11/2019 November, 2019 KEGA Anak, KEGA, KEGA Anak, Minggu ke-4, RENUNGAN

Hidup Di Dalam Kristus

Iman bertumbuh dalam penganiayaan dan dalam pembacaan Kitab Suci

8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

8:3 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,

8:4 supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.

8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.

8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.

8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

8:10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.

8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Roma 8: 1-11

Penjelasan :

Fokus dan kejar apa yang kekal, karena kita berurusan dengan Allah yang kekal. Fokus kita bukan pada apa yang fana, melainkan pada apa yang kekal. Fokus bukan pada kedagingan, melainkan fokus pada Roh. Ketika kita hidup di dalam Kristus, hidup kita bukanlah tentang diri kita lagi. Hidup kita adalah tentang PribadiNya yang tinggal di dalam diri kita. Takluk pada Roh senantiasa.

Pertanyaan :

  1. Seperti apakah kehidupan orang yang hidup menurut daging?
  2. Sebaliknya, seperti apakah kehidupan orang yang hidup menurut Roh?
  3. Apakah kunci supaya kita bisa hidup menurut Roh?
  4. Selama ini apakah kamu sudah hidup menurut Roh?
    Sudahkah kamu mengikuti pimpinanNya?

Author


Avatar