11/2019 November, 2019 – Meditasi Firman, Meditasi Firman, Minggu ke-2, RENUNGAN

PERSEKUTUAN DALAM PENDERITAAN-NYA

9:23 Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

9:24 Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.

9:25 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?

LUKAS 9:23-25

Kita telah mengetahui bagaimana penderitaan yang dialami Yesus. Namun Tuhan kita bukan ingin kita merasakan penderitaan-Nya agar kita sekedar merasakan penderitaan tersebut. Tetapi ketika kita ikut menderita karena iman percaya kita kepada Yesus, kita semakin menyadari dan mengenal Tuhan kita. Kita memiliki Tuhan yang hidup, yang bersedia menyerahkan diri-Nya untuk menggantikan seluruh dosa kita, kelemahan kita.

Yang Ia mau kita memiliki persekutuan dengan dalam penderitaan-Nya yaitu kita perlu hidup dengan menyangkal diri, memikul salib-Nya yang sama dengan kita tidak lagi hidup menuruti keinginan daging kita lagi, tetapi mengikuti pimpinan Roh Allah. Karena hidup kita telah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup yang telah kita renungkan pada hari Rabu yang lalu.

Dalam 2 Korintus 4:10 – Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami.

Ketika kita mengalami penderitaan Kristus, kita bisa semakin mengerti hati Tuhan. Kita semakin bernyala-nyala untuk lebih lagi mengasihi jiwa-jiwa yang terhilang. Hati Tuhan yang rindu menyelamatkan banyak orang semakin menjadi hati kita.

Mari kita terus membangun, merenungkan dan memiliki pengalaman hidup bersekutu dalam penderitaan-Nya.

Pertanyaan :

(Tuliskan jawaban saudara dalam bentuk “jurnal”)
    1. Apa yang harus kita lakukan sebagai orang yang mengikut Yesus?
    2. Bagaimana agar nyawa kita dapat selamat?
    3. Apakah yang harus kita bawa dalam hidup? Dan mengapa kita harus demikian? 2 Korintus 4:10-11
    1. Bagaimana selama satu minggu ini saudara hidup sebagai pengikut Kristus?
    2. Apakah saudara telah hidup bagi Tuhan, ataukah masih hidup menuruti keinginan saudara sendiri?
    3. Bagaimana hari-hari ini saudara membawa kematian Kristus dalam aktivitas hidup saudara?
    1. Datanglah kepada Tuhan, bangunlah persekutuan dengan-Nya. Renungkanlah pengorbanan-Nya yang telah Ia lakukan bagi saudara dan bersyukurlah.
    2. Ambillah waktu bersekutu kembali bersama anggota keluarga, kompak atau komunitas saudara. Secara bergantian bagikan apa yang dialami sepanjang hari ini.
    3. Berdoa dan menyembahlah secara bersama-sama, renungkanlah pula pengorbanan yang telah Yesus lakukan bagi kalian. Dan bersyukurlah!

Topik Doa:

Panjatkanlah permohonan, doa syafaat dan syukur bagi umat beragama di Indonesia. Agar terus hidup rukun dan hidup bergotong royong.

Author


Avatar