POSTS
16
September 2019
Berakar Dalam Dia
16
September 2019
Matius 26:69-70
16
September 2019
ENLIGHTEN IN PURITY
15
September 2019
Profil Peneliti Firman
15
September 2019
Matius 4:18-19
PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
Karakter
Karakter, Ragam

George Muller adalah pendeta yang mendirikan panti asuhan Ashley Down di Bristol, Inggris, dan merawat 10.000 anak yatim piatu dengan mengandalkan pemeliharaan Tuhan. Ia dikenal dengan sebutan “bapak anak yatim piatu” karena karya pelayanannya ini. Misi pelayanannya bersama istri dimulai dengan rumah mereka sendiri yang dipakai untuk menampung kehidupan 30 anak perempuan. Tidak lama kemudian, ia membangun tiga rumah untuk menampung 130 anak. Pada tahun 1845, George Muller “memimpikan” untuk membangun suatu gedung terpisah yang dapat menampung 300 anak. Pada tahun 1849, mimpinya itu menjadi kenyataan. Di Ashley Down, kotaSEE DETAILS <span class="more-link-hove...

Continue Reading
Karakter, Ragam

Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri, apakah kita sudah menjadi warga negara yang baik? Di masa sekarang ini, banyak sekali ucapan negatif kita dengar (atau kita keluarkan sendiri) tentang pemerintah kita; berbagai hujatan dan makian dengan dalih memberikan kritik atau mengingatkan demi reformasi dan pembangunan. Kritik dan masukan yang sehat tentu baik, tetapi ada baiknya pula kita mulai mengevaluasi diri masing-masing sebagai warga masyarakat dan bangsa Indonesia: sejauh mana kita berperan dalam mewujudkan cita-cita bangsa menuju masyarakat adil dan makmur. Perkembangan dan kemajuan bangsa kita membutuhkan peran serta seluruh masyarakatSEE DETAILS <span class="...

Continue Reading
Karakter, Ragam

Sebuah perumpamaan berkata seorang bayi yang lahir bagaikan kertas yang putih; dan memang manusia tidak pernah terlahir punya pengalaman tentang hari esok. Namun, sebenarnya kita semua dapat belajar dari hari kemarin dan dari pengalaman orang lain. Kita meninggalkan jejak di belakang kita dan bisa menilai tapak kaki di depan dengan melihat kehidupan orang lain. Kehidupan seseorang dinilai bukan dari apa yang dimilikinya di tampilan luar, tetapi dari sikap dan nilai-nilai yang terpancar dari dalam dirinya. “… Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmuSEE DETAILS </s...

Continue Reading
Karakter, Ragam

Tak seorang pun benar-benar bisa jadi superman Almarhum Christopher Reeve menjadi sangat terkenal ketika ia memerankan tokoh Superman. Superman menjadi tokoh fantasi idola anak-anak sedunia karena kehebatan dan kekuatannya yang tak terkalahkan. Ia digambarkan senang menolong dan selalu menang atas berbagai kejahatan. Namun, di akhir hidupnya Reeve mengalami kecelakaan hebat yang mengakibatkan ia lumpuh total. Tetapi, semangatnya tak terpadamkan, dan dengan bantuan istri, keluarga, rekan-rekan dan peralatan medis, ia sanggup menjadi seorang sutradara film. Apa yang dapat kita petik dari peristiwa ini? Tak seorang pun benar-benar bisa menjadi superman. KitaSEE DETAILS ...

Continue Reading
Karakter, Ragam

Sebuah perumpamaan berkata seorang bayi yang lahir bagaikan kertas yang putih; dan memang manusia tidak pernah terlahir punya pengalaman tentang hari esok. Namun, sebenarnya kita semua dapat belajar dari hari kemarin dan dari pengalaman orang lain. Kita meninggalkan jejak di belakang kita dan bisa menilai tapak kaki di depan dengan melihat kehidupan orang lain. Kehidupan seseorang dinilai bukan dari apa yang dimilikinya di tampilan luar, tetapi dari sikap dan nilai-nilai yang terpancar dari dalam dirinya. “… Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmuSEE DETAILS </spa...

Continue Reading
PREVIOUS POSTSPage 1 of 8NO NEW POSTS
Skip to toolbar