05/2019 Mei, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-4, RENUNGAN, TOGA

LEVEL UP IN OUR EMOTIONAL HEALTH

Don’t let your emotions be your decisions maker. Stop and pray, let God lead you. He can change everything
(Unknown)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus menuntun kita dalam membaca dan merenungkan Firman agar kita senantiasa menyerahkan jiwa dan emosi kita untuk diperbaharui dan disembuhkan setiap harinya.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

5:1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

5:2 Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu.

5:3 Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat.

5:4 Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.

5:5 Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan.

5:6 Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.

5:7 Dahulu kamu berlomba dengan baik. Siapakah yang menghalang-halangi kamu, sehingga kamu tidak menuruti kebenaran lagi?

5:8 Ajakan untuk tidak menurutinya lagi bukan datang dari Dia, yang memanggil kamu.

5:9 Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan.

5:10 Dalam Tuhan aku yakin tentang kamu, bahwa kamu tidak mempunyai pendirian lain dari pada pendirian ini. Tetapi barangsiapa yang mengacaukan kamu, ia akan menanggung hukumannya, siapapun juga dia.

5:11 Dan lagi aku ini, saudara-saudara, jikalau aku masih memberitakan sunat, mengapakah aku masih dianiaya juga? Sebab kalau demikian, salib bukan batu sandungan lagi.

5:12 Baiklah mereka yang menghasut kamu itu mengebirikan saja dirinya!

5:13 Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

5:14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!”

5:15 Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan.

5:16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.

5:17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging–karena keduanya bertentangan–sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.

5:18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.

5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,

5:20penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,

5:21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,

5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

5:24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.

5:25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

Galatia 5:1-25

1:1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

1:2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

1:3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Mazmur 1:1-3

REFLECTION

  1. Apa yang telah Kristus lakukan bagi kita? (Galatia 5:1-2)
  2. Apa yang menjadi perbuatan daging dan apa yang menjadi buah Roh?

DEVOTION

Ketika kita menerima keselamatan, seketika itu juga roh kita digantikan menjadi Roh yang baru, namun jiwa dan tubuh kita masih tidak sempurna dan terbatas. Roh adalah penurut, tetapi daging lemah. Jiwa dan tubuh kita dipengaruhi oleh banyak kejadian dan pengalaman di masa lalu. Kesehatan emosi kita adalah salah satu permasalahan jiwa kita (galau, moody, baper, merasa tidak berharga, loneliness, amarah yang meledak-ledak, dan lain-lain). Seringkali jiwa kita menghasilkan perbuatan-perbuatan yang cemar walaupun sebenarnya kita tidak ingin berbuat seperti itu, sehingga kita perlu membiasakan diri untuk kita terus menerus dibersihkan dan diperbaharui oleh kebenaran Firman Tuhan supaya perbuatan daging kita digantikan dengan buah Roh.

Surat jemaat Galatia menggunakan kata “buah Roh” – untuk menghasilkan buah, perlu ada akar yang tertanam kuat pada sumber kebenaran. Pohon tidak pernah memaksakan dirinya untuk berbuah, ia hanya perlu konsisten menyerap nutrisi (kebenaran) yang ia perlukan hingga tanpa perlu dipaksakan pun, pasti ia akan berbuah dengan sendirinya. Sama seperti kehidupan kita, ketika kita terus menerus menerima Firman dan taat melakukannya, pasti hidup kita akan berbuah termasuk kesehatan emosional kita juga akan disembuhkan dan dipulihkan. Yuk bersama-sama kita melekat dengan Firman yang adalah sumber kehidupan kita, sehingga kita dapat semakin dipulihkan dan bertumbuh di dalam kesehatan jiwa (emosi) kita.

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)
  2. Bagaimana kondisi kesehatan emosionalmu saat ini? Ceritakanlah!

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan dari perenungan hari ini kepada komunitas sepakatmu!

Author


Avatar