11/2019 November, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-3, RENUNGAN, TOGA

JESUS IS THE ONLY WAY

PRAY & WORSHIP

Milikilah waktu yang pribadi bersama dengan Bapa sebelum kamu memulai hari dan melakukan banyak hal. Sembahlah Dia dan penuhilah hatimu dengan kasih-Nya!

REFLECTION

Hawa nafsu dan persahabatan dengan dunia

4:1 Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?

4:2 Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.

4:3 Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.

4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

4:5 Janganlah kamu menyangka, bahwa Kitab Suci tanpa alasan berkata: “Roh yang ditempatkan Allah di dalam diri kita, diingini-Nya dengan cemburu!”

4:6 Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”

4:7 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!

4:8 Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!

4:9 Sadarilah kemalanganmu, berdukacita dan merataplah; hendaklah tertawamu kamu ganti dengan ratap dan sukacitamu dengan dukacita.

4:10 Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.

Jangan memfitnah orang

4:11 Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi hukum, maka engkau bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya.

4:12 Hanya ada satu Pembuat hukum dan Hakim, yaitu Dia yang berkuasa menyelamatkan dan membinasakan. Tetapi siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu manusia?

Jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan

4:13 Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung”,

4:14 sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.

4:15 Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.”

4:16 Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah.

4:17 Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.

Yakobus 4:1-17


Itulah sebabnya dikatakan: “Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu.”

Efesus 5:14


  1. Berdasarkan pengajaran yang telah kita baca sebelumnya, sikap hati seperti apa yang merupakan bentuk zona nyaman dan perlu ditinggalkan?
  2. Apa yang perlu kita ganti? (Yakobus 4:9)
  3. Kata kerja apa yang digunakan dan menjadi perintah untuk kita lakukan? (Efesus 5:14)

DEVOTION

Sikap hati tidak mau diganggu / berubah adalah zona nyaman yang harus kita belajar lepaskan setiap saat. Pertumbuhan rohani setiap orang Kristen bukan- lah suatu hal yang perlu dipaksa. Pertumbuhan terjadi secara natural atau alamiah. Namun pertumbuhan kita akan menjadi stagnan ketika kita terus mempertahankan sikap hati tidak mau diganggu / berubah. Teguran baik dari Firman Tuhan langsung maupun dari otoritas rohani menjadi suatu hal yang sangat tidak mengenakkan bagi orang yang tidak mau berubah, namun ketika kita belajar melepaskan sikap hati tersebut dan menggantikannya dengan mulai mendengar teguran ataupun arahan dari Firman Tuhan melalui otoritas kita, disitulah titik mula pertumbuhan terjadi.

CHALLENGE

Hampirilah otoritas rohanimu dan mintalah untuk dievaluasi mengenai hal-hal apa saja di dalam kehidupanmu yang perlu bertobat dan berubah!

SHARE

Ceritakan kepada teman kompakmu rhema yang telah kamu dapatkan hari ini untuk dilakukan!

Author


Avatar