namun sayangnya kita tertarik pada isi tangan Tuhan lebih daripada isi hati-Nya. Kita terbiasa menambah waktu pelayanan kita dan mengurangi waktu kita untuk mere- nungkan dan mendengarkan suara-Nya. Padahal Firman Tuhan mengatakan bahwa hanya pohon yang baik yang akan menghasilkan buah yang baik. Demikianlah hanya orang yang benar-benar melekat pada Yesus yang bisa menghasilkan buah-buah yang baik dalam kehidupannya.

CHALLENGE

Setelah mendengar kebenaran Firman Tuhan hari ini, ceklah hatimu dan akuilah kepada kompak-mu apakah lewat pelayananmu selama ini kamu menjadi semakin dengan dan kenal dengan hati-Nya atau justru menjadi jauh dan sibuk? Milikilah hati yang ingin bertobat dan buatlah komitmen untuk semakin dekat dengan-Nya!

SHARE

Ceritakan kepada teman kompakmu rhema yang telah kamu dapatkan hari ini untuk dilakukan!

0

11/2019 November, 2019 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-2, RENUNGAN

11:23 Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti

11:24 dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: “Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!”

11:25 Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!”

11:26 Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.

1 KORINTUS 11:23-26

Kita telah merenungkan bagaimana kita perlu hidup terus mengenal Kristus. Kita juga telah merenungkan dampak kuasa kebangkitan dan kematian-Nya bagi kita. Dan janji jika hal ini terus menjadi bagian dalam hidup kita maka kita akan mengalami keserupaan dengan Kristus dalam kematian-Nya dan memperoleh kebangkitan dari antara orang mati.

Hari ini kita merenungkan bagaimana Paulus pun mengingatkan dan meneruskan kepada kita apa yang ia telah terima dari Tuhan bahwa setiap kali kita makan perjamuan, kita tidak melakukan dengan salah. Tetapi kita melakukannya dengan benar.

Ketika kita makan roti dan minum anggur perjamuan kudus, sesungguhnya kita tidak hanya sedang makan dan minum. Tetapi sesungguhnya kita sedang merenungkan kematian Yesus. Dan tidak hanya itu saja. Dikatakan oleh Paulus bahwa setiap kali kita melakukan makan roti dan minum anggur itu, kita diberi perintah untuk memberitakan kematian-Nya hingga Ia datang kembali.

Hari ini, jika kita telah semakin mengerti bahwa kita hidup, kita terus hidup untuk mengenal, mengerti kuasa kebangkitan dan persekutuan dengan kematian-Nya. Kita perlu juga hidup sebagai pembawa berita bahwa Yesus Tuhan kita telah mati, namun Ia juga telah hidup kembali untuk memberi kehidupan kekal bagi semua orang yang percaya kepada-Nya.

Betapa dahsyatnya kuasa dibalik salib yaitu pengenalan, kebangkitan dan kematian-Nya bukan.

Pertanyaan :

(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
    1. Apakah yang diteruskan oleh Paulus kepada kita dalam hal ini?
    2. Apakah yang kita perlu sadari ketika kita makan tubuh-Nya yaitu roti?
    3. Apakah yang kita perlu sadari ketika kita minum anggur?
    4. Perintah apakah di balik kita makan roti dan minum anggur ini?
    1. Bagaimana selama ini yang saudara mengerti tentang makan roti dan minum anggur?
    2. Pencerahan apakah yang saudara dapatkan hari ini ketika membaca perenungan hari ini?
    3. Bagaimana selama ini saudara melakukan perintah Tuhan ini?
    1. Pertobatan apakah yang saudara akan lakukan hari ini? Datanglah dan bawalah komitmen saudara!
    2. Milikilah waktu untuk bersekutu dengan anggota keluarga, kompak atau komunitas saudara. Bagikan apa yang Tuhan singkapkan dan ceritakan pertobatan saudara.
    3. Ambillah waktu untuk bersama-sama berdoa, menyembah Tuhan. Alamilah secara bersama kehadiran Allah di tengah-tengah saudara.

Topik Doa:

Naikkanlah ucapan syukur dan ucapan iman kita tentang Tuhan – Empunya segala ciptaan yang ada.
0

11/2019 November, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-3, RENUNGAN

Iman bertumbuh dalam penganiayaan dan dalam pembacaan Kitab Suci

3:10 Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku.

3:11 Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku dari padanya.

3:12 Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,

3:13 sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan.

3:14 Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.

3:15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

2 Timotius 3: 10-17

Penjelasan :

Dalam hidupnya, Timotius mengikuti teladan Paulus. Tentunya ini bukanlah hal yang mudah. Bahkan Timotius harus ikut mengalami aniaya bersama Paulus. Tapi imannya tidak goyah. Walaupun Timotius masih muda, ia sudah dipakai Tuhan untuk menjadi berkat dan teladan bagi banyak orang. Tapi apa yang membuat Timotius memiliki iman yang kuat? Sejak kecil, Timotius sudah mengenal Firman Tuhan. Firman Tuhan inilah yang menolong Timotius untuk bertumbuh dalam iman. Dan Firman Tuhan inilah yang membuat hidup Timotius berbuah dan menjadi berkat bagi banyak orang. Maukah kamu dipakai Tuhan seperti Timotius?

Pertanyaan :

  1. Bagaimana kehidupan iman Timotius menurut bacaan ini?
  2. Hal apa yang menolong Timotius sehingga ia bisa bertumbuh dalam iman sedemikian rupa?
  3. Selama ini ketika kamu membaca Firman dan merenungkan Firman, apakah Firman itu sungguh sudah mengubah hidupmu?
  4. Perubahan apa yang selama ini sudah terjadi?
0

11/2019 November, 2019 KEGA Baby, 2019 Toga, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-3, RENUNGAN
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Amsal 4:23

Penjelasan :

Apa yang dimaksud dengan kehidupan? Artinya adalah hidup kita dapat menjadi teladan, berkat dan terlebih lagi orang-orang dapat melihat Kristus dalam kita.

Aktivitas :

Mencari perbedaan

Gerak & Lagu :

Bagaikan bejana

Doa :

Tuhan, biarlah orang-orang diberkati dan dapat melihat serta merasakan Kristus di dalam hidupku. Pakailah hidupku ini untuk membawa banyak orang mengenal Engkau.

0

11/2019 November, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-3, RENUNGAN, TOGA

PRAY & WORSHIP

Berbahasa rohlah dan samakanlah frekuensi hati dan pikiranmu dengan hatiN- ya sehingga kamu dapat menerima dengan lembut kebenaran hari ini yang memerdekakan kamu.

REFLECTION

Pemberitahuan pertama tentang penderitaan Yesus dan syarat-syarat mengikut Dia

9:22 Dan Yesus berkata: “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”

9:23 Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

9:24 Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.

9:25 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?

9:26 Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku, Anak Manusia juga akan malu karena orang itu, apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan-Nya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus.

9:27 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Kerajaan Allah.”

Lukas 9:22-27


  1. Berdasarkan pengajaran yang telah kita baca sebelumnya, apa solusi untuk kita terlepas dari sikap hati tidak mau diganggu / berubah?
  2. Setiap orang yang mau mengikut Yesus, ia harus lakukan apa? (Ayat 23)
  3. Bagaimana cara kita menyelamatkan nyawa kita? (Ayat 24)

DEVOTION

Sangkal diri dan pikul salib adalah jawaban yang kita perlukan ketika kita bergumul dengan zona nyaman yang kita miliki, khususnya ketika kita tidak suka diganggu/ berubah. Ego kita menginginkan kenyamanan, segala sesuatu sesuai dengan ekspektasi yang kita bayangkan dan membenci perubahan yang terjadi secara drastis. Salib menjadi jawaban untuk mematikan ego kita. Sehingga, kita mengalami kita hidup, namun bukan lagi kita yang hidup, melainkan Kristus yang hidup.

CHALLENGE

Mulailah membuat list hal-hal di dalam kehidupanmu yang kamu sadari perlu mengalami pertobatan, namun jika kamu masih enggan untuk melakukannya, hampirilah otoritas rohanimu dan kompakmu, mintalah pertolongan kepada mereka untuk membantu dan mendukungmu dalam proses keluar dari zona nyaman!

SHARE

Ceritakan kepada teman kompakmu rhema yang telah kamu dapatkan hari ini untuk dilakukan!

0

11/2019 November, 2019 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-2, RENUNGAN

9:23 Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

9:24 Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.

9:25 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?

LUKAS 9:23-25

Kita telah mengetahui bagaimana penderitaan yang dialami Yesus. Namun Tuhan kita bukan ingin kita merasakan penderitaan-Nya agar kita sekedar merasakan penderitaan tersebut. Tetapi ketika kita ikut menderita karena iman percaya kita kepada Yesus, kita semakin menyadari dan mengenal Tuhan kita. Kita memiliki Tuhan yang hidup, yang bersedia menyerahkan diri-Nya untuk menggantikan seluruh dosa kita, kelemahan kita.

Yang Ia mau kita memiliki persekutuan dengan dalam penderitaan-Nya yaitu kita perlu hidup dengan menyangkal diri, memikul salib-Nya yang sama dengan kita tidak lagi hidup menuruti keinginan daging kita lagi, tetapi mengikuti pimpinan Roh Allah. Karena hidup kita telah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup yang telah kita renungkan pada hari Rabu yang lalu.

Dalam 2 Korintus 4:10 – Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami.

Ketika kita mengalami penderitaan Kristus, kita bisa semakin mengerti hati Tuhan. Kita semakin bernyala-nyala untuk lebih lagi mengasihi jiwa-jiwa yang terhilang. Hati Tuhan yang rindu menyelamatkan banyak orang semakin menjadi hati kita.

Mari kita terus membangun, merenungkan dan memiliki pengalaman hidup bersekutu dalam penderitaan-Nya.

Pertanyaan :

(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
    1. Apa yang harus kita lakukan sebagai orang yang mengikut Yesus?
    2. Bagaimana agar nyawa kita dapat selamat?
    3. Apakah yang harus kita bawa dalam hidup? Dan mengapa kita harus demikian? 2 Korintus 4:10-11
    1. Bagaimana selama satu minggu ini saudara hidup sebagai pengikut Kristus?
    2. Apakah saudara telah hidup bagi Tuhan, ataukah masih hidup menuruti keinginan saudara sendiri?
    3. Bagaimana hari-hari ini saudara membawa kematian Kristus dalam aktivitas hidup saudara?
    1. Datanglah kepada Tuhan, bangunlah persekutuan dengan-Nya. Renungkanlah pengorbanan-Nya yang telah Ia lakukan bagi saudara dan bersyukurlah.
    2. Ambillah waktu bersekutu kembali bersama anggota keluarga, kompak atau komunitas saudara. Secara bergantian bagikan apa yang dialami sepanjang hari ini.
    3. Berdoa dan menyembahlah secara bersama-sama, renungkanlah pula pengorbanan yang telah Yesus lakukan bagi kalian. Dan bersyukurlah!

Topik Doa:

Panjatkanlah permohonan, doa syafaat dan syukur bagi umat beragama di Indonesia. Agar terus hidup rukun dan hidup bergotong royong.
0

11/2019 November, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-3, RENUNGAN

Percakapan dengan perempuan Samaria

4:1 Ketika Tuhan Yesus mengetahui, bahwa orang-orang Farisi telah mendengar, bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes

4:2 –meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, —

4:3 Iapun meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea.

4:4 Ia harus melintasi daerah Samaria.

4:5 Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf.

4:6 Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.

4:7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: “Berilah Aku minum.”

4:8 Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.

4:9 Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: “Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?” (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.)

4:10 Jawab Yesus kepadanya: “Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup.”

4:11 Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?

4:12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?”

4:13 Jawab Yesus kepadanya: “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,

4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”

4:15 Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air.”

4:16 Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini.”

4:17 Kata perempuan itu: “Aku tidak mempunyai suami.” Kata Yesus kepadanya: “Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,

4:18 sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar.”

4:19 Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi.

4:20 Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah.”

4:21 Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.

4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.

4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

4:25 Jawab perempuan itu kepada-Nya: “Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami.”

4:26 Kata Yesus kepadanya: “Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau.”

4:27 Pada waktu itu datanglah murid-murid-Nya dan mereka heran, bahwa Ia sedang bercakap-cakap dengan seorang perempuan. Tetapi tidak seorangpun yang berkata: “Apa yang Engkau kehendaki? Atau: Apa yang Engkau percakapkan dengan dia?”

4:28 Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ:

4:29 “Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?”

4:30 Maka merekapun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus.

4:31 Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: “Rabi, makanlah.”

4:32 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: “Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal.”

4:33 Maka murid-murid itu berkata seorang kepada yang lain: “Adakah orang yang telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?”

4:34 Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

4:35 Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.

4:36 Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita.

4:37 Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai.

4:38 Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain berusaha dan kamu datang memetik hasil usaha mereka.”

4:39 Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: “Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat.”

4:40 Ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya, supaya Ia tinggal pada mereka; dan Iapun tinggal di situ dua hari lamanya.

4:41 Dan lebih banyak lagi orang yang menjadi percaya karena perkataan-Nya,

4:42 dan mereka berkata kepada perempuan itu: “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia.”

Yohanes 4: 1-42

Penjelasan :

Orang yang menerima air hidup tidak akan haus lagi, sebaliknya akan ada mata air yang menancar dari dalam dirinya. Air hidup ini berbicara tentang perjumpaan dengan Tuhan. Saat kita mengalami perjumpaan dengan Tuhan, kita tidak akan “haus” lagi, kita tidak akan mencari kesenangan dari hal lain. Inilah yang dialami si perempuan Samaria. Saat perempuan Samaria ini berjumpa dengan Yesus, “kehausan” nya dipuaskan. Dan bukan hanya itu, ada “mata air” yang menancar dari dalam perempuan Samaria ini. Bahkan ia menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarnya. Inilah yang setiap kita seharusnya alami, ketika kita berjumpa dengan Yesus hidup kita seharusnya berbuah dan menjadi berkat. Sudahkah kamu menjadi berkat?

Pertanyaan :

  1. Bagaimana sebenernya kondisi dan kehidupan si perempuan Samaria?
  2. Apa yang dia alami ketika bertemu Yesus?
  3. Apa yang terjadi setelah dia bertemu dengan Yesus?
  4. Apakah sekarang kamu pernah mengalami “kehausan” akan sesuatu atau terus mengalami ketidakpuasan dalam hidup ini?
0

11/2019 November, 2019 KEGA Baby, 2019 Toga, KEGA, KEGA Baby, Minggu ke-3, RENUNGAN
Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”
Markus 7:23

Penjelasan :

Hati seperti apa yang penuh dengan dosa? Hati yang didalamnya tidak ada Tuhan Yesus. Sebab hanya Yesus saja yang dapat membersihkan hati kita dari dosa.

Aktivitas :

Maze

Gerak & Lagu :

Mari Masuk

Doa :

Tuhan, masuklah dalam hidupku. Jadilah Tuhan dan juru selamatku. Aku ingin hidupku kudus dan berkenan kepadaMu.

0

PREVIOUS POSTSPage 1 of 276NO NEW POSTS
Skip to toolbar