06/2019 Juni, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA

ESTHER – YOUR PAST DOESN’T AFFECT GOD’S WORK

You are not your sin, your failure, or your past – you are who God says you are in Christ

(James Macdonald)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus menolong kita mengerti perenungan hari ini.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Ratu Wasti dibuang

1:1 Pada zaman Ahasyweros–dialah Ahasyweros yang merajai seratus dua puluh tujuh daerah mulai dari India sampai ke Etiopia–,

1:2 pada zaman itu, ketika raja Ahasyweros bersemayam di atas takhta kerajaannya di dalam benteng Susan,

1:18 Pada hari ini juga isteri para pembesar raja di Persia dan Media yang mendengar tentang kelakuan sang ratu akan berbicara tentang hal itu kepada suaminya, sehingga berlarut-larutlah penghinaan dan kegusaran.

Ester 1:1-2:18

REFLECTION

  1. Siapakah Ester? (Ester 2:7)
  2. Bagaimanakah Ester dapat diangkat menjadi ratu menggantikan raju Wasti? (Ester 2:15-18)

DEVOTION

Masa lalu dan latar belakang kita tidak mengurangi kemampuan Allah untuk merencanakan dan membawa kita kepada masa depan yang baik dan penuh harapan asalkan kita percaya kepada-Nya. Seringkali, kita menjadikan apa yang telah terjadi di masa lalu sebagai sesuatu untuk terus menerus disalahkan dan fokus kita teralih dari rencana Allah atas hidup kita. Ester adalah yatim piatu dan penduduk asing di negeri Persia. Namun, Ester mengarahkan pandangannya pada kesempatan yang ia miliki untuk menjadi ratu. Dalam kitab Ester, kita tidak akan menemukan Ester atau Mordekhai berdoa meminta pertolongan Tuhan secara langsung. Tindakan Ester yang percaya sepenuhnya, melangkah dalam iman dan taat pada otoritas-otoritasnya menunjukkan bagaimana Ester mempraktekkan kebenaran dengan sesungguhnya. Tuhan memperhitungkan dan bekerja lewat kesungguhan hati kita. Menjadi hal yang pasti bahwa Tuhan hendak memakai hidup kita dan membawa kita kepada hal-hal yang lebih besar dari yang dapat kita pikirkan atau bayangkan. Agar dapat menuju hal tersebut, kita perlu mengosongkan tangan kita dari menggenggam masa lalu dan latar belakang kita (kegagalan, penilaian, kesalahan orang lain atas kita, ketidakidealan, pola-pola atau keterbatasan yang ada) supaya kita hanya memegang janji Tuhan saja sehingga Roh Tuhan yang ada di dalam kita dapat terus mendobrak setiap batasan jiwa dan tubuh yang menghalangi pengenalan kita akan Tuhan. Perselisihan dan penyesalan kita terhadap masa lalu akan menghabiskan energi kita dan membuat kita mengalami stagnasi. Oleh karena itu, kita perlu berdamai dengan masa lalu kita bahkan menjadikannya sebagai batu pijakan untuk melompat lebih tinggi.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Apakah ada masa lalu atau latar belakang yang selama ini menghalangimu untuk mempercayai janji Tuhan? Ceritankanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan hari ini kepada pemuridmu dan buatlah komitmen praktis sehingga hidupmu dapat memegang janji Tuhan setiap saatnya!

Author


Avatar