PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
05/2019 Mei, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA
Being a disciple of Jesus Christ is not an effort of once a week or once a day. It is an effort of once and for all.
(Dieter F. Uchtdorf)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya hati kita dipenuhi oleh belas kasihan dari Bapa untuk kita dapat memenangkan jiwa-jiwa yang belum percaya kepada Yesus.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Perintah untuk memberitakan Injil

28:16 Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka.

28:17 Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.

28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

28:20dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Matius 28:16-20

REFLECTION

  1. Hal apakah yang Yesus perintahkan kepada kita? (Ayat 19-20)
  2. Apakah yang Yesus janjikan kepada kita? (Ayat 20b)

DEVOTION

Ketika kita hidup dalam Yesus, hidup kita bukanlah miliki kita lagi melainkan milik Yesus. Yesus merindukan untuk kita hidup bukan hanya untuk diri kita sendiri. Sama seperti Yesus datang ke dunia bukan untuk kepentingan diri-Nya sendiri melainkan untuk melakukan kehendak Bapa-Nya untuk mencari yang terhilang. Demikian pula dengan kita, Yesus menghendaki supaya hidup kita bukan untuk diri kita sendiri, tetapi untuk orang lain. Yesus memerintahkan kita untuk pergi mencari yang terhilang dan membawa mereka kepada Bapa untuk diselamatkan. Tuhan merindukan untuk kita pergi supaya dapat meninggalkan jejak yang baik dan bermakna dalam kehidupan orang lain.

Saya teringat ketika suatu saat hidup saya suam-suam kuku dan tidak berbuah, suatu ketika pemimpin saya berkata kepada saya: “Apakah kamu sudah meninggalkan jejak yang baik dalam hidup orang lain disekitarmu? Apakah hidup kamu sudah bermakna bagi orang lain? Apakah kehadiranmu dalam hidup orang lain sudah membawa mereka kepada keselamatan dan kasih yang sejati?”. Pertanyaan itu membuka mata saya dan membuat saya menyadari bahwa hidup saya bukanlah tentang saya tetapi tentang seberapa banyak orang-orang disekitar kita dapat merasakan kasih Bapa dalam hidupnya. Pertanyaan itu mengubah hidup saya dan membuat saya hari ini mampu semakin bertumbuh di dalam membawa orang kepada Yesus (KM). Seberapa banyak orang lain sudah menjadi percaya kepada Yesus melalui hidupmu?

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Siapakah orang yang akan kamu ajak untuk mengenal Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat?

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah siapakah orang yang akan kamu bawa untuk mengenal Yesus kepada teman kompakmu dan berdoalah Bersama untuk orang tersebut dapat mengenal Yesus!

0

05/2019 Mei, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA
You say, “food for the stomach and the stomach for food, and God will destroy them both.”
1 Corinthians 6 : 13a

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya kita menjadi semakin peduli dengan kesehatan kita, karena kesehatan kita pun adalah persembahan yang bisa kita berikan kepada Tuhan.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

6:12 Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun.

6:13 Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh.

6:14 Allah, yang membangkitkan Tuhan, akan membangkitkan kita juga oleh kuasa-Nya.

6:15 Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak!

6:16 Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: “Keduanya akan menjadi satu daging.”

6:17 Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.

6:18 Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.

6:19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, –dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?

6:20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

1 Korintus 6:12-20

REFLECTION

  1. Apa yang Firman Tuhan katakan tentang tubuh?

DEVOTION

Tubuh kita adalah bait Allah, tempat dimana Roh-Nya tinggal dan berdiam. Tetapi seringkali kita memperlakukan tubuh kita dengan tidak bijaksana dan tidak seharusnya: kita makan makanan yang tidak sehat/ tidak bergizi, tidak berolahraga, merokok, dan tidak mengatur jam tidur dengan baik. Bagaimana cara kita mengasihi, merawat, dan menghargai tubuh kita menggambarkan bagaimana kita menghormati diri kita sebagai tempat kediaman Roh Tuhan. Tubuh kita adalah persembahan yang hidup, kudus dan berkenan kepada Allah. Kita tidak mengejar atau mengikuti pandangan dunia tentang kesempurnaan tubuh, namun kita perlu mensyukuri tubuh pemberian Tuhan dengan cara merawatnya. Allah akan semakin maksimal bekerja di dalam kita apabila kita memiliki tubuh dan jiwa yang sehat.

Apabila kita menyadari bahwa tubuh kita adalah tempat kediaman Allah, kita tidak akan mengizinkan tubuh kita dirusak oleh obat-obatan dan asap rokok. Kita perlu memiliki pengendalian diri, bukan hawa nafsu yang membuat kita makan makanan yang tidak sehat hanya untuk memuaskan lidah. Mengatur kecukupan jam tidur dan istirahat juga adalah bentuk kita merawat tubuh kita. Dengan memiliki pola hidup yang terjaga, tentu kita akan memiliki umur yang panjang dan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, sangat penting untuk kita level up dengan memelihara kesehatan tubuh kita. Tubuh kita di dunia adalah sarana kita untuk dapat melayani dan memuliakan Tuhan. Buatlah rencana untuk kamu level up di dalam kesehatan!

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apakah kamu menyadari pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan telah mempraktekannya? Ceritakanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah kepada pemuridmu apa yang menjadi komitmen dan langkah praktis yang akan kamu lakukan untuk menjaga kesehatan tubuhmu!

0

05/2019 Mei, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA
Don’t let your emotions be your decisions maker. Stop and pray, let God lead you. He can change everything
(Unknown)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus menuntun kita dalam membaca dan merenungkan Firman agar kita senantiasa menyerahkan jiwa dan emosi kita untuk diperbaharui dan disembuhkan setiap harinya.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

5:1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

5:2 Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu.

5:3 Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat.

5:4 Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.

5:5 Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan.

5:6 Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.

5:7 Dahulu kamu berlomba dengan baik. Siapakah yang menghalang-halangi kamu, sehingga kamu tidak menuruti kebenaran lagi?

5:8 Ajakan untuk tidak menurutinya lagi bukan datang dari Dia, yang memanggil kamu.

5:9 Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan.

5:10 Dalam Tuhan aku yakin tentang kamu, bahwa kamu tidak mempunyai pendirian lain dari pada pendirian ini. Tetapi barangsiapa yang mengacaukan kamu, ia akan menanggung hukumannya, siapapun juga dia.

5:11 Dan lagi aku ini, saudara-saudara, jikalau aku masih memberitakan sunat, mengapakah aku masih dianiaya juga? Sebab kalau demikian, salib bukan batu sandungan lagi.

5:12 Baiklah mereka yang menghasut kamu itu mengebirikan saja dirinya!

5:13 Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

5:14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!”

5:15 Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan.

5:16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.

5:17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging–karena keduanya bertentangan–sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.

5:18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.

5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,

5:20penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,

5:21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,

5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

5:24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.

5:25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

Galatia 5:1-25

1:1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

1:2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

1:3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Mazmur 1:1-3

REFLECTION

  1. Apa yang telah Kristus lakukan bagi kita? (Galatia 5:1-2)
  2. Apa yang menjadi perbuatan daging dan apa yang menjadi buah Roh?

DEVOTION

Ketika kita menerima keselamatan, seketika itu juga roh kita digantikan menjadi Roh yang baru, namun jiwa dan tubuh kita masih tidak sempurna dan terbatas. Roh adalah penurut, tetapi daging lemah. Jiwa dan tubuh kita dipengaruhi oleh banyak kejadian dan pengalaman di masa lalu. Kesehatan emosi kita adalah salah satu permasalahan jiwa kita (galau, moody, baper, merasa tidak berharga, loneliness, amarah yang meledak-ledak, dan lain-lain). Seringkali jiwa kita menghasilkan perbuatan-perbuatan yang cemar walaupun sebenarnya kita tidak ingin berbuat seperti itu, sehingga kita perlu membiasakan diri untuk kita terus menerus dibersihkan dan diperbaharui oleh kebenaran Firman Tuhan supaya perbuatan daging kita digantikan dengan buah Roh.

Surat jemaat Galatia menggunakan kata “buah Roh” – untuk menghasilkan buah, perlu ada akar yang tertanam kuat pada sumber kebenaran. Pohon tidak pernah memaksakan dirinya untuk berbuah, ia hanya perlu konsisten menyerap nutrisi (kebenaran) yang ia perlukan hingga tanpa perlu dipaksakan pun, pasti ia akan berbuah dengan sendirinya. Sama seperti kehidupan kita, ketika kita terus menerus menerima Firman dan taat melakukannya, pasti hidup kita akan berbuah termasuk kesehatan emosional kita juga akan disembuhkan dan dipulihkan. Yuk bersama-sama kita melekat dengan Firman yang adalah sumber kehidupan kita, sehingga kita dapat semakin dipulihkan dan bertumbuh di dalam kesehatan jiwa (emosi) kita.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Bagaimana kondisi kesehatan emosionalmu saat ini? Ceritakanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan dari perenungan hari ini kepada komunitas sepakatmu!

0

05/2019 Mei, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA
It’s your responsibility to do what God told you to do… not to worry about the outcome
(Joyce Mayer)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya kita dapat menyatakan Kristus melalui tanggung jawab yang kita lakukan di dalam keseharian kita.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

12:1 Sekarang tentang karunia-karunia Roh. Aku mau, saudara-saudara, supaya kamu mengetahui kebenarannya.

12:2 Kamu tahu, bahwa pada waktu kamu masih belum mengenal Allah, kamu tanpa berpikir ditarik kepada berhala-berhala yang bisu.

12:3 Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorangpun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: “Terkutuklah Yesus!” dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: “Yesus adalah Tuhan”, selain oleh Roh Kudus.

12:4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.

12:5 Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.

12:6 Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.

12:7 Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.

12:8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.

12:9 Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.

12:10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.

12:11 Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.

12:12 Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.

12:13 Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

12:14 Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota.

12:15 Andaikata kaki berkata: “Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh”, jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?

12:16 Dan andaikata telinga berkata: “Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh”, jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?

12:17 Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman?

12:18 Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya.

12:19 Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh?

12:20 Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh.

12:21 Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: “Aku tidak membutuhkan engkau.” Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: “Aku tidak membutuhkan engkau.”

12:22 Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan.

12:23 Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus.

12:24 Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus,

12:25 supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan.

12:26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.

12:27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.

12:28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.

12:29 Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat,

12:30 atau untuk menyembuhkan, atau untuk berkata-kata dalam bahasa roh, atau untuk menafsirkan bahasa roh?

12:31 Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi.

1 Korintus 12:1-31

REFLECTION

  1. Apa yang Roh berikan kepada tiap-tiap orang? (Ayat 7-11)
  2. Bagaimana seharusnya sikap masing-masing anggota tubuh? (Ayat 22-26)

DEVOTION

Sebagai anggota tubuh Kristus, Roh Kudus memberikan kita karunia masing-masing dengan tujuan supaya kita dapat lebih lagi membangun tubuh-Nya. Karunia-karunia tersebut bukanlah senjata untuk kita saling membandingkan atau memegahkan diri, namun bertujuan untuk mempesatukan seluruh tubuh Kristus. Demikian juga dengan setiap kita sebagai orang percaya, Roh Kudus memberikan kita karunia dan kita perlu belajar memfungsikannya sebagai bentuk pertanggungjawaban kita kepada Tuhan. Bertanggungjawab artinya menyadari dan mensyukuri apa yang telah Tuhan berikan dalam hidup kita, mengusahakannya agar berbuah dan mengembalikannya untuk kemuliaan Tuhan.

Kita perlu bertanggung jawab dalam kehidupan kita di sekolah, keluarga, komsel serta dalam pelayanan kita entah kita dilihat orang lain atau tidak. Seringkali justru sebagai orang percaya kita terlihat tidak bertanggung jawab bahkan untuk hal-hal yang sederhana. Kesetiaan dan tanggung jawab dari hal kecil yang tidak dilihat orang akan membawa kita kepada tanggung jawab yang lebih besar. Ketika kita seringkali membayangkan tanggung jawab yang besar, sudahkah kita belajar untuk tetap setia pada peran kecil yang juga diberikan oleh Tuhan?

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apakah yang menjadi karuniamu? Sudahkah kamu mempertanggung jawabkan hal tersebut dengan maksimal? Ceritakanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan hari ini kepada teman komselmu dan buatlah komitmen praktis sehingga hidupmu dapat menjadi semakin bertanggungjawab setiap saatnya!

0

05/2019 Mei, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA
Evil words destroy one’s friends, wise discernment rescues the godly
Proverbs 11 : 9

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus menuntun kita dalam membaca dan merenungkan Firman agar kita memiliki kerendahan hati untuk level up dalam perkataan kita.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

1:19 Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;

1:20 sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.

1:21 Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

1:23 Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin.

1:24 Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya.

1:25 Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.

1:26 Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.

1:27 Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.

Yakobus 1:19-27

REFLECTION

  1. Kebenaran apa yang perlu kita ingat? (Ayat 19)
  2. Apa yang perlu kita buang dari dalam hati dan apa yang perlu kita terima

DEVOTION

Ketika kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat dalam hidup kita, seketika itu juga kita memiliki status anak Allah sehingga kita-pun mempunyai kuasa di dalam setiap perkataan kita. Tuhan menjadikan kita sedemikian sebab Ia memiliki maksud agar kita memerintah dan berkuasa atas seluruh bumi ini (Kejadian 1:26). Sama seperti Allah menciptakan dunia dan seluruh isinya dengan berfirman, demikian juga ada kuasa yang mengalir saat kita memperkatakan sesuatu. Dalam hidup kita setiap hari, jika kita menyadari ada kuasa yang sedemikian hebat saat kita berkata-kata, kita akan semakin berhati-hati dalam berkata-kata dan mengubah perkataan negative menjadi perkataan FIrman yang memiliki kuasa.

Seringkali kita terbiasa mengeluarkan kata-kata yang sia-sia, menghujat, kutuk, mencaci-maki, dan penghakiman terhadap diri orang lain maupun diri kita sendiri tanpa menyadari bahwa ada konsekuensi dari perkataan buruk yang kita ucapkan secara sadar maupun tidak sadar. Dalam pertemanan dan candaan kita sehari-hari, apakah kita tanpa sadar sebenarnya sedang menusukkan panah dan luka lewat perkataan kita? Saat kita marah atau tersakiti, perkataan apa yang keluar dari mulut kita? Apakah itu berkat atau kutuk? Kita perlu level up dalam perkataan kita. Bukan hanya untuk tidak mengeluarkan kata-kata yang kasar, namun terlebih lagi supaya lewat perkataan kita, kita membangun diri orang lain untuk lebih baik bahkan lewat perkataan kita akan terjadi mujizat, kesembuhan, pertobatan, dan hidup yang diubahkan.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Bagaimana kebiasaan kita dalam mengeluarkan perkataan? Apakah kita sudah menggunakannya untuk membangun dan memberkati? Ceritakanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan hari ini dan buatlah komitmen kepada teman komselmu hari ini untuk kamu dapat level up di dalam perkataanmu!

0

05/2019 Mei, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA
Blessed are the pure in heart, for they shall see God.
Matthew 5 : 8

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus menuntun kita dalam membaca dan merenungkan Firman supaya kita dapat belajar untuk hidup mengejar kekudusan.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Dosa dalam jemaat

5:1 Memang orang mendengar, bahwa ada percabulan di antara kamu, dan percabulan yang begitu rupa, seperti yang tidak terdapat sekalipun di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, yaitu bahwa ada orang yang hidup dengan isteri ayahnya.

5:2 Sekalipun demikian kamu sombong. Tidakkah lebih patut kamu berdukacita dan menjauhkan orang yang melakukan hal itu dari tengah-tengah kamu?

5:3 Sebab aku, sekalipun secara badani tidak hadir, tetapi secara rohani hadir, aku–sama seperti aku hadir–telah menjatuhkan hukuman atas dia, yang telah melakukan hal yang semacam itu.

5:4 Bilamana kita berkumpul dalam roh, kamu bersama-sama dengan aku, dengan kuasa Yesus, Tuhan kita,

5:5 orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan.

5:6 Kemegahanmu tidak baik. Tidak tahukah kamu, bahwa sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan?

5:7 Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.

5:8 Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.

5:9 Dalam suratku telah kutuliskan kepadamu, supaya kamu jangan bergaul dengan orang-orang cabul.

5:10 Yang aku maksudkan bukanlah dengan semua orang cabul pada umumnya dari dunia ini atau dengan semua orang kikir dan penipu atau dengan semua penyembah berhala, karena jika demikian kamu harus meninggalkan dunia ini.

5:11 Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.

5:12 Sebab dengan wewenang apakah aku menghakimi mereka, yang berada di luar jemaat? Bukankah kamu hanya menghakimi mereka yang berada di dalam jemaat?

5:13 Mereka yang berada di luar jemaat akan dihakimi Allah. Usirlah orang yang melakukan kejahatan dari tengah-tengah kamu.

Mencari keadilan pada orang-orang yang tidak beriman

6:1 Apakah ada seorang di antara kamu, yang jika berselisih dengan orang lain, berani mencari keadilan pada orang-orang yang tidak benar, dan bukan pada orang-orang kudus?

6:2 Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Dan jika penghakiman dunia berada dalam tangan kamu, tidakkah kamu sanggup untuk mengurus perkara-perkara yang tidak berarti?

6:3 Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat? Jadi apalagi perkara-perkara biasa dalam hidup kita sehari-hari.

6:4 Sekalipun demikian, jika kamu harus mengurus perkara-perkara biasa, kamu menyerahkan urusan itu kepada mereka yang tidak berarti dalam jemaat?

6:5 Hal ini kukatakan untuk memalukan kamu. Tidak adakah seorang di antara kamu yang berhikmat, yang dapat mengurus perkara-perkara dari saudara-saudaranya?

6:6 Adakah saudara yang satu mencari keadilan terhadap saudara yang lain, dan justru pada orang-orang yang tidak percaya?

6:7 Adanya saja perkara di antara kamu yang seorang terhadap yang lain telah merupakan kekalahan bagi kamu. Mengapa kamu tidak lebih suka menderita ketidakadilan? Mengapakah kamu tidak lebih suka dirugikan?

6:8 Tetapi kamu sendiri melakukan ketidakadilan dan kamu sendiri mendatangkan kerugian, dan hal itu kamu buat terhadap saudara-saudaramu.

6:9 Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,

6:10 pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

6:11 Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita.

1 Korintus 5:1 – 6:11

REFLECTION

  1. Bagaimanakah seharusnya kita bermegah? (1 Korintus 5:6-8)
  2. Siapakah kita saat ini setelah ditebus oleh Kristus? (1 Korintus 6:10-11)

DEVOTION

Penebusan Kristus sekali untuk selamanya. Ia telah menebus setiap dosa kita di masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang. Tetapi seringkali kita masih sering bermain-main dengan dosa karena kita sering lupa untuk menganggap penebusan Kristus sebagai sesuatu yang berharga di dalam kehidupan kita. Terlebih lagi, kita suka bermegah atas dosa-dosa kita dan mengeraskan hati untuk bertobat. Sedikit ragi saja, mampu mengkhamirkan seluruh adonan. Ketidakkudusan akan membawa dampak yang buruk bagi seluruh anggota tubuh Kristus. Ketidakkudusan bukan hanya berbicara tentang pikiran cabul/ kotor saja, tetapi juga berbicara tentang kita yang seringkali masih senang berkubang dalam dosa: kepahitan, memfitnah, penyembahan berhala, iri hati, menipu dan semua jenis ego lainnya.

Orang-orang yang demikian tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Allah. Oleh sebab itu, kita perlu terus menerus bertobat. Kita perlu mengarahkan hidup kita untuk terus mengejar kemurnian dan kebenaran serta hidup dalam kekudusan. Ketika seseorang hidup mengejar kekudusan dan takut akan Tuhan, kita juga akan dapat membawa orang lain pada kebenaran dan pertobatan melalui keteladanan hidup yang kita berikan. Mari kita bersama-sama bertumbuh untuk terus mengejar kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak ada seorang pun yang akan melihat Allah.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apakah kamu masih mengusahakan untuk memiliki hidup (hati, pikiran dan perasaan) yang kudus di hadapan Tuhan? Ceritakanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Bersama dengan komunitas sepakatmu, saling terbukalah hal apa saja yang sulit untuk dirimu menangkan berbicara tentang kekudusan!

0

05/2019 Mei, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-3, RENUNGAN, TOGA
Show respect to people who don’t even deserve it, not as a reflection of their character, but as a reflection of yours.
Dave Willis

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus menuntun kita dalam membaca dan merenungkan Firman supaya kita dapat bertumbuh di dalam penerimaan dan hormat akan saudara di sekitar kita.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

3:1 Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus.

3:2 Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarangpun kamu belum dapat menerimanya.

3:3 Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?

3:4 Karena jika yang seorang berkata: “Aku dari golongan Paulus,” dan yang lain berkata: “Aku dari golongan Apolos,” bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?

3:5 Jadi, apakah Apolos? Apakah Paulus? Pelayan-pelayan Tuhan yang olehnya kamu menjadi percaya, masing-masing menurut jalan yang diberikan Tuhan kepadanya.

3:6 Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.

3:7 Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.

3:8 Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.

3:9 Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.

3:10 Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.

3:11 Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

3:12 Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,

3:13 sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.

3:14 Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.

3:15 Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.

3:16 Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

3:17 Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.

3:18 Janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri. Jika ada di antara kamu yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat.

3:19 Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis: “Ia yang menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya.”

3:20 Dan di tempat lain: “Tuhan mengetahui rancangan-rancangan orang berhikmat; sesungguhnya semuanya sia-sia belaka.”

3:21 Karena itu janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia, sebab segala sesuatu adalah milikmu:

3:22 baik Paulus, Apolos, maupun Kefas, baik dunia, hidup, maupun mati, baik waktu sekarang, maupun waktu yang akan datang. Semuanya kamu punya.

3:23 Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.

1 Korintus 3:1-23

REFLECTION

  1. Apakah hal terpenting dalam hidup bersama dengan tubuh Kristus?(Ayat 6)
  2. Bagaimana cara membangun tubuh Kristus? (Ayat 10-11)

DEVOTION

Saat kita tinggal dan tumbuh bersama dalam tubuh Kristus (komunitas rohani), kita akan menemukan anggota-anggota tubuh Kristus memiliki cara yang berbeda dengan kita dalam membangun satu sama lain, sehingga ketika kita fokus kepada perbedaan yang ada, kita pasti akan menimbulkan perselisihan. Perselisihan akan menghasilkan perpecahan tubuh (komunitas) dan akhirnya tidak membangun/ menghasilkan apapun juga. Paulus dan Apolos memiliki cara yang berbeda dalam membangun komunitas yang sehat. Tetapi Paulus menyadari bagian yang terpenting adalah meletakkan batu penjuru, yaitu Kristus sendiri sebagai dasar dari segala hal yang kita bangun dan pertumbuhan yang terjadi adalah pemberian dari Tuhan.

Kita adalah satu kesatuan di dalam Tuhan yang memerlukan saudara-saudara rohani yang lain untuk dapat saling membangun. Oleh karena itu, kita perlu merendahkan hati kita untuk dapat saling menghormati di dalam komunitas. Saat kita bertemu dan mendapati perbedaan pada teman komsel, pembina, pemimpin atau bahkan keluarga kita, mampukah kita bertumbuh untuk tetap menerima, mengasihi dan menghormati mereka? Biarlah pandangan kita hanya fokus kepada Kristus sehingga perbedaan yang terjadi tidak akan mengganggu kita lagi, melainkan kita akan tetap mengutamakan kesatuan dan saling menghormati sebagai satu keluarga rohani.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apakah kamu menemukan adanya perbedaan pada teman komsel, pembina, fasel, atau anggota tubuh Kristus yang lain? Bagaimana responmu menghadapi hal tersebut? Ceritakanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah kepada pemuridmu apa yang menjadi responmu selama ini dalam menghadapi setiap perbedaan yang ada!

0

05/2019 Mei, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-3, RENUNGAN, TOGA
Set your mind on things above
Collosians 3 : 2

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya kita dapat mengalami pertumbuhan dalam pikiran dan perasaan kita sehingga rupa Kristus semakin nyata melalui kita.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

2:1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,

2:2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,

2:3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;

2:4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,

2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,

2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,

2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

2:11 dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Filipi 2:1-11

REFLECTION

  1. Hal apakah yang Tuhan mau kita miliki Bersama-sama? (Ayat 5)
  2. Bagaimanakah teladan Yesus bagi kita? (Ayat 6-8)

DEVOTION

Kecenderungan manusia adalah hidup dipimpin oleh perasaan atau pikirannya sendiri. Bahkan ketika kita baru bangun pagi saja dan belum memulai aktivitas apapun, seringkali pikiran dan perasaan kita sudah terlebih dahulu dipenuhi dengan perkara dunia seperti rasa khawatir, asumsi, rasa takut, marah, kecewa dan lain-lain. Oleh karena itu, kita seringkali menjadi down dan terpengaruh pada pikiran dan perasaan kita sendiri yang belum tentu benar dan terus berubah-ubah. Seringkali kita juga mudah mengambil keputusan berdasarkan pikiran dan perasaan sendiri dan dalam banyak keadaan, kita sering merenungkan pemikiran kita sendiri dan merasa-rasa perasaan ego kita yang terus membuat kita menjadi down, padahal seharusnya kita bertindak sesuai dengan pikiran dan perasaan Kristus.

Untuk memiliki pikiran dan perasaan Kristus, kita perlu mengizinkan Roh Kudus untuk menyelidiki kedalaman pikiran dan perasaan kita dan kita perlu membiarkan Firman yang mengubah pikiran dan perasaan kita setiap saat. Untuk Firman dapat mengubah pikiran dan perasaan kita setiap saat, kita perlu sering bergaul intim dengan Firman dan sering merenungkan FIrman lebih banyak dari kita merenungkan pikiran kita sendiri. Ketika Firman memenuhi pikiran kita, kita pasti akan dengan mudah menggeser pikiran kita sendiri untuk diubahkan menjadi pikiran Kristus. Ketika kita terus memiliki pikiran Kristus, maka perbuatan-perbuatan kita pasti merupakan perbuatan yang sesuai dengan kehendak Tuhan sehingga dengan demikian, kita akan mengalami level up dalam pikiran dan perasaan kita.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apakah kita sudah menyerahkan pikiran dan perasaan kita dan menggantikannya dengan pikiran dan perasaan Kristus? Ceritakanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan dari perenungan hari ini kepada komunitas sepakatmu!

0

05/2019 Mei, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-3, RENUNGAN, TOGA
If we endure, we will also reign with Him.
2 Timothy 2 : 12

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya kita kembali mengalami kasih mula-mula yang membawa kita terus bersedia untuk menanggung segala sesuatunya sehingga kita tetap berjalan dan tidak berhenti dalam perjalanan kita mengikut Yesus.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

4:1 Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.

4:2 Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Allah. Sebaliknya kami menyatakan kebenaran dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami untuk dipertimbangkan oleh semua orang di hadapan Allah.

4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,

4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

4:5 Sebab bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Yesus.

4:6 Sebab Allah yang telah berfirman: “Dari dalam gelap akan terbit terang!”, Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.

4:7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.

4:8 Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa;

4:9 kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.

4:10 Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami.

4:11 Sebab kami, yang masih hidup ini, terus-menerus diserahkan kepada maut karena Yesus, supaya juga hidup Yesus menjadi nyata di dalam tubuh kami yang fana ini.

4:12 Maka demikianlah maut giat di dalam diri kami dan hidup giat di dalam kamu.

4:13 Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: “Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata”, maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.

4:14 Karena kami tahu, bahwa Ia, yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan membangkitkan kami juga bersama-sama dengan Yesus. Dan Ia akan menghadapkan kami bersama-sama dengan kamu kepada diri-Nya.

4:15 Sebab semuanya itu terjadi oleh karena kamu, supaya kasih karunia, yang semakin besar berhubung dengan semakin banyaknya orang yang menjadi percaya, menyebabkan semakin melimpahnya ucapan syukur bagi kemuliaan Allah.

4:16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.

4:17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

4:18 Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

2 Korintus 4:1-18

REFLECTION

  1. Apa yang Tuhan berikan kepada kita? (Ayat 1 & 7)
  2. Kejadian apa yang terjadi kepada jemaat Korintus? (Ayat 8-9)
  3. Mengapa mereka dapat terus bertahan dalam setiap kejadian yang tidak mengenakkan? (Ayat 10-11 & 16-18)

DEVOTION

Sebelum kita memulai segala sesuatunya, kita butuh untuk menyadari terlebih dahulu bahwa kemurahan Allah sudah ada di dalam kita, sehingga kita tidak akan menjadi tawar hati menghadapi segala hal yang terjadi dalam kehidupan kita. Endurance akan muncul ketika kita senantiasa membawa kematian Yesus di dalam keseharian kita, menyadari bahwa di dalam kita sudah ada Roh Allah dan kita sudah dibayar lunas oleh darah Yesus sehingga kehidupan Yesus menjadi nyata di dalam kita. Ketika kita terus menerus fokus kepada pengorbanan Kristus yang sudah dimulai di dalam kita, maka kita akan terus bersedia untuk menahan (endure) segala sesuatunya karna Yesus sudah memberikan kita teladan untuk tetap berjalan meski ada rasa sakit yang begitu besar yang perlu ditanggung. Kita akan rela untuk menghadapi setiap kondisi yang tidak ideal karena kita mengerti bahwa Tuhan yang akan menjaga dan membela Firman-Nya.

Jika kita melihat yang terjadi di jemaat Korintus, kita akan melihat bahwa mereka ditindas, kehabisan akal, dianiaya bahkan dihempaskan (Ayat 8-9) tetapi mereka tidak menjadi terjepit, tidak berputus asa, tidak ditinggalkan sendirian dan tidak menjadi binasa karena mereka telah memutuskan untuk menanggung segala sesuatunya karena Kristus, mereka tidak fokus kepada setiap penderitaan yang mereka alami karena penderitaan ini membawa mereka dapat mengerjakan kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya. Mereka tidak memperhatikan apa yang kelihatan, karena apa yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. Kita perlu bersama-sama mengalami pertumbuhan di dalam endurance ketika kita berjalan mengikut Yesus, karena lewat endurance kita, rupa Kristus akan semakin dinyatakan sehingga banyak orang mengalami Kristus nyata lewat perjalanan kehidupan kita. Proses atau pembentukan hidup yang sedang terjadi dalam diri kita akan dapat kita lewati sampai finishing well apabila kita terus bertahan dan tidak mundur dari proses Tuhan. Teruslah bertahan, karena orang yang mampu bertahan pasti akan masuk ke level yang baru dalam hidupnya!

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apa yang membuatmu sulit untuk tetap berjalan dan tidak berhenti mengikut Yesus? Ceritakanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan dari perenungan hari ini kepada komunitas sepakatmu!

0

05/2019 Mei, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-3, RENUNGAN, TOGA
The remarkable about God is that when you fear God, you fear nothing else, whereas if you do not fear God, you fear everything else.
Oswald Chambers

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya kita menjadi takut akan Tuhan dan melakukan seluruh kehendak-Nya di seluruh aspek kehidupan kita.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

13:16 Maka bangkitlah Paulus. Ia memberi isyarat dengan tangannya, lalu berkata: “Hai orang-orang Israel dan kamu yang takut akan Allah, dengarkanlah!

13:17 Allah umat Israel ini telah memilih nenek moyang kita dan membuat umat itu menjadi besar, ketika mereka tinggal di Mesir sebagai orang asing. Dengan tangan-Nya yang luhur Ia telah memimpin mereka keluar dari negeri itu.

13:18 Empat puluh tahun lamanya Ia sabar terhadap tingkah laku mereka di padang gurun.

13:19 Dan setelah membinasakan tujuh bangsa di tanah Kanaan, Ia membagi-bagikan tanah itu kepada mereka untuk menjadi warisan mereka

13:20 selama kira-kira empat ratus lima puluh tahun. Sesudah itu Ia memberikan mereka hakim-hakim sampai pada zaman nabi Samuel.

13:21 Kemudian mereka meminta seorang raja dan Allah memberikan kepada mereka Saul bin Kish dari suku Benyamin, empat puluh tahun lamanya.

13:22 Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.

13:23 Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus.

Kisah Para Rasul 13:16-23

13:36 Sebab Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya, lalu ia mangkat dan dibaringkan di samping nenek moyangnya, dan ia memang diserahkan kepada kebinasaan.

Kisah Para Rasul 13:36a

78:70 dipilih-Nya Daud, hamba-Nya, diambil-Nya dia dari antara kandang-kandang kambing domba;

78:71 dari tempat domba-domba yang menyusui didatangkan-Nya dia, untuk menggembalakan Yakub, umat-Nya, dan Israel, milik-Nya sendiri.

78:72 Ia menggembalakan mereka dengan ketulusan hatinya, dan menuntun mereka dengan kecakapan tangannya.

Mazmur 78:70-72

REFLECTION

  1. Apa yang Allah nyatakan tentang Daud? (Ayat 22, 36a)
  2. Janji apa yang diberikan oleh Tuhan kepada Daud? (Ayat 23)
  3. Dari manakah asal Daud? (Mazmur 78:70-71)
  4. Apa yang Daud lakukan? (Mazmur 78:72)

DEVOTION

Daud adalah orang yang sangat takut akan Tuhan, kita dapat lihat ini dari perkataan Tuhan tentang Daud “Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.” Daud bukanlah seorang yang luar biasa jika kita melihat titik awal perjalanan kehidupannya, Daud merupakan seorang anak bungsu yang diabaikan oleh keluarganya, ia tinggal dan berada di kandang kambing domba – tempat yang tidak diinginkan oleh semua orang. Tetapi dikatakan bahwa Tuhan memilih Daud dan mengambilnya dari kandang kambing domba tersebut. Daud bisa tidak memiliki apapun dalam kehidupannya, Daud bisa diabaikan dan tidak dipedulikan oleh semua orang yang bersama-sama dengannya, tetapi Daud begitu melekat intim dengan Tuhan sehingga ia memiliki kualitas hati takut akan Tuhan yang begitu luar biasa sehingga dikatakan di dalam kisah para rasul “Sebab Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya”.

Ketika kita intim dengan Tuhan dan firman-Nya, pasti kita hanya akan melakukan kehendak Tuhan karena hubungan personal kita dengan Tuhan, membawa kita kepada kualitas hati takut akan Tuhan. Kita akan mengerti hal apa yang disukai dan dirindukan oleh Tuhan untuk kita lakukan, sehingga kita dapat melakukan kehendak Allah pada zaman kita sekarang ini. Tidak perlu menjadi orang hebat untuk dapat melakukan kehendak Allah, tapi dimulai dari titik kita intim dan melekat dengan Tuhan sehingga kita memiliki kualitas hati takut akan Tuhan. Mari kita level up bersama dalam takut akan Tuhan.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apakah kualitas hati takut akan Tuhan sudah kita miliki? Kehendak Allah apa yang sudah kita lakukan? Ceritakanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan hari ini kepada pemuridmu dan buatlah komitmen praktis sehingga hidupmu dapat takut akan Tuhan setiap saatnya!

0

PREVIOUS POSTSPage 1 of 3NO NEW POSTS
Skip to toolbar