10/2017 Oktober, 2017 - Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-1, RENUNGAN

Menghidupi Kuasa Firman Setiap Hari

Roma 12:1-2

“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

(Roma 12:1-2)

  Setelah kita menemukan penghalang-penghalang untuk Firman Tuhan bertumbuh dalam hidup kita. Mari kita lakukan apa yang dinyatakan dalam bacaan hari ini. Yang perlu dilakukan adalah mempersembahkan tubuh kita. Tetapi tubuh dalam hal ini bukan sekedar hanya tubuh jasmani kita, tetapi yang dimaksudkan adalah keseluruhan diri kita. Kita datang pada Tuhan dan “mempersembahkan” diri kita kepada Tuhan. Artinya bukan diri kita lagi yang berkuasa atas seluruh diri kita tetapi yang berkuasa adalah Tuhan, yaitu antara lain melalui Firman Tuhan yang kita baca. Firman Tuhan hari ini kita dapat praktikkan setiap hari dalam bentuk doa yang isinya menyerahkan seluruh kehidupan kita, roh, jiwa – pikiran, perasaan, keinginan, tubuh – termasuk segala anggota tubuh kita, panca indra kita, otak termasuk pikiran bawah sadar kita, segala apa yang kita miliki – harta kita, keluarga kita, hubungan kita dengan orang lain, dan seterusnya. Tetapi bukan hanya itu. Kita juga perlu setiap hari mempersembahkan diri kita untuk takluk kepada Firman Tuhan, khususnya Firman Tuhan yang kita baca hari itu. Ketika kita membaca Firman Tuhan, kita bisa merasakan perlawanan dari diri kita, apakah dalam bentuk pikiran, perasaan yang tidak nyaman, ataupun keinginan-keinginan yang berlawanan. Ketika kita merasakan hal itu, kita taklukkan semua itu kepada Firman Tuhan. Ketika Firman Tuhan menegur kita, mari kita bertobat sungguh-sungguh. Ketika kita mendapatkan perintah dari Firman, tetapi kita takut melakukannya; mari kita berdoa dan mengakui ketakutan kita itu. Menyerahkan segala “perlawanan” dari diri kita kepada Tuhan. Ketika kita dengar perintah Firman Tuhan untuk mengampuni tetapi kita belum bisa mengampuni; kita datang minta anugerah dan kasih dari Tuhan. Percaya, karena Firman Tuhan yang memerintahkan kita bersedia melakukannya.
Pertanyaan :
(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
  1. Dari bacaan hari ini, apa yang Paulus ajarkan agar kita mengerti kehendak Allah dalam hidup kita?
  2. Apakah saudara selama ini sudah belajar setiap hari mempersembahkan seluruh hidup saudara kepada Tuhan? Apakah saudara benar-benar menjadikan Firman Tuhan perintah dan kebenaran yang berkuasa penuh atas hidup saudara? Mari pikirkan dan diskusikan dengan keluarga dan teman Kompak / Komsel saudara!
  3. Datang kepada Bapa; dan sekali lagi serahkan dan akui segala penghalang yang saudara temukan dalam diri saudara! Persembahkan seluruh kehidupan saudara sebagai persembahan seutuhnya tanpa ada lagi yang saudara tidak serahkan kepada Tuhan!
Topik Doa:
Berdoalah agar Firman Tuhan diberitakan di seluruh bumi Indonesia ini dengan segala kuasa, dan tanda-tanda mukjizat! Berdoa agar semakin banyak orang diselamatkan oleh Firman Tuhan!