PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
Marketplace
Marketplace, Ragam

Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan” (Amsal 16:18). Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!” (1 Korintus 10:12). AL Ries berkata ”Kesuksesan sering disusul dengan keangkuhan. Sedang keangkuhan pasti berujung kehancuran” Sama seperti rasa rendah diri atau minder, kesombongan juga memiliki efek sama merusaknya bagi kehidupan. Kesombongan berasal dari perasaan tinggi hati yang matikan. Sikap sombong menuntun orang pada hilangnya keinginan untuk belajar dan ketidakmampuan untuk berubah. Kesombongan adalah sebuah halangan yang begitu besar bagi keberhasilan dan perkembangan kehidupan seseorang, untukSEE DETAILS <span cla...

Continue Reading
Marketplace, Ragam

“Life is a series of natural and spontaneous changes. Don’t resist them, (because) that only creates sorrow. Let reality be reality. Let things flow naturally forward in whatever way they like.” (Lao Tzu) Selamat tahun baru 2016! Tanpa terasa, waktu begitu cepat berlalu dan kita semua sudah memasuki tahun 2016. Jika kita menengok sejenak kembali ke tahun 2015 yang baru berlalu, banyak sekali peristiwa dan perubahan yang terjadi dengan begitu cepat, bahkan tanpa terduga, di dunia ini. Salah satu contohnya adalah perkembangan teknologi dan merek ponsel. Berbagai merek muncul silihSEE DETAILS ...

Continue Reading
Marketplace, Ragam

Nama Bill Gates dan Paul Allen (Microsoft), Mark Zuckerberg (Facebook, WhatsApp, Instagram), Steve Jobs (Apple), Jeff Bezos (Amazon), atau Jack Ma (Alibaba) sudah menjadi amat populer di telinga kita saat ini karena kesuksesan mereka mengembangkan bisnis berbasis teknologi informasi. Selain itu, di pasar nasional ada juga nama-nama baru yang kini semakin berkibar mengembangkan bisnis berbasis aplikasi daring, misalnya Nadim Makariem (GoJek) dan William Tanuwijaya (Tokopedia). Kerajaan bisnis mereka memang belum sebesar milik pebisnis raksasa sukses lainnya yang telah menjadi konglemerat lintas generasi, tetapi mereka semua menjadi besar dengan cara yangSEE DETAILS ...

Continue Reading
Marketplace, Ragam

Sekilas informasi saja, generasi di dunia kerja digolongkan menurut tahun kelahirannya masing-masing: baby boomers (mereka yang lahir pada tahun 1945–1960), generasi X (mereka yang lahir pada tahun 1961–1980), generasi Y (mereka yang lahir pada tahun 1981–1995), serta generasi Z (mereka yang lahir pada tahun 1995 atau setelahnya). Masing-masing generasi memiliki ciri-ciri perilaku yang khas di lingkungan kerja, dan perubahan-perubahan global turut memengaruhi hal ini. Generasi Y dan Z sering kali juga disebut sebagai kaum milenial. Apa saja ciri-cirinya? 1. Ingin perubahan yang cepat Generasi milenial adalah generasi yang “tidak sabar”SEE DETAILS ...

Continue Reading
Marketplace, Ragam

Artikel kali ini secara khusus saya tujukan kepada generasi Y (tahun kelahiran 1981–1995) dan generasi Z (tahun kelahiran setelah 1995). Di kalangan generasi Y dan Z, sering kali muncul diskusi tentang apa yang lebih baik dipilih setelah lulus kuliah; bekerja di perusahaan sebagai pegawai secara jangka panjang, atau bekerja untuk sementara saja sambil mencari pengalaman dan modal usaha, atau langsung merintis bisnis/usaha sendiri? Diskusi pada topik ini bisa panjang dan lama; dan kerap berakhir dengan keputusan “pilih aman” dengan bekerja saja di perusahaan walupun di hati ingin sekali punya bisnisSEE DETAILS <...

Continue Reading
PREVIOUS POSTSPage 1 of 7NO NEW POSTS
Skip to toolbar