POSTS
17
November 2019
Hidup Di Dalam Kristus
17
November 2019
Amsal 21:23
17
November 2019
DIBALIK KUASA SALIB
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
Karakter
Karakter, Ragam

Malam kelam mencekam. Suasana itu tak seperti biasanya di Taman Getsemani. Nyala api obor menari-nari di tengah kegaduhan banyak orang. Mereka membawa pedang dan pentung mencari-cari Yesus, hendak menangkapNya. Lalu tampaklah Yudas menciumNya. Yudas, murid yang telah menyerahkan Dia. Serentak orang banyak mengepung dan menangkap Yesus. Akhirnya tragis. Yudas mati menggantung diri, bahkan sebelum Yesus disalibkan. Yudas menyesali kesalahannya, tetapi sayang responsnya sangat keliru. Ia menghakimi dan menghukum dirinya sendiri. Kisah lain terjadi pada Petrus, seorang murid yang selalu bersama dengan Yesus. Petrus yang heroik dengan lantang berjanji bahwa iaSEE DETAILS <span class="more-li...

Continue Reading
Karakter, Ragam

Sebuah perjalanan menentukan masa depan Perjalanan selalu menyimpan banyak rahasia. Perjalanan identik dengan dinamika dan perubahan. Seringkali kita sulit menduga apa yang akan terjadi di depan. Sehingga banyak orang yang merasa ragu dengan masa depannya. Apa yang akan terjadi atau bagaimanakah nasib mereka kelak ? Ada orang yang menyukai tantangan dan selalu bersemangat dengan hal baru. Namun ia ceroboh dan kurang memperhitungkan resiko. Ada pula orang yang merasa ragu dengan perubahan sehingga ia selalu kuatir dan merasa tidak percaya diri. Siapapun kita atau bagaimana adanya diri kita, masa depan perluSEE DETAILS

Continue Reading
Karakter, Ragam

“Jawab Yesus kepadanya: ” Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu”. Matius 22:37. Akal budi dalam bahasa Yunani nya adalah Dianoia, yg artinya Pikiran Imajinatif kita. Apakah berarti kita tidak boleh mengasihi Tuhan dengan logika (fungsi otak kiri) kita. Ya itu benar, walaupun sebenarnya bisa, namun kita akan menemukan banyak kendala jika memikirkan Tuhan dengan menggunakan otak kiri kita yang bekerja secara logika. Fungsi otak kiri di ciptakan untuk ‘kewaspadaan diri’, berpikir logis, sebab akibat, analitis, matematis, sistimatis, janganlah kita gunakan denganSEE DETAILS <s...

Continue Reading
Karakter, Ragam

Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri, apakah kita sudah menjadi warga negara yang baik? Di masa sekarang ini, banyak sekali ucapan negatif kita dengar (atau kita keluarkan sendiri) tentang pemerintah kita; berbagai hujatan dan makian dengan dalih memberikan kritik atau mengingatkan demi reformasi dan pembangunan. Kritik dan masukan yang sehat tentu baik, tetapi ada baiknya pula kita mulai mengevaluasi diri masing-masing sebagai warga masyarakat dan bangsa Indonesia: sejauh mana kita berperan dalam mewujudkan cita-cita bangsa menuju masyarakat adil dan makmur. Perkembangan dan kemajuan bangsa kita membutuhkan peran serta seluruh masyarakatSEE DETAILS <span class...

Continue Reading
Karakter, Ragam

George Muller adalah pendeta yang mendirikan panti asuhan Ashley Down di Bristol, Inggris, dan merawat 10.000 anak yatim piatu dengan mengandalkan pemeliharaan Tuhan. Ia dikenal dengan sebutan “bapak anak yatim piatu” karena karya pelayanannya ini. Misi pelayanannya bersama istri dimulai dengan rumah mereka sendiri yang dipakai untuk menampung kehidupan 30 anak perempuan. Tidak lama kemudian, ia membangun tiga rumah untuk menampung 130 anak. Pada tahun 1845, George Muller “memimpikan” untuk membangun suatu gedung terpisah yang dapat menampung 300 anak. Pada tahun 1849, mimpinya itu menjadi kenyataan. Di Ashley Down, kotaSEE DETAILS <span class="more-link-hove...

Continue Reading
PREVIOUS POSTSPage 1 of 9NO NEW POSTS
Skip to toolbar