06/2019 Juni, 2019 Toga, Daily Devotion, Minggu ke-3, RENUNGAN, TOGA

SAMUEL – BE A GREAT EXAMPLE

God wants us to be a good example to others who are observing us

(Joni E.)

M1

MENERIMA FIRMAN

Berdoalah supaya Roh Kudus memimpin kita dalam perenungan hari ini, sehingga kita menjadi menjadi manusia roh yang bersungguh hati terhadap Tuhan.

M2

MERENUNGKAN FIRMAN

Samuel terpanggil

3:1 Samuel yang muda itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan Eli. Pada masa itu firman TUHAN jarang; penglihatan-penglihatanpun tidak sering.

3:2 Pada suatu hari Eli, yang matanya mulai kabur dan tidak dapat melihat dengan baik, sedang berbaring di tempat tidurnya.

3:3 Lampu rumah Allah belum lagi padam. Samuel telah tidur di dalam bait suci TUHAN, tempat tabut Allah.

3:4 Lalu TUHAN memanggil: “Samuel! Samuel!”, dan ia menjawab: “Ya, bapa.”

3:5 Lalu berlarilah ia kepada Eli, serta katanya: “Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?” Tetapi Eli berkata: “Aku tidak memanggil; tidurlah kembali.” Lalu pergilah ia tidur.

3:6 Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi. Samuelpun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta berkata: “Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?” Tetapi Eli berkata: “Aku tidak memanggil, anakku; tidurlah kembali.”

3:7 Samuel belum mengenal TUHAN; firman TUHAN belum pernah dinyatakan kepadanya.

3:8 Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi, untuk ketiga kalinya. Iapun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta katanya: “Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?” Lalu mengertilah Eli, bahwa Tuhanlah yang memanggil anak itu.

3:9 Sebab itu berkatalah Eli kepada Samuel: “Pergilah tidur dan apabila Ia memanggil engkau, katakanlah: Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar.” Maka pergilah Samuel dan tidurlah ia di tempat tidurnya.

3:10 Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: “Samuel! Samuel!” Dan Samuel menjawab: “Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar.”

3:11 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Ketahuilah, Aku akan melakukan sesuatu di Israel, sehingga setiap orang yang mendengarnya, akan bising kedua telinganya.

3:12 Pada waktu itu Aku akan menepati kepada Eli segala yang telah Kufirmankan tentang keluarganya, dari mula sampai akhir.

3:13 Sebab telah Kuberitahukan kepadanya, bahwa Aku akan menghukum keluarganya untuk selamanya karena dosa yang telah diketahuinya, yakni bahwa anak-anaknya telah menghujat Allah, tetapi ia tidak memarahi mereka!

3:14 Sebab itu Aku telah bersumpah kepada keluarga Eli, bahwa dosa keluarga Eli takkan dihapuskan dengan korban sembelihan atau dengan korban sajian untuk selamanya.”

3:15 Samuel tidur sampai pagi; kemudian dibukanya pintu rumah TUHAN. Samuel segan memberitahukan penglihatan itu kepada Eli.

3:16 Tetapi Eli memanggil Samuel, katanya: “Samuel, anakku.” Jawab Samuel: “Ya, bapa.”

3:17 Kata Eli: “Apakah yang disampaikan-Nya kepadamu? Janganlah kausembunyikan kepadaku. Kiranya beginilah Allah menghukum engkau, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika engkau menyembunyikan sepatah katapun kepadaku dari apa yang disampaikan-Nya kepadamu itu.”

3:18 Lalu Samuel memberitahukan semuanya itu kepadanya dengan tidak menyembunyikan sesuatupun. Kemudian Eli berkata: “Dia TUHAN, biarlah diperbuat-Nya apa yang dipandang-Nya baik.”

3:19 Dan Samuel makin besar dan TUHAN menyertai dia dan tidak ada satupun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur.

3:20 Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi TUHAN.

3:21 Dan TUHAN selanjutnya menampakkan diri di Silo, sebab Ia menyatakan diri di Silo kepada Samuel dengan perantaraan firman-Nya.

1 Samuel 3:1-21

16:9Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. Dalam hal ini engkau telah berlaku bodoh, oleh sebab itu mulai sekarang ini engkau akan mengalami peperangan.”

2 Tawarikh 16:9a

REFLECTION

  1. Apa yang terjadi kepada Samuel? (Ayat 4-14)
  2. Apa yang Tuhan lakukan terhadap orang yang bersungguh hati terhadap-Nya? (2 Tawarikh 16:9a)

DEVOTION

Nabi Samuel menjadi nama yang tidak asing lagi untuk kita dengar. Nabi yang menemani proses kehidupan Saul bahkan yang menubuatkan Daud menjadi raja atas Israel sebagai pengganti Saul. Melihat awal perjalanan Samuel, kita akan menemukan Samuel sudah menjadi teladan iman sejak masa kecilnya. Samuel adalah seorang anak yang dinanti-nantikan oleh seorang perempuan bernama Hana, ibunya. Samuel menjadi anak perjanjian antara Tuhan dengan Hana, sehingga Samuel diserahkan untuk melayani rumah Tuhan sepenuh waktu sejak ia masih sangat muda. Samuel melayani di rumah Tuhan dengan sangat baik bahkan dengan ketulusan hati. Hingga di suatu malam, ketika semua orang tertidur, Samuel terbangun karena ia mendengar ada yang memanggilnya. Ya, Tuhan memanggil untuk berbicara kepada Samuel mengenai apa yang ingin dikerjakan oleh Tuhan. Tuhan melihat ketulusan dan kesungguhan hati Samuel ketika ia melayani sepenuh waktu di dalam rumah Tuhan, sehingga Tuhan rindu untuk Samuel mengerti kedalaman hati-Nya dan membuat Samuel menjadi bagian dalam setiap rencana-Nya. Jika kita mengikuti kisah Daud yang begitu mengagumkan, kisah ini tidak luput dari adanya figur seorang Nabi Samuel yang meneguhkan Daud sebagai raja dan memimpin langkah-langkah yang diambil oleh Daud. Kesungguhan Samuel membangun manusia roh yang taat kepada Tuhan yang membuat ia dipilih sebagai nabi dan menjadi juru bicara Tuhan yang terkemuka pada zaman nabi-nabi. Biarlah kita belajar dari teladan yang Samuel sudah lakukan sejak masa kecilnya; melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh dan dengan ketulusan hati serta terus taat kepada setiap perkataan Tuhan yang ia dapatkan hingga Tuhan membawa kehidupannya terbang begitu tinggi. Milikilah kesungguhan hati kepada Tuhan untuk terus membangun manusia roh setiap saatnya ketika kita mengikut Yesus, karena Tuhan melihat dan mencari orang yang bersungguh hati terhadap Dia!

M3

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
  1. Ceritakan dalam jurnalmu hal apakah yang Tuhan nyatakan kepadamu hari ini! (rhema/ perintah/ dosa/ janji)

M4

MEMBAGIKAN FIRMAN KRISTUS

Ceritakanlah insight yang kamu dapatkan dari perenungan hari ini kepada teman komselmu!

Author


Avatar