10/2019 Oktober, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-1, RENUNGAN, TOGA

ROOTED AND FIRM

PRAY & WORSHIP

Berbahasa rohlah dan samakanlah frekuensi hati dan pikiranmu dengan hati-Nya sehingga kamu dapat menerima dengan lembut kebenaran hari ini yang memerdekakan kamu.

REFLECTION

Perintah Allah dan adat istiadat Yahudi

15:1 Kemudian datanglah beberapa orang Farisi dan ahli Taurat dari Yerusalem kepada Yesus dan berkata:

15:2 “Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan.”

15:3 Tetapi jawab Yesus kepada mereka: “Mengapa kamupun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu?

15:4 Sebab Allah berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati.

15:5 Tetapi kamu berkata: Barangsiapa berkata kepada bapanya atau kepada ibunya: Apa yang ada padaku yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk persembahan kepada Allah,

15:6 orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri.

15:7 Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu:

15:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.

15:9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”

15:10 Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka:

15:11 “Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.”

15:12 Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: “Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?”

15:13 Jawab Yesus: “Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya.

15:14 Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang.”

15:15 Lalu Petrus berkata kepada-Nya: “Jelaskanlah perumpamaan itu kepada kami.”

15:16 Jawab Yesus: “Kamupun masih belum dapat memahaminya?

15:17 Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu yang masuk ke dalam mulut turun ke dalam perut lalu dibuang di jamban?

15:18 Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.

15:19 Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.

15:20 Itulah yang menajiskan orang. Tetapi makan dengan tangan yang tidak dibasuh tidak menajiskan orang.”

Matius 15:1-20


  1. Berdasarkan pengajaran yang telah kita baca sebelumnya, apa satu-satunya hal yang boleh tertanam di dalam hati kita?
  2. Apa yang Yesus katakan tentang orang yang melakukan adat-istiadat tanpa menaati firman Allah? (Ayat 8-9)
  3. Apa yang menajiskan seseorang? (Ayat 11)

DEVOTION

Segala sesuatu yang tidak berasal dari kebenaran, baik injil palsu maupun adat-istiadat rohani yang kita lakukan tanpa mengenal Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat perlu dicabut dan hanya kebenaran yang boleh tertanam dengan akar yang kuat di dalam hati kita. Sebab orang yang melakukan hal yang demikian sebenarnya sedang melakukan hal yang percuma walaupun terkesan ia sedang beribadah. Oleh karena itu, kita perlu terus mengevaluasi hidup dan hati kita agar kita terus dipimpin oleh Roh-Nya kepada kebenaran yang sejati dan bukan adat-istiadat yang dibangun manusia.

CHALLENGE

Setelah menerima kebenaran selama satu minggu untuk tertanam dan berakar kuat dalam Firman Tuhan sebagai satu-satunya kebenaran atas hidup kita, mintalah pimpinan Roh Kudus atas hidupmu untuk mempraktekkan Firman hari ini!

SHARE

Tuliskan dan ceritakan kepada teman kompakmu rhema yang telah kamu dapatkan hari ini untuk dilakukan!

Author


Avatar