POSTS
16
September 2019
Berakar Dalam Dia
16
September 2019
Matius 26:69-70
16
September 2019
ENLIGHTEN IN PURITY
15
September 2019
Profil Peneliti Firman
15
September 2019
Matius 4:18-19
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
07/2019 Juli, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-5, RENUNGAN, TOGA

Would the Lord sends one of the twelve Apostles halfway around the world to help just one person? The answer is “YES”. He does it all the time.

David A. Bednar

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya kita terus menerus membangun manusia Roh sehingga kita rela untuk terus dibangun di dalam komunitas sepakat yang kita miliki.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Yesus memanggil kedua belas rasul

10:1 Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.

10:2 Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,

10:3 Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,

10:4 Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.

Yesus mengutus kedua belas rasul

10:5 Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,

10:6 melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.

10:7 Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.

10:8 Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.

10:9 Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.

10:10 Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.

10:11 Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat.

10:12 Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka.

10:13 Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.

10:14 Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu.

10:15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu.”

Matius 10:1-15

REFLECTION

  1. Bagaimanakah cara Yesus mengutus kedua belas murid-Nya? (Ayat 2-4)
  2. Apakah yang menjadi pesan Yesus untuk dilakukan oleh kedua belas murid-Nya? (Ayat 5-8)

DEVOTION

Yesus mengutus kedua belas murid dengan berpasang-pasangan untuk melakukan tanda-tanda mukjzat dan memberitakan kabar Kerajaan Allah agar orang-orang yang belum percaya dapat mengenal-Nya dan diselamatkan. Alkitab mencatat nama kedua belas murid Yesus dengan menggunakan kata “dan” pada setiap pasang murid yang Yesus utus sebab ada kuasa dalam kesepakatan (ayat 2-4). Jika seseorang hidup dengan dipimpin oleh roh, ia pasti akan dengan mudah bersepakat dengan orang lain yang juga hidup dipimpin oleh roh. Kepentingan yang dimiliki sama-sama kepentingan Kerajaan Allah dimana ada kasih dan kebenaran, bukan agenda pribadi yang mementingkan diri sendiri. Hidup dipimpin oleh roh akan membawa kita semakin peka akan kehendak roh baik bagi diri kita sendiri maupun orang lain, bagian kita adalah menaati dan melakukannya. Yesus menginginkan kita untuk menaati dan melakukan dengan kerelaan sama seperti Yesus rela melakukannya bagi kita. Keselamatan yang Yesus berikan bukanlah harta pribadi yang dapat disimpan dan dinikmati sendiri, namun menjadi suatu sukacita yang harus terus dibagikan kepada semua orang. Roh memimpin dan mengutus kita untuk memberkati, sehingga fokus kita bukan lagi pada apa yang dapat kita peroleh, namun pada apa yang dapat kita berikan dan persembahkan kembali kepada Dia yang telah menyediakan kebutuhan kita.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu suara Roh Tuhan yang berbicara kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apakah kamu sudah memiliki teman peer untuk sama-sama saling bertumbuh dalam perjalananmu mengikut Yesus? Mengapa? Buatlah komitmen untuk terus berjalan dalam kesepakatan!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah kepada teman komunitas sepakatmu, langkah praktis apa yang dirimu mau bersama-sama lakukan dengan mereka untuk dapat semakin kuat di dalam roh!

0

07/2019 Juli, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-5, RENUNGAN, TOGA

Then He touched their eyes and said, “According to your faith let it be done to you”

Matthew 9 : 29 (NIV)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya Roh Kudus memimpin kita dalam perenungan hari ini, sehingga hidup kita benar-benar dipimpin oleh roh yang melahirkan iman kepada Kristus.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Yesus menyembuhkan mata dua orang buta

9:27 Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.”

9:28 Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.”

9:29 Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: “Jadilah kepadamu menurut imanmu.”

9:30 Maka meleklah mata mereka. Dan Yesuspun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: “Jagalah supaya jangan seorangpun mengetahui hal ini.”

9:31 Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Dia ke seluruh daerah itu.

Seorang bisu disembuhkan

9:32 Sedang kedua orang buta itu keluar, dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan.

9:33 Dan setelah setan itu diusir, dapatlah orang bisu itu berkata-kata. Maka heranlah orang banyak, katanya: “Yang demikian belum pernah dilihat orang di Israel.”

9:34 Tetapi orang Farisi berkata: “Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan.”

Matius 9:27-34

REFLECTION

  1. Apakah yang Yesus tanyakan kepada kedua orang yang buta? (Ayat 28-29)
  2. Apa yang Yesus lakukan terhadap orang yang bisu? (Ayat 33)

DEVOTION

Yesus dapat melakukan sesuatu yang mustahil dan menjadikan yang tidak ada menjadi ada, tetapi semua itu selalu dimulai dengan pertanyaan apakah kita percaya bahwa Ia sanggup melakukan yang tidak sanggup kita lakukan? Memiliki mata yang tidak dapat melihat, tidak membuat kedua orang buta kehilangan iman mereka kepada Yesus. Iman membawa mereka mengalami mukjizat. Seringkali, kita kehilangan iman justru karena apa yang dilihat oleh mata jasmani kita. Kebenarannya adalah kita percaya bukan kepada apa yang kita sudah atau sedang lihat, tetapi kita percaya kepada Pribadi yang mampu melakukan segala sesuatunya. Yesus menginginkan kita percaya lebih dari apa yang mata jasmani kita lihat agar kita tidak lagi memiliki cara pandang seperti orang yang tidak percaya kepada Yesus dalam meresponi kehidupan. Ada kekuatan dan kuasa dari Roh yang memimpin hidup kita dan ke arah inilah Yesus ingin kita meletakkan iman kita. Tubuh kita ada bukan untuk memimpin dan mengendalikan hidup kita, tetapi tubuh kita ada sebagai sarana untuk memanifestasikan pekerjaan Roh Tuhan lewat kita. Mata kita tidak melihat dan mulut kita tidak berkata-kata mendahului iman yang timbul di dalam kita, sebab kita hidup dipimpin oleh roh dan bukan oleh kekhawatiran dunia.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu suara Roh Tuhan yang berbicara kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apakah kamu sudah menjadikan iman kepada Yesus sebagai landasan hidupmu? Ceritakanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan dari perenungan hari ini kepada teman komselmu!

0

07/2019 Juli, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-5, RENUNGAN, TOGA

Seseorang yang rajin melakukan aktivitas-aktivitas rohani belum tentu hidup dipimpin oleh roh, tetapi orang yang hidup dipimpin oleh roh pasti melakukan aktivitas-aktivitas rohani untuk terus membangun rohnya.“

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya Roh Kudus memenuhi hati kita sehingga kita benar-benar hidup dipimpin oleh roh.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Hal berpuasa

9:14 Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: “Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?”

9:15 Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

9:16 Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.

9:17 Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya.”

Matius 9:14-17

REFLECTION

  1. Apakah yang dipermasalahkan oleh murid-murid Yohanes terhadap murid-murid Yesus? (Ayat 14)
  2. Apa yang yang Yesus katakan tentang hal berpuasa? (Ayat 15-17)

DEVOTION

Seseorang yang rajin melakukan aktivitas-aktivitas rohani belum tentu hidup dipimpin oleh roh, tetapi orang yang hidup dipimpin oleh roh pasti melakukan aktivitas-aktivitas rohani untuk terus membangun rohnya. Berpuasa adalah suatu aktivitas yang terlihat sangat rohani dan memang dapat mendisiplin diri kita. Murid-murid Yohanes merasa murid-murid Yesus perlu berpuasa seperti apa yang mereka sering lakukan agar dapat menjadi lebih rohani. Benar bahwa kita dapat bertumbuh dalam roh dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang membangun roh kita, tetapi pertumbuhan kerohanian kita tidak terletak pada aktivitasnya. Kita perlu memberi ruang seluas-luasnya kepada Roh Kudus untuk menyatakan pekerjaan-Nya dalam hidup kita. Saat kita merendahkan hati kita dan mengizinkan Roh Kudus membongkar serta mem- bersihkan apa yang tidak kudus di dalam hati kita, kita sedang menyediakan kantong anggur yang baru untuk menerima anggur yang baru. Anggur yang baru inilah yang dapat diartikan sebagai hikmat, pengenalan dan penghara- pan yang baru sebagai buah dari menyatunya roh kita dengan Roh Tuhan. Menjadi pribadi yang semakin rohani berbicara tentang semakin menyatunya Roh Tuhan dengan roh kita sehingga kita semakin mengerti maksud hati dan kerinduan Allah. Yesus mencintai persekutan antara Roh-Nya dengan roh kita. Ia tidak menginginkan kita menjadi pribadi yang “terlihat rohani” saja, tetapi Ia ingin kita benar-benar menjadi pribadi yang hidup dan dipimpin oleh roh.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu suara Roh Tuhan yang berbicara kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apakah kamu menemukan dirimu semakin diperbaharui dalam hikmat, pengenalan dan pengharapanmu kepada Tuhan atau terjebak dalam aktivitas-aktivitas rohani? Ceritakanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan hari ini kepada pemuridmu dan buatlah komitmen praktis sehingga kamu dapat terus mengalami hidup yang dipimpin oleh roh!

0

07/2019 Juli, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA

There is no love without forgiveness and there is no forgiveness without love

Bryan H. McGill

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya kita terus membangun manusia roh yang kuat supaya kita dapat menghidupi kebenaran Firman Tuhan.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Orang lumpuh disembuhkan

9:1 Sesudah itu naiklah Yesus ke dalam perahu lalu menyeberang. Kemudian sampailah Ia ke kota-Nya sendiri.

9:2 Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.”

9:3 Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: “Ia menghujat Allah.”

9:4 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?

9:5 Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah?

9:6 Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” –lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu–:”Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!”

9:7 Dan orang itupun bangun lalu pulang.

9:8 Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.

Matius 9:1-8

REFLECTION

  1. Apa yang dilihat Yesus dari orang-orang yang membutuhkan mukjizat? (Ayat 2)
  2. Hal apa saja yang mampu Yesus lakukan namun terlihat mustahil bagi manusia? (Ayat 5-6)

DEVOTION

Seiring dengan banyaknya mukjizat yang dilakukan Yesus, menjadi suatu hal yang biasa untuk membawa orang yang sakit dan melihat Yesus mengadakan mukjizat. Orang-orang hanya berpikir sebatas Yesus mampu menyembuhkan penyakit dan kecacatan, tetapi kebenarannya adalah Yesus berkuasa mengampuni dosa mereka. Yesus tidak hanya mampu mengatasi kecacatan tubuh dan jiwa manusia, tetapi juga mampu berurusan dan mengatasi rusakn- ya roh manusia akibat dosa. Iman yang aktif akan membawa kita melihat Yesus bukan hanya sebagai pembuat mukjizat, tetapi sebagai Tuhan dan Juruslamat atas hidup kita. Yesus mengampuni dosa dan memulihkan roh kita karena driving force dari pabrik dosa manusia terletak pada kecacatan roh kita. Seringkali kita memaksakan diri kita atau orang lain untuk berhenti berbuat dosa dengan berfokus pada perbuatan ataupun buah yang dihasilkan tanpa menyadari bahwa roh kitalah yang harus terus diperbaharui dan dikoneksikan dengan Roh Tuhan sebagai sumber kehidupan dan kebenaran. Kehidupan yang dipimpin oleh roh akan secara otomatis menghasilkan buah-buah roh. Untuk dapat hidup dipimpin oleh roh, kita perlu terus membiasakan diri kita melakukan aktivitas rohani agar manusia roh kita dapat dibangun dengan baik. Aktivitas rohani ini tidak berbicara tentang pelayanan, tetapi bagaimana kita menerima, merenungkan dan menghidupi kebenaran setiap harinya.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu suara Roh Tuhan yang berbicara kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apakah hidup kita semakin dipimpin oleh roh setiap harinya? Apakah yang menjadi penghalang dirimu dapat dipimpin oleh Roh?

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan hari ini kepada komunitas sepakatmu dan buatkan komitmen langkah praktis apa yang kamu mau lakukan untuk terus memberi hidupmu dipimpin oleh roh setiap saatnya!

0

07/2019 Juli, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA

Then the whole town went out to meet Jesus. And when they saw him, they pleaded with him to leave their region. –

Matthew 8 : 34 NIV

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah dalam bahasa roh supaya hati kita dengan Roh Tuhan dapat terkoneksi dengan kuat dalam doa sehingga kita mengerti dan turut melaku- kan segala kehendak dan isi hati-Nya.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Dua orang yang kerasukan disembuhkan

8:28 Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorangpun yang berani melalui jalan itu.

8:29 Dan mereka itupun berteriak, katanya: “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?”

8:30 Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan.

8:31 Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya: “Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu.”

8:32 Yesus berkata kepada mereka: “Pergilah!” Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air.

8:33 Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan setibanya di kota, diceriterakannyalah segala sesuatu, juga tentang orang-orang yang kerasukan setan itu.

8:34 Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, merekapun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka.

Matius 8:28-34

REFLECTION

  1. Apakah yang Yesus hadapi di daerah Gadara dan apa yang Ia perbuat? (Ayat 28-32)
  2. Bagaimana respon orang-orang Gadara terhadap mujizat yang Yesus perbuat? (Ayat 33-34)

DEVOTION

Yesus selalu dalam kondisi siap untuk melakukan mukjizat, menyatakan kebe- naran dan memberikan kasih-Nya bagi setiap orang yang Ia temui dalam masa pelayanan-Nya. Namun, tidak semua orang memiliki kapasitas hati yang mau dan siap menerima besarnya kuasa yang hendak Yesus kerjakan di tengah-ten- gah mereka. Bagi Yesus menyelamatkan dua orang yang kerasukan sangat berarti dan menjadi agenda utama, tetapi hilangnya harta berupa kawanan babi adalah hal yang dianggap lebih berharga bagi orang-orang Gadara. Ketika Yesus melakukan begitu banyak hal karena Ia mengasihi, tetapi kita cenderung melakukan banyak hal karena kita ingin dikasihi. Kepentingan Yesus tidak pernah berorientasi pada kedagingan manusia, sehingga pasti akan mengikis dan bergerak ke arah yang berlawanan dengan ego. Jika orang-orang Gadara memilih untuk mendesak Yesus pergi meninggalkan daerah mereka, demikian juga kita seringkali mendesak Yesus meninggalkan area-area hidup kita agar kita tetap dapat berkuasa atasnya dan menikmatin- ya. Pertanyaannya, benarkah hal-hal yang kita inginkan dan membuat kita bersukacita juga adalah hal yang membuat Yesus bersukacita? Teruslah berjalan untuk membangun manusia roh yang lebih kuat lagi setiap harinya sehingga hati kita menjadi sama seperti hati Yesus dan kita menjadi bersukaci- ta karena Yesus juga disenangkan melalui perbuatan kita.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu suara Roh Tuhan yang berbicara kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Tuliskan langkah praktis untuk membangun diri kita terus focus dipimpin oleh Roh!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Bersama dengan teman komselmu, buatlah komitmen bersama untuk membangun manusia roh supaya kamu benar-benar menjadi rohani!

0

07/2019 Juli, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA

He replied, “You of little faith, why are you so afraid?” Then he got up and rebuked the winds and the waves, and it was completely calm.

Matthew 8 : 26 (NIV)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya Roh Kudus memenuhi kedalaman roh kita sehingga kita dapat mempercayai Yesus sepenuh waktu.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Angin ribut diredakan

8:23 Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nyapun mengikuti-Nya.

8:24 Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur.

8:25 Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: “Tuhan, tolonglah, kita binasa.”

8:26 Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.

8:27 Dan heranlah orang-orang itu, katanya: “Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?”

Matius 8:23-27

REFLECTION

  1. Apa yang dihadapi murid-murid tepat setelah mereka naik ke atas perahu dan bagaimana mereka berespon? (Ayat 23-25)
  2. Apa yang Yesus lakukan dalam menghadapi masalah tersebut? (Ayat 26-27)

DEVOTION

Sebelum mengikut Yesus, murid-murid-Nya merupakan nelayan yang sangat handal karena dari pagi sampai malam mereka menghabisan waktu di laut untuk menangkap ikan, namun ternyata sekalipun mereka adalah nelayan, mereka masih menyimpan ketakutan yang sangat besar ketika badai dan angin ribut ada di depan mereka. Tinggal bersama Yesus, mengikuti Yesus dan menyaksikan mukjizat-mukjizat yang Yesus buat setiap harinya, tidak cukup untuk meyakinkan murid-murid bahwa tidak ada hal yang mampu membahayakan mereka saat bersama dengan Yesus. Hal ini menunjukan bahwa masih ada ketakutan yang mereka simpan dan sembunyikan dalam hati mereka. Sama seperti kita, ketaku- tan dan rasa tidak aman banyak tersimpan di dalam kita dan kita lebih suka untuk tidak menghadapinya. Kita cenderung memilih bersembunyi dibalik kegiatan-ke- giatan rohani untuk menutupi ketakutan dan rasa tidak aman kita, kemudian membuat seolah-olah diri kita terlihat cukup rohani di hadapan orang lain. Tetapi Yesus tidak ingin kita menjadi orang Kristen yang palsu. Ia menginginkan kita menjadi sembuh dan tahir dari dalam ke luar. Yesus membawa murid-murid ke situasi yang mereka takutkan untuk memunculkan apa yang ada di dalam hati mereka dan membersihkannya, demikian juga Yesus membawa setiap kita pada situasi-situasi yang jiwa kita takutkan, bukan untuk membinasakan kita, namun untuk menyelesaikan kerapuhan yang telah lama mencengkeram iman kita, sehingga kita perlu terbiasa untuk terus kuat di dalam roh kita sehingga kita benar-benar bisa mempercayai Yesus sepenuhnya.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu suara Roh Tuhan yang berbicara kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apakah selama ini kamu lebih senang melakukan kegiatan rohani tanpa benar-benar mengalami hidup yang diubahkan menjadi semakin rohani? Lakukanlah langkah untuk membangun kehidupan rohani yang benar!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Bersama dengan teman komselmu, buatlah komitmen bersama untuk membangun manusia roh supaya kamu benar-benar menjadi rohani!

0

07/2019 Juli, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA

“Setiap kita pada dasarnya adalah makhluk roh yang tinggal dalam tubuh daging dan kemudian memiliki pengalaman manusia”

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus memenuhi hati kita sehingga kita dapat memberi diri untuk terus menerus dipimpin oleh roh.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Hal mengikut Yesus

8:18 Ketika Yesus melihat orang banyak mengelilingi-Nya, Ia menyuruh bertolak ke seberang.

8:19 Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: “Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.”

8:20 Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”

8:21 Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: “Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku.”

8:22 Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka.”

Matius 8:18-22

REFLECTION

  1. Siapa sajakah yang mendatangi Yesus dan berkata akan ikut kemanapun Yesus pergi? (Ayat 19 & 21)
  2. Apakah yang menjadi jawaban Yesus? (Ayat 20 & 22)

DEVOTION

Banyak orang menyukai apa yang Yesus lakukan, tetapi hanya sedikit orang yang benar-benar ingin menjadi serupa Yesus. Serupa Yesus artinya kita meninggalkan setiap perlindungan, kenyamanan, dan keamanan pribadi yang kita bangun agar dapat mengikuti tuntutan Roh Kudus kemana saja Ia bergerak di dalam spontanitas maupun perencanaan. Ketika kita menggantungkan hidup kita pada “scenario” yang kita buat, kita tidak sedang sungguh-sungguh mengikuti arahan Roh Kudus. Kita perlu membiasakan diri kita terus bertanya “Apakah saat ini saya masih berada di track yang sama seperti yang diinginkan oleh Tuhan dalam hidup saya?” Mem- biasakan diri kita untuk menyamakan frekuensi dengan Roh Kudus akan membawa kita mengerti apa yang harus kita persiapkan atau kita tinggalkan. Seringkali, kita menghabiskan waktu kita menguburkan orang mati, artinya menghabiskan energi kita untuk mengusahakan sesuatu yang tidak membawa kehidupan, padahal Yesus selalu membicarakan tentang kehidupan. Pekerjaan Yesus tidak terbatas oleh waktu, tempat, cara dan metode, ataupun kemampuan manusia, namun kita mempersiapkan hal-hal tersebut jauh lebih detail daripada kita mempersiapkan roh kita untuk terus menerima kebenaran dan pewahyuan yang baru dari Tuhan. Setiap kita pada dasarnya adalah makhluk roh yang tinggal dalam tubuh daging dan kemudian memiliki pengalaman manusia. Pusat kehidupan kita adalah bagaimana membangun roh kita untuk terus serupa Yesus dan berkuasa mengatasi jiwa dan tubuh kita. Diperbaharuinya roh kita serupa Yesus setiap hari akan mengubah cara pandang atau pertimbangan kita saat berada di sekolah, kampus, pekerjaan, keluarga, pelayanan ataupun hubungan dengan orang lain.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu suara Roh Tuhan yang berbicara kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Bersama dengan teman kompak atau komselmu praktekanlah hidup yang dipimpin oleh Roh hari ini!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah kepada teman kompakmu, kebenaran yang kamu dapatkan hari ini!

0

07/2019 Juli, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA

I am the LORD who heals you

Exodus 15 : 26

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya kita dapat terus tinggal dalam perkataan Tuhan sebagai bukti kita terus membangun kekuatan roh kita.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Yesus menyembuhkan ibu mertua Petrus dan orang-orang lain

8:14 Setibanya di rumah Petrus, Yesuspun melihat ibu mertua Petrus terbaring karena sakit demam.

8:15 Maka dipegang-Nya tangan perempuan itu, lalu lenyaplah demamnya. Iapun bangunlah dan melayani Dia.

8:16 Menjelang malam dibawalah kepada Yesus banyak orang yang kerasukan setan dan dengan sepatah kata Yesus mengusir roh-roh itu dan menyembuhkan orang-orang yang menderita sakit.

8:17 Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.”

Matius 8:14-17

REFLECTION

  1. Hal apa yang terjadi dan dialami oleh ibu mertua Petrus? (Ayat 14-15)
  2. Lalu apa yang Yesus lakukan? (Ayat 16) Mengapa? (Ayat 17)

DEVOTION

Hati yang berbelas kasihan, inilah yang menjadi hati Yesus kepada kita. Melakukan mukjizat untuk ibu mertua Petrus, mengusir roh-roh jahat pada orang yang kerasukan dan menyembuhkan orang-orang yang sakit, menunju- kan bahwa Ia begitu mengasihi pribadi kita. Bahkan dikatakan Ia rela memikul kelemahan kita dan menanggung sakit penyakit kita. Sebegitu besarnya kasih Bapa untuk kita, karena Ia mengasihi pribadi kita. Ketika kita berjalan untuk terus membangun manusia roh, kita akan semakin menyadari dan mengalami pengalaman iman yang baru bersama dengan Tuhan. Bahkan ketika kita sema- kin melekat dengan Roh Allah di dalam kita, pikiran, perasaan dan kehendak kita akan sama seperti pikiran, perasaan dan kehendak Roh. Kita akan semakin memiliki hati yang berbelas kasihan seperti Kristus dan memandang sama seperti Kristus memandang. Mari kita terus menerus membangun manusia roh kita, untuk kita semakin melekat dan serupa dengan Dia sehingga amanat agung dapat terlaksana: menjadikan bangsa-bangsa menjadi murid Kristus. Inilah panggilan sorgawi yang sudah ditetapkan untuk kita. Oleh sebab itu, kita perlu membiarkan diri kita terus dibangun di dalam roh sehingga kita siap untuk melakukan pekerjaan yang sama seperti apa yang Yesus telah lakukan.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu suara Roh Tuhan yang berbicara kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Praktekanlah bagaimana hari ini kamu dapat menolong orang lain dengan belas kasihan!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Terbukalah dengan pemuridmu, hal apakah yang seringkali menghalangimu untuk melakukan pekerjaan Bapa?

0

07/2019 Juli, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA

Having faith often means doing what others see as crazy

Francis Chan

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya Roh Kudus menuntun kita ketika membaca perenungan hari ini sehingga kita menjadi semakin kuat dalam roh untuk mempercayai Tuhan dengan iman kita.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta

8:1 Setelah Yesus turun dari bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.

8:2 Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.”

8:3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.

8:4 Lalu Yesus berkata kepadanya: “Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka.”

Yesus menyembuhkan hamba seorang perwira di Kapernaum

8:5 Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya:

8:6 “Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.”

8:7 Yesus berkata kepadanya: “Aku akan datang menyembuhkannya.”

8:8 Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: “Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.

8:9 Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya.”

8:10 Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.

8:11 Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga,

8:12 sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.”

8:13 Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: “Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.” Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.

Matius 8:1-13

REFLECTION

  1. Apa yang dilakukan dan dialami oleh orang yang sakit kusta tersebut? (Ayat 2-3)
  2. Hal apa yang terjadi dengan seorang perwira yang mendatangi Yesus? (Ayat 5-9)
  3. Respon dan perkataan apa yang keluar dari Yesus? (Ayat 10, 13)

DEVOTION

Perjalanan mengikut Yesus adalah perjalanan iman. Kita berjalan bukan karena melihat, tetapi karena percaya. Hal inilah yang disebut sebagai hidup dalam dimensi rohani. Hal yang menyembuhkan orang yang sakit kusta dan seorang hamba yang lumpuh adalah karena Yesus menemukan adanya iman. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat, sehingga imanlah yang menjadi kunci utama untuk kita dapat berjalan mengikut Yesus. Karena iman, orang kusta tersebut berani mendatangi Yesus, ia perlu terlihat di depan banyak orang sebab dikatakan orang banyak berbondong-bondong mengikuti Yesus, mungkin sambil menahan olok-olokan orang banyak terhadap dirinya karena pada zaman itu, orang kusta perlu diasing- kan dari masyarakat ataupun mungkin sambil bersembunyi supaya tidak ada orang yang mengetahui bahwa dia terkena sakit kusta. Hingga singkat cerita, ia berjumpa dengan Yesus dan ia menerima kesembuhan karena imannya. Berbic- ara tentang iman, kisah seorang perwira yang mendatangi Yesus untuk meminta kesembuhan untuk hambanya juga merupakan teladan iman yang bisa kita ikuti. Ia mempercayai bahwa ketika Yesus memerintahkan kesembuhan terjadi untuk hambanya, maka pasti hambanya itu akan sembuh. Karena iman kepercayaan inilah, Yesus sampai berkata bahwa Ia tidak pernah menemukan iman sebesar itu sebelumnya. Biarlah kita semakin kuat dalam roh sehingga timbul iman seperti orang kusta ataupun perwira tersebut, hingga kita mendapati bahwa iman kita mampu memindahkan gunung kemustahilan yang ada!

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu suara Roh Tuhan yang berbicara kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apakah dirimu memiliki iman? Hal apa yang membuatmu seringkali memadamkan imanmu?

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Bersama dengan teman komselmu, saling buatlah langkah praktis untuk dirimu tetap dapat memelihara iman, apapun yang terjadi!

0

07/2019 Juli, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA

“So everyone who hears these words of Mine and acts on them, will be like a wise man [a far-sighted, practical, and sensible man] who built his house on the rock

Matthew 7:24 (AMP)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya kita menjadi sangat terbiasa dan peka untuk terus dipimp- in oleh Roh Allah di setiap hari-hari kita sehingga hidup kita dibangun di atas fondasi batu karang.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Dua macam dasar

7:24 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.

7:25 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.

7:26 Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.

7:27 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.”

Matius 7:24-27

REFLECTION

  1. Seperti apa orang yang mendengar dan melakukan perkataan Tuhan? (Ayat 24-25)
  2. Apakah yang akan terjadi kepada orang yang mendengar tetapi tidak melakukan perkataan Tuhan? (Ayat 26-27)

DEVOTION

Terdapat dua macam dasar yang dapat kita pilih untuk mendirikan rumah, apakah kita mau mendirikan di atas dasar pasir atau dasar batu karang. Dalam kedua cerita ini, terdapat kesamaan, yaitu mereka sama-sama mendengarkan Firman Tuhan dan sama-sama terkena badai. Tetapi yang membedakan adalah ketika terjadi badai, rumah yang dibangun di atas dasar batu karang tetap berdiri teguh. Sama dengan hidup kita, seluruh orang Kristen bisa mendengar- kan Firman Tuhan, tetapi yang membedakan kita sebagai orang yang dipimpin oleh roh adalah kita tidak berhenti sampai di titik mendengarkan Firman Tuhan, tetapi kita juga melakukan Firman tersebut sehingga ketika badai kehidupan terjadi, kita bisa tetap berdiri teguh karena kita berpegangan kepada Firman Tuhan. Jika kita membangun hidup kita bukan dengan dasar Firman, pasti kita akan goncang dan hebatlah kerusakan yang terjadi. Perjala- nan kekristenan bukan hanya menjadi perjalananan kita memiliki banyak pengetahuan tentang Firman, tetapi esensi yang sesungguhnya adalah ketika kita membiarkan diri kita sepenuhnya dipimpin oleh Firman: kita hanya melakukan hal yang Firman minta untuk kita lakukan, respon, pikiran, perasaan dan kehendak kita hanya dipimpin oleh perkataan Firman saja, disinilah kita sedang membangun diri di atas dasar batu karang terus menerus sehingga badai sebesar apapun yang terjadi, tidak akan mampu menggon- cang hidup kita!

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu suara Roh Tuhan yang berbicara kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Tuliskan dan praktekan bagaimana langkah untuk kamu hari ini membangun manusia rohanimu!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan hari ini kepada teman komunitas sepakatmu!

0

PREVIOUS POSTSPage 1 of 4NO NEW POSTS
Skip to toolbar